• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Siap-Siap, Goldman Sachs Mau Bikin ETF Kripto Pertama di Dunia

Siap-Siap, Goldman Sachs Mau Bikin ETF Kripto Pertama di Dunia

April 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 2%

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

Breaking! IHSG Anjlok di Atas 1%

October 15, 2026
Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

Suroso Isnandar Jadi Bos Baru PLN, Manajemen Buka Suara

October 15, 2026
Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

Waskita Beton (WSBP) Mau Ubah Utang Jadi Saham, Nilainya Rp1,71 T

October 15, 2026
IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok di Atas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Diatas 1%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

Breaking! IHSG Anjlok Diatas 1%

October 15, 2026
Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

Gelar RUPSLB, Emiten Favorit Lo Kheng Hong ABMM Mau Ganti Direksi

October 15, 2026
Dolar AS Strong & Minyak Memanas, BI Mati-matian Jaga Rupiah

Dolar AS Strong & Minyak Memanas, BI Mati-matian Jaga Rupiah

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Siap-Siap, Goldman Sachs Mau Bikin ETF Kripto Pertama di Dunia

6 months ago
in Market
Siap-Siap, Goldman Sachs Mau Bikin ETF Kripto Pertama di Dunia
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Goldman Sachs melalui divisi manajemen asetnya berencana meluncurkan produk exchange-traded fund (ETF) kripto pertama dalam beberapa bulan ke depan. Rencana ini terungkap melalui pengajuan dokumen ke U.S. Securities and Exchange Commission pada Selasa waktu setempat.

Melansir Reuters, ETF tersebut dirancang untuk memberikan eksposur terhadap harga Bitcoin sekaligus menghasilkan pendapatan tambahan dari transaksi opsi bitcoin. Peluncuran ini terjadi hanya beberapa hari setelah rivalnya, Morgan Stanley, memperkenalkan produk serupa yakni Morgan Stanley Bitcoin Trust ETF.

Langkah kedua bank besar tersebut hadir di tengah kondisi pasar kripto yang menantang dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan minat risiko dipicu oleh volatilitas logam mulia, aksi jual saham teknologi, serta konflik geopolitik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.

Analis ETF Morningstar, Bryan Armour, menilai tambahan pendapatan dari opsi dapat menjadi daya tarik, namun produk ini tetap berisiko. Menurutnya, volatilitas tinggi dan potensi penurunan harga masih menjadi hambatan bagi investor.

Dalam dokumen tersebut, Goldman tidak mengungkapkan besaran biaya untuk ETF baru ini. Produk tersebut diperkirakan dapat mulai meluncur pada akhir Juni mendatang.

Harga bitcoin sendiri tercatat telah turun hampir 15% sepanjang tahun ini ke level US$74.591. Posisi tersebut juga masih sekitar 40% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di US$126.223 yang dicapai pada Oktober lalu.

Meski aset kelolaan ETF kripto terus bertumbuh, lajunya terbilang lebih lambat dan berfluktuasi. Data ETF.com menunjukkan produk seperti Grayscale Bitcoin Covered Call ETF dan Global X Bitcoin Covered Call ETF mencatat arus dana keluar bersih dalam tiga bulan terakhir.

Pihak Goldman Sachs Asset Management menolak memberikan komentar terkait pengajuan tersebut. ETF ini menjadi produk pertama yang diajukan setelah Goldman menyelesaikan akuisisi senilai US$2 miliar terhadap Innovator Capital Management awal bulan ini.

Innovator dikenal sebagai pelopor dalam pengembangan ETF berbasis opsi untuk menentukan hasil investasi atau menghasilkan pendapatan. Perusahaan tersebut juga meluncurkan ETF buffer pertama di Amerika Serikat pada 2018.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Anjlok 2%

Breaking! IHSG Anjlok 2%

October 15, 2026
IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

October 15, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

Breaking! IHSG Anjlok 2% Lebih

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .