• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah, Saham-Saham Ini Jadi Beban

IHSG Masih Berkutat di Zona Merah, Saham-Saham Ini Jadi Beban

October 29, 2025
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Masih Berkutat di Zona Merah, Saham-Saham Ini Jadi Beban

11 months ago
in Market
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah, Saham-Saham Ini Jadi Beban
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum berhasil keluar dari zona merah. Hingga akhir sesi I hari ini, Rabu (29/10/2025), IHSG koreksi tipis atau 0,07% di level 8.086,58. 

Ada 333 saham berada di zona hijau. Sisanya, 343 turun dan 280 tidak bergerak. Nilai transaksi siang ini terbilang sepi dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya, yakni Rp 9,26 triliun. Sebanyak 15,48 miliar saham berpindah tangan dalam 1,32 juta kali transaksi. 

Mengutip Refinitiv, sektor utilitas dan teknologi turun paling dalam, sedangkan bahan baku dan finansial menghijau. 

Adapun indeks gagal keluar dari zona merah seiring dengan saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yang melanjutkan koreksi. DSSA hingga jeda makan siang telah turun 4,33% ke level 80.725 dan membebani IHSG sebesar -14,05 indeks poin. 

Selain itu saham Telkom (TLKM) turun 3,53% siang ini, setelah menguat 3,34% pada dua hari perdagangan sebelumnya. TLKM tercatat menyeret IHSG sebesar -13,73 indeks poin. 

Pada saat yang sama, saham Prajogo Pangestu, yakni Barito Renewables Energy (BREN) juga masih melanjutkan koreksi. BREN turun 2,53% dan menyumbang -8,56 indeks poin. 

Sementara itu, tiga saham yang berupaya mengungkit IHSG adalah BBCA (7,17 indeks poin), MDKA (6,41 indeks poin), dan BRMS ( 5,62 indeks poin). 

MDKA tercatat naik kencang siang ini dan bertengger di level 2.400 (10,6%), setelah kemarin merosot 3,56%. 

Sebagai informasi, volatilitas pergerakan IHSG masih terbilang tinggi. Pagi tadi indeks dibuka menguat 0,18% atau 14,75 poin ke level 8.107,37. 

IHSG sempat terguncang hebat pada awal pekan ini. Indeks sempat turun lebih dari 3,5% dan memangkas koreksi pada akhir perdagangan menjadi 1,87%. 

Pada perdagangan kemarin, indeks masih berkutat di zona merah dan tidak kuat mempertahankan level 8.100. 

Menjelang keputusan suku bunga bank sentral yang diperkirakan akan terjadi pemangkasan, diharapkan mampu mendorong pasar saham Tanah Air. Apalagi Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa juga optimis IHSG akan menembus 9.000 hingga akhir tahun.

Purbaya mengungkapkan bahwa para pelaku pasar akan menganalisa perkataan serta kebijakan yang diambil dirinya, dan hal tersebut akan terlihat dan diimplementasikan dalam bentuk posisi pelaku pasar di portofolio yang mereka miliki.

“Makanya indeks bisa naik ke atas. Kalau ditanya ke Saya (IHSG) bagaimana? To the moon saya bilang,” ungkap Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Dirinya bahkan memprediksi IHSG dapat tembus 32.000 dalam sepuluh tahun ke depan.

“Orang bilang saya bohong ngomong sembarangan tapi itu berdasarkan dari pengalaman 20-30 tahun terakhir,” ujar Purbaya.

Dirinya menjelaskan pada mula awal siklus bisnis sampai ke akhir siklus bisnis, indeks dapat tumbuh empat hingga lima kali dan mengaku siklus tersebut akan terjadi berulang terus. Purbaya percaya behavioral system tidak berubah sehingga angka tersebut dapat tercapai.

“Jadi saya (tidak) tebak-tebak manggis, bukan bertapa, itu hitungan ekonomi yang ada persamaan matematika,” ujar Purbaya.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Merah! Pasar Cemas Deflasi dan Data Ekonomi




Source link

Share198Tweet124
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .