• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kredit Korporasi Kencang, Laba Bank Permata Naik 4,9% ke Rp5 Triliun

Kredit Korporasi Kencang, Laba Bank Permata Naik 4,9% ke Rp5 Triliun

October 29, 2025
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

October 15, 2026
Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

October 15, 2026
Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

October 15, 2026
IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

October 15, 2026
Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Kredit Korporasi Kencang, Laba Bank Permata Naik 4,9% ke Rp5 Triliun

12 months ago
in Market
Kredit Korporasi Kencang, Laba Bank Permata Naik 4,9% ke Rp5 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Permata Tbk (BNLI) mencatat peningkatan laba Bersih sebelum Pencadangan (PPOP) sebesar 4,9% YoY menjadi Rp5,0 triliun pada kuartal III-2025.

Dari segi intermediasi, Direktur Utama Permata Bank Meliza M. Rusli mengatakan, penyaluran kredit Permata Bank tumbuh 5,4% YoY menjadi Rp158,9 triliun. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh pertumbuhan dari segmen Korporasi yang naik 8,2% YoY menjadi Rp93,9 triliun, serta segmen Komersial yang tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp20,9 triliun.

Kualitas kredit tetap terjaga dengan NPL Gross dan Loan at Risk (LAR) masing-masing pada level 2,1% dan 7,0%, dibandingkan dengan 2,1% dan 8,0% pada periode yang sama tahun lalu. Bank membentuk NPL Coverage dan LAR Coverage Ratios masing-masing di level 351% dan 107%.

“Dengan fundamental yang kuat, dukungan penuh dari Bangkok Bank, serta kepercayaan nasabah yang terus meningkat, mendorong kami untuk memperkuat fondasi bisnis yang sehat, memperdalam hubungan dengan nasabah, dan memperkuat posisi sebagai Bank pilihan utama di setiap segmen,” ujar Meliza tertulis, Rabu, (29/10/2025).

Di sisi lain, BNLI menjalankan optimalisasi struktur neraca untuk menjaga tingkat likuiditas di level yang memadai. Rasio Loan-to-Deposit (LDR) tercatat sebesar 80,9% pada kuartal Ill tahun 2025. Total Aset Bank tumbuh sebesar 5,7% YoY menjadi Rp269,3 triliun pada posisi September 2025 dibandingkan dengan posisi yang sama tahun 2024.

Dari sisi pendanaan, simpanan nasabah meningkat 6,9% YoY menjadi Rp195,9 triliun, terutama didorong oleh pertumbuhan CASA sebesar 17,3%. Rasio CASA Bank pun tercatat naik menjadi 60,5%, dibandingkan 55,1% pada periode yang sama tahun lalu.

Permata Bank menjaga struktur likuiditas yang sehat sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku di Indonesia. Sampai dengan Kuartal ketiga 2025, Bank mencatat Liquidity Coverage Ratio (LCR) rata-rata pada level 292,9% dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) pada level 132,9% di akhir bulan September 2025.

Di segmen syariah, Permata Bank Syariah mencatat Laba Operasional sebelum Provisi sebesar Rp598,6 miliar, tumbuh 12,0% YoY. Pertumbuhan ini didukung dengan Pendapatan Setelah Distribusi Bagi Hasil yang tumbuh mencapai 9,4% YoY dan konsistensi pengendalian biaya dengan baik.

Pada sisi pendanaan, simpanan nasabah mencapai Rp26,9 triliun, didorong oleh pertumbuhan CASA sebesar 15,1% YoY. Hal ini menghantarkan rasio CASA UUS Permata Bank meningkat menjadi 66,1%, di atas rata-rata industri Perbankan Syariah Indonesia.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Diam-Diam Ada Saham Bank Melesat 200%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

Ada yang Borong Saham MAPI Rp285,5 Miliar di Harga Rp1.523

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .