• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pengiriman Mobil Rekor, VinFast Ternyata Masih Boncos Rp183 T

Pengiriman Mobil Rekor, VinFast Ternyata Masih Boncos Rp183 T

December 17, 2025
BMRI Dongkrak Kinerja Lewat Ekosistem Digital dan Kualitas Layanan

BMRI Dongkrak Kinerja Lewat Ekosistem Digital dan Kualitas Layanan

October 22, 2026
OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

October 22, 2026
Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

October 22, 2026
Racikan Jamu BI di Tengah Gejolak Global

Racikan Jamu BI di Tengah Gejolak Global

October 22, 2026
Pasar Diguncang MSCI, Yield SBN RI Tembus 7,4%, Kemenkeu Buka Suara

Pasar Diguncang MSCI, Yield SBN RI Tembus 7,4%, Kemenkeu Buka Suara

October 22, 2026
Waskita Karya Catat Kenaikan Pendapatan Hingga 53,73%

Waskita Karya Catat Kenaikan Pendapatan Hingga 53,73%

October 22, 2026
MSCI Mau Turunkan Status RI, Kemlu Siapkan Jurus Ini

MSCI Mau Turunkan Status RI, Kemlu Siapkan Jurus Ini

October 22, 2026
Sovereign Wealth Fund Terbesar Dunia Boncos US Miliar

Sovereign Wealth Fund Terbesar Dunia Boncos US$30 Miliar

October 22, 2026
Aksi Borong Besar-Besaran, Belasan Saham BUMN Menguat

Aksi Borong Besar-Besaran, Belasan Saham BUMN Menguat

October 22, 2026
Danantara Minta Investor Data Center Raksasa Siapkan Sumber Energi

Danantara Minta Investor Data Center Raksasa Siapkan Sumber Energi

October 22, 2026
Danantara Bidik Investasi USD 30 Miliar Lewat New Asia Forum 2026

Danantara Bidik Investasi USD 30 Miliar Lewat New Asia Forum 2026

October 22, 2026
Saham-Saham BUMN Diborong, Kawal IHSG Parkir di Zona Hijau

Saham-Saham BUMN Diborong, Kawal IHSG Parkir di Zona Hijau

October 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 22, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Pengiriman Mobil Rekor, VinFast Ternyata Masih Boncos Rp183 T

10 months ago
in ENTREPRENEUR
Pengiriman Mobil Rekor, VinFast Ternyata Masih Boncos Rp183 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Meski mendominasi pasar domestik, produsen kendaraan listrik (EV), VinFast malah merugi sejak berdiri. The Economist mencatat, sejak meluncurkan mobil listrik pertamanya pada tahun 2021, perusahaan asal Vietnam milik miliarder Pham Nhat Vuong itu malah merugi sekitar US$11 miliar atau sekitar Rp183,56 triliun.

VinFast menerima beberapa subsidi dari pemerintah, namun pendanaan utamanya berasal dari Vingroup, konglomerasi milik Vuong, yang bisnisnya beragam mulai dari pusat perbelanjaan hingga pembangkit listrik tenaga surya, dan dari Vuong sendiri. Hingga Juni, orang terkaya di Vietnam ini telah mengalokasikan US$2 miliar dari kekayaan pribadinya untuk menutupi kerugian VinFast, dan menjanjikan miliaran dolar lagi.

Namun VinFast tidak langsung menghasilkan keuntungan. Walau perusahaan ini terus memecahkan rekor dalam pengiriman mobil, mereka merugi untuk setiap kendaraan yang mereka jual. Sejauh ini, tahun ini perusahaan telah mengirimkan lebih dari 120.000 mobil listrik dan 230.000 kendaraan roda dua listrik, yang menghasilkan pendapatan sekitar US$2 miliar. Biaya produksi kendaraan-kendaraan ini mencapai hampir US$3 miliar, mengakibatkan kerugian besar bahkan sebelum biaya penelitian dan pengembangan serta biaya operasional.

Perusahaan menjual sekitar 90% kendaraannya di dalam negeri, dan sedang meningkatkan produksinya di sana. Sebuah pabrik baru di Vietnam Tengah, yang mampu memproduksi 200.000 kendaraan, dibuka pada bulan Juni. Namun, dengan keuntungan yang masih sulit diraih, VinFast berharap dapat menemukan jalan keluar melalui ekspansi internasional.

VinFast diketahui pernah gagal sebelumnya dalam ekspansi ke Luar Negeri, dan hanya mampu menjual beberapa ribu mobil di pasar Amerika setelah mencoba berekspansi di sana pada tahun 2022. Upaya ekspansi masih secara resmi berjalan, tetapi ditunda hingga tahun 2028. Perusahaan kini menargetkan pasar yang lebih dekat dengan negara asalnya, termasuk India, Indonesia, dan Filipina, dan segera berharap dapat memiliki seperenam kapasitas produksinya di luar Vietnam.

Di India, VinFast telah membangun jaringan distribusi sekitar dua lusin dealer. Jaringan ini didukung oleh sebuah pabrik di Tamil Nadu yang mampu memproduksi 50.000 mobil per tahun. Bulan ini, perusahaan mengumumkan akan memperluas lokasi tersebut untuk juga memproduksi skuter dan bus listrik.

Mereka berharap konsumen India yang peka terhadap harga akan lebih menyukai kendaraan mereka daripada konsumen Amerika. Meskipun pasar mobil listrik di India kecil, dengan hanya lebih dari 70.000 mobil terjual pada paruh pertama tahun ini, angka tersebut naik 65% dari periode yang sama pada tahun 2024, menurut catatan HSBC.

Namun India bukanlah jaminan kesuksesan. Tiga produsen mobil lokal-Tata Motors, Mahindra, dan MG Motor (usaha patungan antara JSW, sebuah konglomerat India, dan SAIC, sebuah produsen mobil Tiongkok)-bersama dengan Hyundai dari Korea Selatan secara bersama-sama menguasai lebih dari 90% penjualan mobil listrik di India. Sisanya diperebutkan oleh produsen mobil asing besar termasuk Tesla, BMW, dan BYD.

Pada bulan November, VinFast menjual 291 mobil listrik di India, lebih banyak daripada Tesla tetapi kurang dari setengah penjualan BYD. Kendaraan roda dua listrik, pasar yang lebih terfragmentasi, mungkin memiliki prospek yang lebih baik bagi VinFast, meskipun penjualannya tumbuh lebih lambat daripada mobil listrik. Di kedua segmen tersebut, VinFast harus bersaing ketat dalam hal harga, yang tidak akan membantu profitabilitasnya.

Satu-satunya keunggulan VinFast adalah kekayaan Vuong yang melimpah. Saham Vingroup telah meroket sebesar 600% tahun ini, mendorong kekayaannya menjadi lebih dari US$25 miliar, naik dari US$4 miliar pada tahun 2024. Salah satu alasannya adalah antusiasme di kalangan investor ritel Vietnam atas usaha baru Vingroup, kata Dominic Scriven dari Dragon Capital, sebuah perusahaan investasi di Kota Ho Chi Minh.

Divisi transportasi konglomerat tersebut, yang diluncurkan tahun ini, akan memulai pembangunan jalur metro senilai $4 miliar bulan ini yang menghubungkan Kota Ho Chi Minh ke daerah pesisir terdekat. Vingroup juga baru-baru ini berekspansi ke pembuatan film (V-Film) dan baja (VinMetal).

Lebih lanjut, VinFast telah mengungkapkan rencana untuk mulai membangun taksi robot.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BMRI Dongkrak Kinerja Lewat Ekosistem Digital dan Kualitas Layanan

BMRI Dongkrak Kinerja Lewat Ekosistem Digital dan Kualitas Layanan

October 22, 2026
OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

October 22, 2026
Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

October 22, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .