• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Melemah 0,1% ke Level 8.609

IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Melemah 0,1% ke Level 8.609

December 19, 2025
BMRI Ungkap 3 Fokus Prioritas Perusahaan di Sisa 2026

BMRI Ungkap 3 Fokus Prioritas Perusahaan di Sisa 2026

October 23, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,95% ke Level 5.439

IHSG Ditutup Menguat 0,95% ke Level 5.439

October 23, 2026
Laba Bank Mandiri Meroket 20,7% Tembus Rp 45,5 Triliun di Kuartal III

Laba Bank Mandiri Meroket 20,7% Tembus Rp 45,5 Triliun di Kuartal III

October 23, 2026
Kredit Bank Mandiri Kuartal III Tumbuh 16% Jadi Rp 1.605 Triliun

Kredit Bank Mandiri Kuartal III Tumbuh 16% Jadi Rp 1.605 Triliun

October 23, 2026
Rupiah Berbalik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.040

Rupiah Berbalik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.040

October 23, 2026
Kredit Ngebut, DPK Tertinggal! BI Turunkan Setoran Wajib Bank

Kredit Ngebut, DPK Tertinggal! BI Turunkan Setoran Wajib Bank

October 23, 2026
Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML

Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML

October 23, 2026
IHSG Menguat Tapi Asing Terus Keluar, Efek Danantara?

IHSG Menguat Tapi Asing Terus Keluar, Efek Danantara?

October 23, 2026
BEI Ubah Kriteria Evaluasi IHSG, Ini Perbandingan yang Baru dan Lama

BEI Ubah Kriteria Evaluasi IHSG, Ini Perbandingan yang Baru dan Lama

October 23, 2026
OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,23 T

OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,23 T

October 23, 2026
MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

October 23, 2026
Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 23, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Melemah 0,1% ke Level 8.609

10 months ago
in Lifestyle
IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Melemah 0,1% ke Level 8.609
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 8,64 poin atau turun 0,10% ke level 8.609,55 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (19/12/2025).

Sebanyak 197 saham naik, 473 turun, dan 133 tidak bergerak. Nilai transaksi hingga jeda makan siang tergolong ramai atau mencapai Rp 47,07 triliun, melibatkan 40,81 miliar saham dalam 2,3 juta kali transaksi.

Transaksi terbesar hari ini datang dari saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) milik Grup Sinar Mas dengan nilai Rp 16,74 triliun dan saham Bangun Kosambi Sukses (CBDK) milik Aguan dengan nilai mencapai Rp 5 triliun. Kedua transaksi jumbo tersebut dilaksanakan di pasar negosiasi.

Sementara itu di pasar reguler, saham DSSA, BBCA dan BUMI tercatat menjadi saham paling aktif diperdagangkan.

Mayoritas sektor perdagangan melemah hari ini, dengan koreksi terbesar dicatatkan oleh konsumer non-primer, utilitas dan teknologi. Sementara sektor kesehatan dan barang baku mencatatkan kenaikan paling tinggi hari ini.

Bank Central Asia (BBCA) tercatat menjadi beban terbesar pelemahan IHSG hari ini dengan sumbangsih 11,81 poin ke indeks. Emiten lainnya yang menekan kinerja IHSG termasuk BYAN, TLKM, BREN dan MORA.

Pelaku pasar mencermati sejumlah sentimen yang menggerakkan pasar hari ini, baik dari dalam ataupun luar negeri. Dari dalam negeri, realisasi APBN bisa menjadi sentimen.

Sementara itu, dari sisi internasional ada Bank of Japan, inflasi Jepang, dan dampak dari rilis data inflasi AS yang mencapai level yang lebih rendah dari bulan sebelumnya walaupun The Fed memangkas suku bunga

Pasar global hari ini berada dalam mode siaga menantikan dua rilis data krusial dari Jepang yang dijadwalkan hari ini Jumat (19/12/2025). Fokus utama tertuju pada rilis data Inflasi Nasional Jepang yang diproyeksikan akan memanas ke level 3,0% secara tahunan (yoy).

Angka ini didorong oleh kenaikan biaya energi dan impor, yang mulai menggerus daya beli riil masyarakat Jepang. Inflasi yang persisten tinggi ini menjadi amunisi utama bagi Bank of Japan (BoJ) untuk mengubah haluan kebijakan moneternya.

Sejalan dengan data inflasi, pasar meyakini BoJ akan mengambil langkah historis dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 0,75% dari posisi saat ini.

Jika terealisasi, ini menandakan langkah agresif Gubernur BoJ untuk menormalisasi kebijakan dan keluar dari rezim suku bunga ultra-rendah yang telah bertahan puluhan tahun.

Surplus neraca perdagangan Jepang yang baru saja rilis kemarin (surplus 322,2 miliar Yen) memberikan kepercayaan diri tambahan bagi BoJ bahwa ekonomi Jepang cukup kuat untuk menahan beban biaya pinjaman yang lebih tinggi.

Bagi investor global, keputusan ini berpotensi memicu volatilitas pada nilai tukar Yen dan arus modal carry trade.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BMRI Ungkap 3 Fokus Prioritas Perusahaan di Sisa 2026

BMRI Ungkap 3 Fokus Prioritas Perusahaan di Sisa 2026

October 23, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,95% ke Level 5.439

IHSG Ditutup Menguat 0,95% ke Level 5.439

October 23, 2026
Laba Bank Mandiri Meroket 20,7% Tembus Rp 45,5 Triliun di Kuartal III

Laba Bank Mandiri Meroket 20,7% Tembus Rp 45,5 Triliun di Kuartal III

October 23, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .