• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
JPMorgan Izinkan Klien Gunakan Bitcoin & Ethereum Jadi Jaminan Kredit

JPMorgan Izinkan Klien Gunakan Bitcoin & Ethereum Jadi Jaminan Kredit

October 26, 2025
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

October 15, 2026
Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

October 15, 2026
Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

October 15, 2026
IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

October 15, 2026
Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

October 15, 2026
Dolar AS Strong & Minyak Memanas, BI Mati-matian Jaga Rupiah

Dolar AS Strong & Minyak Memanas, BI Mati-matian Jaga Rupiah

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

JPMorgan Izinkan Klien Gunakan Bitcoin & Ethereum Jadi Jaminan Kredit

12 months ago
in Market
JPMorgan Izinkan Klien Gunakan Bitcoin & Ethereum Jadi Jaminan Kredit
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – JPMorgan Chase & Co. tengah menyiapkan kebijakan baru yang memungkinkan klien institusionalnya menggunakan Bitcoin dan Ethereum sebagai agunan pinjaman. Hal ini menandai salah satu integrasi aset kripto paling langsung ke dalam sistem kredit Wall Street hingga saat ini.

Mengutip Decrypt, Minggu (26/10/2025), program yang diperkirakan diluncurkan pada akhir 2025 ini akan menggunakan model kustodian pihak ketiga untuk menyimpan token yang dijaminkan, sebagaimana dilaporkan Bloomberg. Saham JPMorgan naik tipis 0,18% dalam perdagangan pra-pasar ke level US$ 294,93.

Berdasarkan kerangka kerja yang dilaporkan, klien dapat menempatkan aset kripto yang dipegang oleh kustodian yang disetujui terhadap jalur kredit atau pinjaman terstruktur, yang memungkinkan bank untuk mengelola eksposur tanpa secara langsung mengambil alih kustodian aset digital.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari keputusan JPMorgan sebelumnya pada Juni lalu untuk menerima dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) berbasis kripto sebagai agunan, memperluas kebijakan tersebut dari derivatif dan saham reksa dana hingga aset acuan itu sendiri.

Setelah berjalan, program ini dapat menempatkan Bitcoin dan Ethereum dalam ekosistem agunan yang sama dengan instrumen investasi tradisional seperti obligasi pemerintah, emas, atau ekuitas, meskipun dengan volatilitas dan risiko yang lebih tinggi.

Namun, langkah JPMorgan bisa jadi “lebih merupakan keniscayaan” mengingat sebelumnya mereka tidak ramah terhadap kripto, ujar Samuel Patt, salah satu pendiri metaprotokol Bitcoin OP_NET, kepada Decrypt.

Patt menyoroti adanya “ketegangan fundamental” yang sedang terjadi, di mana Bitcoin, misalnya dibangun untuk menghilangkan risiko rekanan, bukan untuk digadaikan kembali ke dalam sistem keuangan yang sama.

“Semakin banyak lembaga keuangan mengintegrasikan Bitcoin, semakin mereka harus belajar untuk mematuhi aturannya, bukan sebaliknya,” kata Patt.

Menurut dia, ketika bank mulai menerima aset kripto, mereka sebenarnya memasukkan aset yang diperdagangkan 24 jam dan nilainya terus berubah (mark-to-market assets) ke dalam sistem keuangan yang masih menggunakan mekanisme penyelesaian tradisional.

“Ini menantang manajemen eksposur kredit; Anda tidak bisa memperlakukan BTC dengan cara yang sama seperti Anda memperlakukan obligasi pemerintah atau obligasi korporasi,” katanya.

Menurutnya, departemen risiko kini harus memodelkan volatilitas intraday, likuiditas bursa, dan solvabilitas kustodian secara real-time. Sementara itu, komite kredit perlu mengembangkan kerangka kerja baru untuk agunan kripto, dimana margin dinamis, umpan oracle off-chain, dan asuransi risiko kustodian menjadi persyaratan inti, bukan sekadar pertimbangan belakangan.

Bank Integrasikan Aset Digital

Langkah JPMorgan tampaknya sejalan dengan tren yang lebih luas di antara bank-bank di AS yang mulai mengintegrasikan aset digital ke dalam pinjaman dan pengelolaan aset di tengah upaya untuk mengkalibrasi ulang pedoman federal tentang keterlibatan kripto.

Sebelum Undang-Undang GENIUS mengemuka pada bulan Juli, bank-bank besar AS telah mengkonsolidasikan rencana untuk menantang pasar stablecoin.

Pada bulan Juli, BNY Mellon bermitra dengan Goldman Sachs untuk meluncurkan produk pasar uang tokenisasi bagi klien institusional, memperluas kemampuan penyimpanan dan penyelesaian aset digital yang telah ada sejak tahun 2021.

Bulan lalu, Morgan Stanley berkomitmen untuk memungkinkan klien ritel di platform ETrade mereka berdagang Bitcoin, Ethereum, dan Solana pada kuartal kedua tahun depan. Awal bulan ini, bank tersebut mengonfirmasi pelonggaran pembatasan investasi kripto, memperluas akses ke dana kripto di seluruh segmen klien dan jenis akun, termasuk akun pensiun.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



JPMorgan Borong 117,42 Juta Saham BRI (BBRI)




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .