• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba SMBC Indonesia (BTPN) Turun 19% Jadi Rp19 T, Ini Penyebabnya

Laba SMBC Indonesia (BTPN) Turun 19% Jadi Rp19 T, Ini Penyebabnya

July 31, 2025
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

September 8, 2026
Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2

Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2

September 8, 2026
Breaking News! IHSG Naik 1%, Sedikit Lagi Sentuh Level 6.700

Breaking News! IHSG Naik 1%, Sedikit Lagi Sentuh Level 6.700

September 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 8, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Laba SMBC Indonesia (BTPN) Turun 19% Jadi Rp19 T, Ini Penyebabnya

1 year ago
in News
Laba SMBC Indonesia (BTPN) Turun 19% Jadi Rp19 T, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (BTPN) mencatatkan laba bersih konsolidasi yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp1 triliun pada semester I-2025. Perolehan itu menurun 19% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp1,24 triliun.

Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar mengatakan pihaknya terus menjaga ketahanan bisnisnya di tengah tantangan pasar yang dinamis belakangan ini, baik di dalam maupun luar negeri.

“Pencapaian pada semester I-2025 memberikan motivasi lebih bagi kami untuk menjalani paruh kedua tahun ini dengan terus fokus pada kualitas kinerja operasional yang konsisten, pengelolaan risiko yang bijak, dan integrasi bisnis yang efektif,” kata Henoch dalam keterangannya, Rabu (30/7/2025).

Ia menguraikan, torehan laba bersih semester I-2025 telah memperhitungkan kinerja PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF), atau Grup OTO, yang telah menjadi bagian dari SMBC Indonesia.

Pendapatan bunga bersih bank milik SMBC asal Jepang itu tercatat naik 15% yoy menjadi sebesar Rp8 triliun. Menurut Henoch, perolehan itu didorong oleh kontribusi positif dari kredit, penempatan aset likuid, dan pendapatan bunga bersih Grup OTO.

Pendapatan operasional perseroan tumbuh 11% yoy menjadi Rp9,1 triliun. Lantas, margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) SMBC Indonesia naik dari 6,4% pada Juni 2024 menjadi 7,1% per Juni 2025.

“SMBC Indonesia senantiasa berupaya untuk menjaga NIM di tengah persaingan bunga atas kredit yang diberikan, cost of fund [biaya dana] serta volatilitas pasar,” kata Henoch.

Namun, Henoch menyebut SMBC Indonesia mencatatkan kenaikan biaya kredit sebesar 52% yoy menjadi Rp2,6 triliun. Ia menjelaskan kenaikan ini utamanya ditimbulkan oleh kebutuhan pencadangan di segmen korporasi dan joint finance.

Terkait fungsi intermediasi, SMBC Indonesia telah menyalurkan kredit sebesar Rp185,04 triliun, naik 5% yoy. Kredit segmen retail mencatatkan peningkatan tertinggi, yaitu 25% yoy, sedangkan kredit korporasi dan komersial yang naik 4% yoy, dan kredit UKM turun 2% yoy.

Pada pendanaan, SMBC Indonesia menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebanyak Rp109,8 triliun, turun 8% yoy. Di antaranya, dana murah atau current account saving account (CASA) menyusut 9% yoy menjadi Rp43,7 triliun, sedangkan deposito juga turun 7% yoy menjadi Rp66,1 triliun.

“SMBC Indonesia senantiasa meneruskan inisiatif-inisiatif dan upaya-upaya untuk meningkatkan kapabilitas, produk dan jasa untuk dapat memberikan solusi investasi dan transaksi nasabah dalam rangka meningkatkan saldo CASA dan manajemen biaya dana,” tutur Henoch.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Sektor Finansial Jadi Beban IHSG, Bankir: Fundamental Bank Solid




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .