• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Nyaris Tergelincir, IHSG Cuma Naik Tipis Hari Ini

Nyaris Tergelincir, IHSG Cuma Naik Tipis Hari Ini

July 29, 2025
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

RUPSLB Lippo Cikarang (LPCK) Ubah Susunan Komisaris

September 15, 2026
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

Rupiah Melemah Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.650

September 15, 2026
IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

IHSG Lanjut Koreksi, Dibuka Turun 0,21%

September 15, 2026
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US6 per Barel

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Harga Minyak Tembus US$106 per Barel

September 15, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, BRMS, hingga SOFA

September 15, 2026
Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

Harga Minyak Naik! Gangguan Pipa Saudi Bikin Pasokan Dunia Terancam

September 15, 2026
Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

Saham yang Diborong Asing Kemarin Saat Pergantian Menteri Keuangan

September 15, 2026
BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

BEI Batal Gelar RUPSLB 15 September 2026, Ini Kata OJK

September 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Nyaris Tergelincir, IHSG Cuma Naik Tipis Hari Ini

1 year ago
in News
Nyaris Tergelincir, IHSG Cuma Naik Tipis Hari Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup nyaris tidak bergerak atau hanya naik 0,04% hari ini, Selasa (29/7/2025).

Indeks ditutup di level 7.617,91 dan bergerak pada rentang 7.565,79–7.680,19 dengan kapitalisasi pasar Rp 13.701 triliun. Sebanyak 309 saham naik, 317 turun, dan 330 tidak bergerak.

Nilai transaksi hari ini mencapai Rp 14,24 triliun yang melibatkan 26,48 miliar saham dalam 1,73 juta kali transaksi. 

Indeks sepanjang hari ini terbilang memiliki volatilitas tinggi. Pagi tadi IHSG dibuka di zona merah dan menutup sesi I dengan kenaikan 0,12%. Pada akhir sesi II, IHSG sempat naik 0,86% sebelum akhirnya tiba-tiba ditarik ke bawah.

Hari ini, saham konglomerat Prajogo Pangestu, Sugianto Kusuma, hingga Toto Sugiri yang sebelumnya menjadi penggerak utama IHSG tidak berbuat banyak. Saham-saham perbankan pun terpantau belum memiliki tenaga untuk bangkit. 

Indeks hari ini dibawa naik-turun oleh emiten Sinar Mas Multiartha (SMMA). SMMA tercatat menjadi pemberat utama IHSG dengan kontribusi 21,54 indeks poin. Saham ini tercatat turun 12,56% ke level 18.800. Padahal SMMA pada perdagangan intraday sempat naik 20% ke level 25.800.

Lalu BBCA menjadi pemberat kedua dengan kontribusi 7,14 indeks poin. Saham bank milik grup Djarum ini turun 1,18%. 

Sementara itu, emiten Prajogo (BRPT) menjadi penggerak utama dengan kontribusi 8,69 indeks poin. BRPT hari ini naik 5,67% ke level 2.610. Lalu emiten Bakrie (BRMS) yang naik 6,33% menyumbang 3,14 indeks poin. 

Adapun pelaku pasar mengarahkan perhatian pada rilis data tenaga kerja AS (JOLTs) malam nanti dan perkembangan terbaru kesepakatan dagang Amerika Serikat dengan sejumlah negara utama.

Pada rilis sebelumnya, JOLTs menunjukkan lonjakan signifikan, lowongan kerja naik 374.000 menjadi 7,769 juta tertinggi sejak November 2024 dan jauh melampaui ekspektasi. Kenaikan terutama terjadi di sektor jasa makanan, keuangan, dan asuransi, sedangkan sektor pemerintahan justru mengalami penurunan.

Jika JOLTs kembali melonjak, pasar akan memperkuat ekspektasi bahwa kondisi tenaga kerja AS masih sangat ketat. Ini bisa mendorong nada hawkish dari Ketua The Fed Jerome Powell dalam FOMC 30 Juli mendatang. Sebaliknya, jika lowongan melemah, kemungkinan sikap dovish akan menguat membuka ruang bagi penguatan pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Meskipun bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan jangka pendek di kisaran saat ini yaitu 4,25% hingga 4,5%, para pelaku pasar akan mencermati petunjuk apakah pemangkasan suku bunga mungkin terjadi pada pertemuan September.

Pada perkembangan lain, di tengah tekanan eksternal, pemerintah menyampaikan nada optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini masih bisa menyentuh 5%. Namun sinyal waspada tetap diberikan, terutama karena sektor manufaktur belum sepenuhnya pulih dan tekanan global belum reda.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Mencekam, Potret Bursa Efek Indonesia Saat IHSG Ambruk 6,12%




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

Tok! BEI Aktifkan Kembali Transaksi Short Selling

September 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .