• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Warren Buffett Gak Tertarik Masuk ke Emas, Alasannya Bikin Kaget

Warren Buffett Gak Tertarik Masuk ke Emas, Alasannya Bikin Kaget

October 21, 2025
Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506

Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506

September 11, 2026
Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570

Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570

September 11, 2026
BEI Pantau Ketat 4 Saham Sekaligus, Ada yang Naik Ratusan Persen

BEI Pantau Ketat 4 Saham Sekaligus, Ada yang Naik Ratusan Persen

September 11, 2026
IHSG Ambruk, Asing Ternyata Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini

IHSG Ambruk, Asing Ternyata Net Sell Jumbo di 10 Saham Ini

September 11, 2026
Emiten Happy Hapsoro (RAJA) Mau Boyong Anak Usaha IPO Tahun Depan

Emiten Happy Hapsoro (RAJA) Mau Boyong Anak Usaha IPO Tahun Depan

September 11, 2026
Kospi Korsel & Nikkei Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Melemah

Kospi Korsel & Nikkei Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Melemah

September 11, 2026
Asing Akumulasi 10 Saham Ini Saat IHSG Melemah 2 Hari Beruntun

Asing Akumulasi 10 Saham Ini Saat IHSG Melemah 2 Hari Beruntun

September 11, 2026
Ony Suprihartono Resmi Jadi Komisaris Asuransi Tugu

Ony Suprihartono Resmi Jadi Komisaris Asuransi Tugu

September 10, 2026
Asing Lepas Seluruh Saham VICI Senilai Rp1,25 T, Siapa Pembelinya?

Asing Lepas Seluruh Saham VICI Senilai Rp1,25 T, Siapa Pembelinya?

September 10, 2026
Kinerja Antam Melesat, Hilirisasi Nikel Diperkuat

Kinerja Antam Melesat, Hilirisasi Nikel Diperkuat

September 10, 2026
Vale (INCO) Punya Rencana Besar, Siapkan Capex Rp19,29 T

Vale (INCO) Punya Rencana Besar, Siapkan Capex Rp19,29 T

September 10, 2026
BTN Genjot Bisnis di Luar KPR, Bidik Porsi Kredit Non-Perumahan 30%

BTN Genjot Bisnis di Luar KPR, Bidik Porsi Kredit Non-Perumahan 30%

September 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, September 11, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Warren Buffett Gak Tertarik Masuk ke Emas, Alasannya Bikin Kaget

11 months ago
in Lifestyle
Warren Buffett Gak Tertarik Masuk ke Emas, Alasannya Bikin Kaget
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas melonjak lebih dari 65% sepanjang tahun berjalan hingga mendekati US$4.350 atau sekitar Rp72.123.000 per ons. Meski demikian, instrumen ini ternyata tak banyak dilirik oleh investor kawakan Warren Buffett.

Melansir International Business Times, lonjakan ini terjadi karena investor dan bank sentral meningkatkan pembelian logam mulia tersebut di tengah inflasi tinggi, risiko makroekonomi, perang dagang, dan volatilitas pasar saham. Ketidakpastian global telah meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai yang dianggap aman.

Namun, investor legendaris sekaligus Ketua Berkshire Hathaway, Warren Buffett, sejak lama menyoroti kelemahan emas sebagai investasi jangka panjang. Dalam surat kepada pemegang saham Berkshire Hathaway tahun 2011, Buffett menggambarkan emas sebagai aset yang “tidak banyak berguna dan tidak produktif,” karena tidak menghasilkan arus kas atau menciptakan nilai dari waktu ke waktu.

Pria yang dijuluki “Oracle of Omaha” itu juga mengatakan dalam wawancara tahun 2011 bahwa “emas adalah cara untuk ikut serta dalam ketakutan.” Ia menilai harga emas sangat bergantung pada sentimen pasar-naik ketika investor cemas terhadap ekonomi, dan turun saat pasar optimistis.

Buffett sendiri lebih menyukai aset yang dapat menghasilkan arus kas dan tumbuh secara majemuk dalam jangka panjang. Meski begitu, Buffett sempat berbalik arah pada tahun 2020 ketika Berkshire Hathaway mengumumkan kepemilikan saham senilai US$565 juta (£420,5 juta) di Barrick Gold, salah satu perusahaan tambang emas terbesar di dunia.

Langkah ini diambil pada puncak pandemi COVID-19 dan dianggap sebagai keputusan yang mengejutkan industri saat itu. Namun, pada akhir 2020, Berkshire telah menjual seluruh sahamnya di Barrick, menjadikannya salah satu investasi jangka pendek yang jarang dilakukan Buffett.

Sementara itu, sejumlah analis dan pendiri hedge fund justru mendorong investor untuk menambah porsi emas dalam portofolionya. Pada September lalu, Kepala Investasi Morgan Stanley, Mike Wilson, menyarankan alokasi hingga 20% dari portofolio ke emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, juga menekankan peran defensif emas dalam portofolio saat peluncuran Abu Dhabi Finance Week bulan lalu. Ia menjelaskan bahwa emas dapat melindungi investor dari pasar yang tidak sehat akibat tingginya utang, dengan rekomendasi alokasi sebesar 10% hingga 15%.

Baru-baru ini, David Schlesser dari VanEck juga menyarankan investor agar menempatkan setidaknya 5% portofolio mereka di emas. Ia memperkirakan harga emas bisa menembus US$5.000 (£3.721) per ons pada tahun 2026, seiring kenaikan harga yang beriringan dengan bitcoin.

“Keduanya merupakan aset penyimpan nilai terdesentralisasi yang tidak bergantung pada pemerintah mana pun,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kritik Buffett terhadap emas didasari oleh sifatnya yang tidak produktif dan tidak menghasilkan pendapatan. Ia meyakini kekayaan jangka panjang hanya bisa dibangun melalui aset yang memberikan arus kas dan tumbuh nilainya dari waktu ke waktu.

Meski kenaikan harga emas menarik minat banyak investor, Buffett menilai, logam mulia tersebut sebaiknya hanya digunakan sebagai lindung nilai, bukan pengganti strategi investasi berbasis nilai.

 

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Warren Buffett Lepas Saham-Saham Bank Besar, Ada Apa?




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506

Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506

September 11, 2026
Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570

Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570

September 11, 2026
BEI Pantau Ketat 4 Saham Sekaligus, Ada yang Naik Ratusan Persen

BEI Pantau Ketat 4 Saham Sekaligus, Ada yang Naik Ratusan Persen

September 11, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .