• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi I Turun 2,65%, Saham Prajogo Pangestu Merana

IHSG Sesi I Turun 2,65%, Saham Prajogo Pangestu Merana

October 27, 2025
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke Level 5.800

October 15, 2026
Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

Diam-Diam Mau Ada Pengendali Baru di Emiten Pertambangan Emas (SQMI)

October 15, 2026
Pasar Saham Kebakaran

Pasar Saham Kebakaran

October 15, 2026
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

IHSG Sesi I Turun 2,65%, Saham Prajogo Pangestu Merana

12 months ago
in News
IHSG Sesi I Turun 2,65%, Saham Prajogo Pangestu Merana
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I dengan penurunan 2,65% atau 218,79 poin ke level 8.052,93. 

Sebanyak 520 saham turun, 172 saham naik, dan 264 saham tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 15,86 triliun, melibatkan 20,2 miliar saham dalam 1,72 juta kali transaksi.

Sepanjang sesi I, indeks bergerak pada rentang 7.959,17–8.354,67. Kapitalisasi pasar merosot menjadi Rp 14.708 triliun setelah sebelumnya sempat mencapai lebih dari Rp 15.000 triliun. 

Indeks mendadak ambruk hari ini disebabkan oleh koreksi tajam di sejumlah saham konglomerat, khususnya emiten milik Prajogo Pangestu dan Hapsoro. 

Secara total, saham Prajogo menyeret IHSG turun lebih dari 84,8 indeks poin. Penurunan terbesar terjadi di saham Barito Renewables Energy (BREN) yang kembali bertengger di level 8.000, setelah sebelumnya berada di level 9.000 lebih. 

Secara individu, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menjadi saham dengan bobot indeks terbesar. DSSA yang turun 13,42% menyumbang -52,64 indeks poin. 

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan mengatakan bahwa saham Prajogo ambruk seiring dengan muncul isu perubahan perhitungan MSCI dan kabarnya akan membuat saham Prajogo terdepak.

“Tapi ya itu issue, real dari MSCI belum keluar, tapi effectnya investor panic selling duluan,” katanya kepada CNBC Indonesia, Senin (27/10/2025).

Managing Director Solstice Handiman menjelaskan bahwa selama ini, saham yang dimiliki oleh korporasi dan lain-lain diluar pemegang saham mayoritas/pengendali) bisa dihitung sebagai free float oleh MSCI.

Akan tetapi dalam aturan baru yang beredar, hal itu akan dianggap sebagai non-free float. “Hal ini kemungkinan akan berdampak terhadap terpenuhinya minimum free float-adjusted market cap untuk masuk ke dalam index MSCI,” katanya. 

Handiman menilai aturan tersebut sebenarnya lebih fair. Pasalnya MSCI mendefinisikan free float sebagai proporsi saham yang tersedia untuk dibeli oleh investor di pasar ekuitas. “Namun cukup banyak saham di bursa yang dimiliki oleh pihak tertentu, misalnya pendiri dan pihak berelasi, private equity, cross-holding dalam satu konglomerasi, yang tujuannya strategis, di mana saham ini tidak diperdagangkan di pasar,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Inarno Djajadi menilai penurunan tersebut terbilang wajar karena dalam beberapa waktu terakhir IHSG bergerak naik bahkan menyentuh rekor tertinggi.

“Kalau indeks (turun) ya bagus lah jangan naik terus. Memang harus naik dan turun ya. Wajar dong,” katanya kepada CNBC Indonesia, Senin (27/10).

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Sesi I Naik 0,8%, Sambut Saham Prajogo Masuk MSCI




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .