• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Stabil di Level Rp16.570/US$

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Stabil di Level Rp16.570/US$

October 15, 2025
COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

August 18, 2026
Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

August 18, 2026
BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

August 18, 2026
Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

Profil Sarjito, Calon ADK OJK Pengawas Bursa Mineral RI

August 18, 2026
IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

August 18, 2026
IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

IHSG Melaju di Zona Hijau Tapi Asing Masih Sepi, Kenapa?

August 18, 2026
Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

Ngeri! Trump Ancam Bom Oman, Yield Obligasi AS Tembus Rekor 19 Tahun

August 18, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.800/USD, BI Rate Bakal Naik Lagi?

August 18, 2026
Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

Tes Calon Gubernur BI Destry Dimulai Minggu Depan

August 18, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

Rupiah Ditutup Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

August 18, 2026
Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral

August 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 18, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Stabil di Level Rp16.570/US$

10 months ago
in Lifestyle
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Stabil di Level Rp16.570/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (15/10/2025).

Melansir data Refinitiv, mata uang garuda ini pada pembukaan perdagangan, berada di posisi Rp16.570/US$ atau sama dengan level penutupan kemarin, Selasa (14/10/2025), dimana rupiah mengalami pelemahan 0,09% ke level tersebut.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau tengah melanjutkan pelemahan sebesar 0,11% di level 98,934. Hal ini melanjutkan pelemahannya yang telah terjadi sejak perdagangan kemarin, Selasa (14/10/2025) 0,22% di level 99,047.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen eksternal khususnya pelemahan indeks dolar AS.

Pelemahan DXY terjadi setelah pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell yang membuka peluang pemangkasan suku bunga acuan pada pertemuan FOMC akhir Oktober.

Dalam pidatonya, Selasa (14/10/2025) malam waktu AS, Powell menilai kondisi pasar tenaga kerja AS masih lesu dan belum menunjukkan perbaikan signifikan. Sementara data ekonomi resmi yang tertunda akibat penutupan pemerintahan AS tidak menghambat penilaian The Fed terhadap prospek ekonomi

Pasar kini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 28-29 Oktober mendatang dan tambahan penurunan lagi pada Desember 2025. Kemudian disusul tiga kali pemangkasan lagi tahun depan.

Selain faktor kebijakan moneter, ketegangan dagang antara AS dan China turut menekan nilai dolar. Washington dan Beijing saling memberlakukan tarif baru terhadap sejumlah perusahaan pelayaran dan komoditas, mulai dari mainan hingga minyak mentah.

Presiden AS Donald Trump bahkan menyatakan sedang mempertimbangkan penghentian sebagian hubungan dagang dengan China, termasuk untuk produk minyak goreng.

Dengan pelemahan dolar global dan ekspektasi pelonggaran moneter AS, tekanan terhadap mata uang emerging markets termasuk rupiah, berpeluang mereda pada perdagangan hari ini.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.570




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya

August 18, 2026
Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

Laba Emiten Cat Konglomerat Surabaya Ini Naik 20,7% di Semester I-2026

August 18, 2026
BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

BUMN Bakal Punya Bioskop Tahun Depan, Bernama Sinewara

August 18, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .