• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pendapatan Naik, Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Turun di 2025

Pendapatan Naik, Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Turun di 2025

February 27, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

September 8, 2026
Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2

Penyebab IHSG Naik 1% di Awal Sesi 2

September 8, 2026
Breaking News! IHSG Naik 1%, Sedikit Lagi Sentuh Level 6.700

Breaking News! IHSG Naik 1%, Sedikit Lagi Sentuh Level 6.700

September 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 8, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Pendapatan Naik, Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Turun di 2025

6 months ago
in News
Pendapatan Naik, Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Turun di 2025
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten bus listrik Bakrie, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8,5% secara tahunan alias year on year (YoY) menjadi Rp1,089 triliun pada tahun 2025, dibandingkan Rp 1,004 triliun pada tahun 2024.

Pertumbuhan ini mencerminkan akselerasi penjualan kendaraan listrik seiring peningkatan realisasi pengiriman, serta kontribusi yang relatif stabil dari segmen manufaktur suku cadang. Sementara laba kotor tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp 197 miliar di tahun 2025, dari Rp 178 miliar di tahun 2024, didorong oleh perbaikan pricing di segmen kendaraan listrik yang berkontribusi pada penguatan margin laba kotor secara keseluruhan.

Meski begitu, emiten yang berfokus pada mobilitas listrik ini hanya mencatatkan laba neto Rp423 juta atau anjlok drastis dari periode yang sama dengan tahun sebelumnya (year on year/ yoy) sebesar Rp12,29 miliar.

Dari sisi posisi keuangan, total aset Perseroan tumbuh 11,8% YoY menjadi Rp 1.798 miliar pada tahun 2025, dari Rp 1.609 miliar di 2024, didorong oleh kenaikan uang muka terkait proyek penjualan kendaraan listrik yang belum diakui sebagai pendapatan, yang diimbangi juga oleh penambahan aset tetap. Di sisi liabilitas, terjadi peningkatan 22,2% YoY menjadi Rp 553 miliar di tahun 2025 dari Rp 453 miliar di tahun 2024 sejalan dengan penambahan pinjaman untuk modal kerja guna mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan.

“Semua momentum positif Perseroan di tahun 2025, baik dari segi performa keuangan maupun pencapaian bisnis, adalah bukti bahwa upaya VKTR dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di berbagai industri terus membawa hasil yang baik. Artinya, langkah ini tidak hanya mengantarkan VKTR ke lini depan dekarbonisasi kendaraan komersial, tapi juga ke tahap pertumbuhan yang berkelanjutan hingga waktu-waktu mendatang”, ujar Direktur dan Chief Financial & Risk Officer PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, A. Amri Aswono Putro.

Pada akhir tahun 2025, Perseroan telah menyelesaikan pengiriman 50 unit bus listrik untuk operator Transjakarta sebagai bagian dari total pemesanan 80 unit. Sementara itu, 30 unit lainnya telah menyelesaikan tahap perakitan chassis di fasilitas PT VKTR Sakti Industries dan kini tengah memasuki tahap karoseri di perusahaan manufaktur rekanan Perseroan, PT Laksana Bus Manufaktur.

Selanjutnya, di tahun yang sama, Perseroan telah menyelesaikan pengiriman 3 unit bus listrik untuk mobilisasi karyawan ke salah satu perusahaan pertambangan swasta. Perseroan juga telah melakukan serah terima 5 unit compactor kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dan 5 unit dump truck kepada Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta.

Beberapa di antara truk ini akan difungsikan menjadi kendaraan pengangkut sampah perkotaan yang akan diolah menjadi energi listrik guna mendukung implementasi program WTE sekaligus program pengurangan emisi karbon di sektor transportasi serta pengelolaan limbah dan energi di Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, VKTR juga mencatat pertumbuhan penjualan kendaraan listrik secara berkelanjutan dari tahun ke tahun, yang mencerminkan semakin meningkatnya tingkat adopsi kendaraan komersial listrik di pasar domestik. Hingga bulan Desember 2025, Perseroan berhasil menjual 69 unit kendaraan listrik yang terdiri dari 53 bus, 10 truk, dan 6 forklift ke berbagai perusahaan swasta lintas industri.

Sehingga total kumulatif penjualan kendaraan listrik VKTR yang telah dirampungkan sejak awal berdirinya hingga akhir tahun 2025 mencapai 135 unit bus listrik, 24 unit truk listrik, dan 13 unit forklift.

Selain itu, Perseroan juga mengembangkan berbagai kegiatan pendukung, termasuk pelayanan purna jual (after sales) yang unggul, bisnis komponen suku cadang dan aksesori otomotif, perakitan kendaraan listrik berbasis baterai, serta sektor industri pengecoran besi dan baja. Penguatan pelayanan purna jual (after sales) dan sistem manajemen armada mencerminkan komitmen Perseroan dalam menciptakan ekosistem transportasi yang cerdas, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

Pada segmen manufaktur suku cadang Perseroan mencatatkan kinerja penjualan penurunan tipis. Hal ini sejalan dengan melambatnya pertumbuhan penjualan otomotif nasional. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan otomotif nasional mencatat penurunan sebesar 7% YoY pada 2025.

Direktur dan Chief Operational Officer PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, V. Bimo Kurniatmoko, menyampaikan, “Sepanjang 2025, kami secara aktif memperluas kolaborasi dengan berbagai OEM global, sekaligus melakukan serangkaian uji coba produk langsung bersama calon pelanggan di segmen kendaraan komersial. Bagi kami, pengembangan produk tidak hanya soal adopsi teknologi, tetapi juga memastikan bahwa solusi yang kami hadirkan benar-benar relevan dengan kebutuhan operasional pelanggan dan dinamika pasar.”

Selain itu, pendapatan segmen kendaraan listrik diproyeksikan memberikan kontribusi yang lebih signifikan pada 2026, didukung oleh penyelesaian proyek Transjakarta yang tersisa 30 unit di awal tahun. Dengan demikian, pada awal 2026, VKTR diproyeksikan akan memasok total 152 unit bus listrik dari total armada bus listrik yang beroperasi untuk Transjakarta. Jumlah ini setara dengan sekitar 30% dari armada bus listrik Transjakarta, yang mana Perseroan masuk 3 besar pemasok bus listrik bagi Transjakarta.

(ayh/ayh)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .