• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bikin Kaget, Ini Alasan Investor Kawakan RI Ogah Investasi Emas

Bikin Kaget, Ini Alasan Investor Kawakan RI Ogah Investasi Emas

October 29, 2025
Bukan Low Tuck Kwong, Petinggi BYAN Ini Lepas 100 Juta Saham

Bukan Low Tuck Kwong, Petinggi BYAN Ini Lepas 100 Juta Saham

October 16, 2026
Insentif PPh 0% Restrukturisasi BUMN Masih Tunggu 2 Aturan Ini

Insentif PPh 0% Restrukturisasi BUMN Masih Tunggu 2 Aturan Ini

October 16, 2026
Infrastruktur Supply Chain Perkuat Skala Bisnis AZKO, Ini Buktinya!

Infrastruktur Supply Chain Perkuat Skala Bisnis AZKO, Ini Buktinya!

October 16, 2026
BPKH Siapkan Haramain Hospitality Fund, Tawarkan Imbal Hasil 8%

BPKH Siapkan Haramain Hospitality Fund, Tawarkan Imbal Hasil 8%

October 16, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 1%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Ditutup Anjlok 1%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 16, 2026
Meski IHSG Anjlok1%, Asing Borong 10 Saham Ini

Meski IHSG Anjlok1%, Asing Borong 10 Saham Ini

October 16, 2026
Status Pasar RI Terancam Turun Kelas, BEI Buka Suara

Status Pasar RI Terancam Turun Kelas, BEI Buka Suara

October 16, 2026
Menko Polkam Dudung Abdurachman Lepas Jabatan Komisaris Emiten NSSS

Menko Polkam Dudung Abdurachman Lepas Jabatan Komisaris Emiten NSSS

October 15, 2026
Perhatian! MSCI Potensi Turunkan Status Pasar Saham RI

Perhatian! MSCI Potensi Turunkan Status Pasar Saham RI

October 15, 2026
Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

October 15, 2026
Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 16, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Bikin Kaget, Ini Alasan Investor Kawakan RI Ogah Investasi Emas

12 months ago
in Market
Bikin Kaget, Ini Alasan Investor Kawakan RI Ogah Investasi Emas
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Dua aset investasi baik pasar saham maupun emas kini mengalami penurunan. Meskipun emas anjlok setelah menyentuh level tertingginya tidak membuat investor legendaris Tanah Air Lo Kheng Hong membeli logam mulia kuning tersebut.

“Saya tidak membeli emas, karena emas adalah aset yg tidak produktif, berbeda dengan saham,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Rabu (29/10).

Lo Kheng Hong menuturkan, jika membeli saham yang merupakan perusahaan publik artinya ikut menggerakkan roda perekonomian. Karena perusahaan publik menciptakan banyak lapangan pekerjaan.

“Makin banyak lapangan pekerjaan tercipta, makin sejahtera bangsa & negara kita,” ungkapnya.

Selain itu, perusahaan publik menghasilkan produk dan jasa bagi kelangsungan hidup masyarakat. “Dari pagi sampai malam, kita pakai produk dari perusahaan publik,” imbuhnya.

Di sisi lain, perusahaan publik membayar pajak yang dana pajaknya dapat digunakan untuk kepentingan rakyat.

“Perusahaan publik adalah pembayar pajak, royalti & cukai yg besar. Pajak dipakai untuk pembangunan, membayar gaji & hutang, serta untuk membantu rakyat miskin. Sedangkan emas tidak produktif,” pungkasnya.

Sebagai informasi, harga emas kini seolah tak diberi kesempatan untuk bangkit. Harga emas kini semakin menjauh dari level psikologis US$4.000 per troy ons. Harga emas mencapai level terendah tiga minggu di tengah kemajuan negosiasi aperdaganganntara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Pada perdagangan Selasa (28/10/2025), harga emas dunia turun 0,73% di level US$3.951,56 per troy ons. Pada perdagangan intraday, harga emas sempat menyentuh level psikologis US$3.800 per troy ons.

Begitupun harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk yang ikut ambruk kini dibanderol Rp 2.282.000 per batang. Pelemahan ini memperpanjang derita harga emas Antam Logam Mulia yang ambruk Rp 72.000 dalam tiga hari.

Lo Kheng Hong menilai bahwa kondisi saat ini menjadi momentum terbaik dalam mengakumulasi saham-saham berkinerja baik.

“Penurunan harga saham adalah peluang emas, di mana Investor bisa membeli wonderful company di harga discount,” ujarnya kepada CNBC Indonesia.

Dia pun menyarankan para investor untuk mengakumulasi saham untuk kemudian memetik keuntungan di kemudian hari. “Beli dan simpan,” katanya.

Sebagai informasi, Lo Kheng Hong dikenal sebagai investor yang menerapkan skema value investing. Dia berhasil meningkatkan kekayaan dengan cara membeli saham-saham perusahaan bagus di Bursa Efek Indonesia (BEI), tapi memiliki harga saham yang undervalue alias murah ketimbang valuasi aslinya.

Namun dia menegaskan perlu kecermatan dari investor dalam melihat kesempatan saham mana yang masuk dalam kategori ini.

Analoginya, jika cermat investor bisa membeli saham di harga bajaj, padahal aslinya harga saham tersebut masuk kategori lebih tinggi alias masuk tipe mobil Mercedes Benz (Mercy).

“Di dunia nyata tidak ada orang yang menjual Mercy harga Bajaj, tapi di bursa saham banyak,” ujarnya.

Untuk menemukan wonderful company di pasar saham, kata Lo, kunci sederhananya adalah dari valuasi price to earnings (PER) dan price to book (PBV).

“Sebenarnya cuma melakukan penambahan, pembagian, pengurangan, perkalian, yang simple tapi ini sempurna,” imbuhnya.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Kenapa Harga Emas Mahal dan Ramai Diborong? Ini Alasannya




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bukan Low Tuck Kwong, Petinggi BYAN Ini Lepas 100 Juta Saham

Bukan Low Tuck Kwong, Petinggi BYAN Ini Lepas 100 Juta Saham

October 16, 2026
Insentif PPh 0% Restrukturisasi BUMN Masih Tunggu 2 Aturan Ini

Insentif PPh 0% Restrukturisasi BUMN Masih Tunggu 2 Aturan Ini

October 16, 2026
Infrastruktur Supply Chain Perkuat Skala Bisnis AZKO, Ini Buktinya!

Infrastruktur Supply Chain Perkuat Skala Bisnis AZKO, Ini Buktinya!

October 16, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .