• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dulu Bantu Ibu Jaga Warung, Orang Ini Sekarang Punya 23.000 Toko

Dulu Bantu Ibu Jaga Warung, Orang Ini Sekarang Punya 23.000 Toko

October 28, 2025
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

October 12, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Dulu Bantu Ibu Jaga Warung, Orang Ini Sekarang Punya 23.000 Toko

12 months ago
in ENTREPRENEUR
Dulu Bantu Ibu Jaga Warung, Orang Ini Sekarang Punya 23.000 Toko
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan ritel mini market yang menyediakan kebutuhan rumah tangga, Alfamart cukup akrab ditelinga masyarakat. Alfamart kini sudah beroperasi di hampir seluruh wilayah Indonesia berkat tangan dingin Kwok Kwie Fo atau Djoko Susanto yang merupakan pemilik dari Alfamart dan Alfamidi.

Kesuksesan yang diperoleh tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan dan keberuntungan. Djoko Susanto mengawali kariernya di perusahaan perakitan radio sebagai pegawai biasa.

Kisah bermula di tahun 1966. Setelah meninggalkan bangku SMA dan tak betak bekerja sebagai pegawai di perusahaan tersebut, Djoko memilih membantu bisnis kelontong ibunya bernama Toko Sumber Bahagia di Petojo, Jakarta.

Sehari-hari di sana, ia menjaga warung yang berjualan kacang tanah, minyak sayur, sabun mandi dan rokok, dari pagi sampai malam. Seiring waktu,warung tersebut kemudian hanya berkonsentrasi menjual rokok dalam skala besar. Dan kebetulan mitra utama warung Sumber Bahagia adalah Gudang Garam.

Tak disangka, penjualan di sana mendapatkan hasil positif. Bahkan, tulis Sam Setyautama, pada 1987 Djoko sudah punya 15 jaringan toko grosir dan terpilih sebagai penjual rokok Gudang Garam terbesar.

Di tengah jalan, keberhasilan Djoko menjual rokok ini menarik perhatian petinggi PT HM Sampoerna, yakni Putera Sampoerna.

“Pertemuannya dengan Putera Sampoerna, bos PT HM Sampoerna akhir 1986 mengubah nasibnya secara total. Ia diangkat menjadi direktur penjualan PT Sampoerna yang membawa PT HM Sampoerna ke peringkat kedua terbesar setelah Gudang Garam,” tulis Sam Setyautama dalam Tokoh-Tokoh Etnis Tionghoa Di Indonesia (2008)

Kepiawaiannya memasarkan rokok membuatnya juga dipercaya menjadi direktur PT Panarmas yang menjadi distributor rokok Sampoerna. Di posisi inilah, Djoko turut serta memasarkan merek baru Sampoerna bernama Sampoerna A Mild di tahun 1989.

Kelak, rokok ini menjadi salah satu yang populer di Indonesia. Ketika memasarkan rokok baru inilah, Djoko mendirikan PT Alfa Retailindo pada 1989 usai mengubah gudang Sampoerna di Jl Lodan No. 80.

“Dengan modal Rp 2 miliar, gudang itu disulap menjadi Toko Gudang Rabat, dengan 40% saham dimiliki Puetera Sampoerna, dan sisanya dimiliki Kwok Kwie Fo (alias Djoko Susanto),” tulis Sam Setyautama

Toko Gudang Rabat itu jadi cikal bakal Alfa. Mulanya, difungsikan sebagai distributor rokok baru Sampoerna, tetapi perlahan jadi toko kelontong yang menjual berbagai macam barang.

Toko Gudang Rabat kemudian berkembang besar dan memiliki banyak cabang di beberapa kota Indonesia. Pada tahun 1990-an, Gudang Rabat menjelma menjadi retail pesaing Indomaret bentukan Salim Group dengan memiliki 32 gerai.

Namanya kemudian berubah menjadi Alfa Minimart di bawah PT Sumber Alfaria Triyaja pada 18 Oktober 1999. Alfa Minimart berupaya mirip dengan Indomaret, yakni minimarket yang bisa dijangkau masyarakat secara dekat, di mana bangunan pertamanya di Jl. Beringin Raya, Tangerang.

Keberadaan Alfa Minimart mendapat respons positif dari masyarakat. Penjualannya naik. Djoko segera dapat “durian runtuh”.

“Alfa dinyatakan go public pada 18 Januari 2000. Saat itu nilai kapitalisasi pasar Alfa ditaksir mencapai US$ 108,29 juta,” tulis buku Kaum Supertajir Indonesia (2008)

Sejak 1 Januari 2003, Alfa Minimart berubah men­jadi Alfamart. Putera Sampoerna ikut menyuntikkan modalnya dan kemudian Alfamart beranak-pinak seperti sekarang.

Saat ini total gerai Grup Alfamart mencapai lebih dari 23.000 toko, termasuk gerai yang dikelola anak usaha seperti Alfamidi dan Lawson.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Dulu Bantu Ibu Jaga Warung, Sekarang Punya 23.000 Toko




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .