• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah ke Level Rp16.735/US$

Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah ke Level Rp16.735/US$

January 5, 2026

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

August 11, 2026
Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

August 11, 2026
Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

August 11, 2026
Efek RKAB-Biaya BBM Naik, Penambang Tunda Beli Truk-Alat Berat

Efek RKAB-Biaya BBM Naik, Penambang Tunda Beli Truk-Alat Berat

August 11, 2026
Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

August 11, 2026
Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

August 11, 2026
Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5% & Rupiah Melemah

Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5% & Rupiah Melemah

August 11, 2026
Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

August 11, 2026
IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

August 11, 2026
BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik

Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik

August 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 11, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah ke Level Rp16.735/US$

7 months ago
in Market
Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah ke Level Rp16.735/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah berbalik melemah dalam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan pertama pekan ini, Senin (5/1/2026), seiring meningkatnya ketidakpastian global akibat serangan militer AS ke Venezuela pada akhir pekan lalu.

Melansir data Refinitiv, rupiah Garuda bertengger di level Rp16.735/US$ atau melemah 0,12% pada penutupan perdagangan sore ini. Hal ini sekaligus membalikan posisi rupiah ketika berhasil dibuka pada level Rp16.700/US$ atau menguat 0,09% di pembukaan pagi nya.

Selama perdagangan hari ini, rupiah bergerak di rentang level Rp16.700 – Rp16.760/US$.

Pelemahan rupiah hari ini, seiring dengan posisi indeks dolar AS (DXY) yang pada pukul 15.00 WIB terpantau tengah mengalami penguatan sebesar 0,28% atau naik ke level 98,695.


Penguatan dolar AS di pasar global terjadi seiring meningkatnya selera investor terhadap aset safe haven, setelah eskalasi geopolitik memanas akibat serangan militer AS ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2025) yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Ketidakpastian geopolitik ini mendorong pelaku pasar mengurangi eksposur pada aset berisiko, termasuk mata uang emerging market seperti rupiah. Namun di saat yang sama, pelaku pasar global juga mulai mengalihkan fokus ke rangkaian data ekonomi penting AS yang akan dirilis sepanjang pekan ini.

Rilis tersebut dimulai dari data ISM manufaktur pada awal pekan, dan akan berpuncak pada publikasi laporan tenaga kerja non-farm payrolls (NFP) pada akhir pekan.

Hasil data tersebut dipandang akan menjadi penentu penting arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed). Saat ini, pasar masih memperkirakan adanya dua kali pemangkasan suku bunga The Fed sepanjang tahun ini, berdasarkan proyeksi pasar berjangka.

Selain itu, investor juga menanti pengumuman Presiden Donald Trump terkait kandidat Ketua The Fed yang baru, menggantikan Jerome Powell yang akan mengakhiri masa jabatannya pada Mei mendatang.

Trump sebelumnya menyatakan akan memilih sosok yang lebih mendukung suku bunga rendah, sehingga keputusan ini dipandang pasar sebagai salah satu faktor risiko kebijakan yang perlu dicermati.

Dari dalam negeri, rilis data inflasi terbaru turut menjadi perhatian pelaku pasar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Desember 2025 sebesar 0,64% secara bulanan (mtm) dan 2,92% secara tahunan (yoy). Yang sekaligus menjadi data inflasi untuk 2025.

BPS mencatat bahwa kelompok makanan menjadi kontributor utama inflasi sepanjang 2025, dengan tingkat inflasi 1,66% dan andil sebesar 0,48%. Meskipun masih berada dalam kisaran sasaran inflasi Bank Indonesia, perkembangan inflasi ini dinilai pasar dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter dan ruang stabilisasi nilai tukar ke depan.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

August 11, 2026
Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

August 11, 2026
Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

August 11, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .