• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ikut Prabowo Ke AS, Dirut Garuda Nego Pembelian Pesawat Boeing

Ikut Prabowo Ke AS, Dirut Garuda Nego Pembelian Pesawat Boeing

September 23, 2025
Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

July 14, 2026
BEI Tambah Kriteria HSC, 37 Saham ‘Jumbo’ Bakal Masuk Daftar

BEI Tambah Kriteria HSC, 37 Saham ‘Jumbo’ Bakal Masuk Daftar

July 14, 2026
Bunga Tinggi, Bos Otomotif Ungkap Efeknya ke Penjualan Mobil

Bunga Tinggi, Bos Otomotif Ungkap Efeknya ke Penjualan Mobil

July 14, 2026
Jumlah Rekening Dolar Naik 58%, Perbanas Ungkap Penyebabnya

Jumlah Rekening Dolar Naik 58%, Perbanas Ungkap Penyebabnya

July 14, 2026
Bursa Efek Indonesia Cecar Emiten TGUK Soal Pendapatan, Ada Apa?

Bursa Efek Indonesia Cecar Emiten TGUK Soal Pendapatan, Ada Apa?

July 14, 2026
OJK Gelar Forum Tata Kelola dan Risiko Manajemen, Usung Ini

OJK Gelar Forum Tata Kelola dan Risiko Manajemen, Usung Ini

July 14, 2026
IHSG Tak Bergeming Hari Ini, Bertahan di Level 6.000-an

IHSG Tak Bergeming Hari Ini, Bertahan di Level 6.000-an

July 14, 2026
RUU PFII Masih Digodok, Baru 20 dari 97 DIM Substansi Dibahas

RUU PFII Masih Digodok, Baru 20 dari 97 DIM Substansi Dibahas

July 14, 2026
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp18.080

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp18.080

July 14, 2026
Protelindo Caplok 51% Saham DATA, Geser iForte Sebagai Pengendali

Protelindo Caplok 51% Saham DATA, Geser iForte Sebagai Pengendali

July 14, 2026
OJK Sambut Baik Keputusan S&P Pertahankan Rating Surat Utang RI

OJK Sambut Baik Keputusan S&P Pertahankan Rating Surat Utang RI

July 14, 2026
Rekening di Bawah Rp100 Juta Naik Pesat, Tabungan Jumbo Tancap Gas

Rekening di Bawah Rp100 Juta Naik Pesat, Tabungan Jumbo Tancap Gas

July 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 14, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ikut Prabowo Ke AS, Dirut Garuda Nego Pembelian Pesawat Boeing

10 months ago
in Lifestyle
Ikut Prabowo Ke AS, Dirut Garuda Nego Pembelian Pesawat Boeing
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) saat ini ikut lawatan bersama Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS). Dalam lawatan tersebut Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani memiliki agenda pertemuan dengan produsen pesawat asal AS, Boeing.

Direktur Niaga Garuda Reza Aulia Hakim mengatakan, pertemuan dengan Boeing merupakan lanjutan negosiasi dagang dengan AS terkait rencana penambahan pesawat dan kerja sama jangka panjang antara Garuda dan Boeing.

“Untuk keperluan kerja sama jangka panjang inilah Bapak Direktur Utama kami hari ini mendampingi Bapak Presiden Republik Indonesia dalam lawatan beliau ke Amerika Serikat untuk melakukan diskusi lanjutan terkait rencana pengadaan armada dari Boeing,” ujarnya saat rapat dengan Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta, dikutip Selasa (23/9).

Menurutnya, penambahan armada secara bertahap dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menangkap potensi pertumbuhan pasar. Adapun target penambahan armada pesawat di akhir tahun 2025 ini sejumlah 7 pesawat tambahan.

Kerja sama dengan Boeing dilakukan secara jangka panjang. Negosiasi dilakukan agar Garuda Indonesia mendapatkan kepastian jumlah pesawat dan harga yang lebih kompetitif.

“Sebagaimana dipesankan oleh pimpinan di awal pertemuan Garuda Indonesia. Pertemuan Garuda Indonesia bersama-sama dengan pembandingan lain akan memastikan agar pembelian tersebut membawa untungan optimal baik secara strategis, operasional dan juga finansial,” jelasnya.

Reza mengatakan, terkait dengan rincian jumlah dan nominal pembelian pesawat masih dalam tahap diskusi.

“Saat ini Pak Dirut juga masih melakukan proses diskusi dan juga belum ada ya bagaimana proses ini kami menunggu berita baik, kabar baik dari Pak Dirut di Amerika,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Indonesia telah berkomitmen untuk membeli 50 unit pesawat Boeing, yang sebagian besar merupakan model Boeing 777. Rencana itu termasuk dalam rangkaian kesepakatan tarif 19% untuk seluruh produk ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat (AS). Adapun, Airlangga menyebutkan bahwa rencana tersebut masih belum deal.

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Cahyadi Indrananto menegaskan, belum terjadi kesepakatan dan penandatangan dari kedua pihak karena Boeing meminta pembayaran uang muka atau Down Payment (DP).

“Jadi saat itu belum deal (belum bisa tanda tangan MoU), karena Boeing meminta pembayaran DP sebagai bagian dari penandatangan MOU itu. Hal tersebut yang kemudian kami terus negosiasikan,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Selasa (22/7).

Cahyadi menjelaskan ada aturan tersendiri bagi Garuda untuk dapat membayarkan DP, dan hal ini yang sedang dikomunikasikan saat itu kepada pihak Boeing.

“Saat ini kedua belah pihak sudah sepaham mengenai ketentuan DP, oleh karena itu komunikasi kami saat ini tidak lagi mempersoalkan hal tersebut, namun fokus pada hal-hal lain seperti jumlah, tipe pesawat, timeline delivery, dan sebagainya,” tuturnya.

Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui PT Danantara Asset Management (Persero) telah memberikan pinjaman dana kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) untuk mendukung transformasi pengelolaan portofolio strategis.

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani mengatakan dukungan transformasi komprehensif ini mencakup optimalisasi bisnis, pendanaan jangka panjang, seta pendampingan menyeluruh berbasis tata kelola dan restrukturisasi penyehatan kinerja senilai US$ 405 juta atau setara dengan Rp 6.650.505.000.000.

Melalui sinergi ini, pendanaan tersebut untuk mendanai kebutuhan maintenance, repair and overhaul (MRO), yang merupakan bagian dari total dukungan pendanaan bernilai yang totalnya sekitar US$ 1 miliar atau Rp 16 triliun.

Suntikan dana ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pemulihan kinerja, kepercayaan pasar, dan daya saing Garuda Indonesia secara menyeluruh, termasuk melalui integrasi teknologi untuk mendorong efisiensi dan produktivitas operasional.

Optimalisasi Kinerja

Selanjutnya, dukungan pembiayaan tersebut akan diikuti oleh berbagai langkah yang berfokus pada optimalisasi kinerja operasional dan keuangan guna mendukung transformasi bisnis jangka panjang menjadi maskapai penerbangan yang berkelanjutan.

Di tengah tren pemulihan trafik udara di Asia dan Pasifik yang masih berlangsung, proyeksi pertumbuhan trafik udara di Indonesia akan mencapai rata-rata 8% selama 4 tahun ke depan.

Pertumbuhan ini menjadi landasan bagi Garuda Indonesia Group untuk segera memperkuat posisi sebagai player di transportasi udara, baik di pasar domestik maupun di pasar internasional.

Diproyeksikan Garuda Indonesia akan mengoperasikan total sekitar 120 pesawat hingga lima tahun ke depan. Dengan kemitraan bersama Danantara akan mendorong percepatan akselerasi kinerja Garuda Indonesia sebagai nasional flag carrier yang kuat dan berdaya saing tinggi

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Garuda Beli 50 Pesawat Boeing, Prabowo: Kita Butuh Pesawat Baru




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

July 14, 2026
BEI Tambah Kriteria HSC, 37 Saham ‘Jumbo’ Bakal Masuk Daftar

BEI Tambah Kriteria HSC, 37 Saham ‘Jumbo’ Bakal Masuk Daftar

July 14, 2026
Bunga Tinggi, Bos Otomotif Ungkap Efeknya ke Penjualan Mobil

Bunga Tinggi, Bos Otomotif Ungkap Efeknya ke Penjualan Mobil

July 14, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .