• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Gocap Bisa Jadi Mesin Uang, Berani Coba?

Saham Gocap Bisa Jadi Mesin Uang, Berani Coba?

January 7, 2026
BEI Pantau Ketat Saham Emiten Ini Usai Harga Naik Turun Signifikan

BEI Pantau Ketat Saham Emiten Ini Usai Harga Naik Turun Signifikan

August 26, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

August 26, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Investor Pantau Ketegangan AS-Kanada

Bursa Asia Bergerak Beragam, Investor Pantau Ketegangan AS-Kanada

August 26, 2026
Asing Terciduk Diam-Diam Lepas Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Terciduk Diam-Diam Lepas Saham Ini Kala IHSG Merah

August 26, 2026
Hera Handayani Mundur dari Direktur SDM Elnusa (ELSA)

Hera Handayani Mundur dari Direktur SDM Elnusa (ELSA)

August 26, 2026
IHSG Melemah Sebelum Libur, Asing Kompak Jauhi 10 Saham Ini

IHSG Melemah Sebelum Libur, Asing Kompak Jauhi 10 Saham Ini

August 26, 2026
Destry Damayanti Bakal Fit and Proper Test Calon Gubernur BI Hari ini

Destry Damayanti Bakal Fit and Proper Test Calon Gubernur BI Hari ini

August 25, 2026
Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

Laba BUMN Naik Ratusan Persen, Prabowo Mau Beri Rosan Tanda Kehormatan

August 25, 2026
Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

Unggul di Pembayaran Digital, BRI Borong Penghargaan di PRIMA Awards

August 25, 2026
Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

Ungkap Efek Kartu Kredit Indonesia ke Bisnis Sistem Pembayaran

August 25, 2026
XTB Indonesia Perluas Pilihan Produk Lewat CFD

XTB Indonesia Perluas Pilihan Produk Lewat CFD

August 25, 2026
Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

August 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Gocap Bisa Jadi Mesin Uang, Berani Coba?

8 months ago
in Lifestyle
Saham Gocap Bisa Jadi Mesin Uang, Berani Coba?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Tahun 2026 menjadi lembaran baru di dunia investasi pasar modal. Pergerakan pasar saham pada awal tahun ini menunjukkan fenomena yang menarik untuk saham berkapitalisasi kecil. Ketika ratusan saham terjebak di level harga terendah, terdapat sebagian kecil emiten yang justru mencatatkan kenaikan harga yang sangat signifikan hingga ribuan persen.

Tim Riset CNBC Indonesia melakukan simulasi perhitungan portofolio untuk melihat peluang keuntungan dari strategi membeli seluruh saham yang berada di harga bawah. Simulasi ini bertujuan menguji apakah kenaikan ekstrem dari segelintir saham mampu menutup risiko kerugian dari mayoritas saham yang tidak berkinerja baik.

Langkah pertama dalam riset ini adalah memetakan jumlah saham yang berada di kisaran harga Rp50 ke bawah. Berdasarkan data perdagangan awal tahun 2026, total terdapat 160 emiten yang masuk dalam kategori ini. Mayoritas saham tersebut berada dalam kondisi kurang likuid atau masuk dalam Papan Pemantauan Khusus.

Daftar Saham dengan Kenaikan Signifikan

Meskipun didominasi oleh saham yang stagnan, data pasar mencatat adanya 16 emiten yang berhasil keluar dari tekanan harga bawah dan mencetak kenaikan di atas 1.000% pada periode ini. Saham UDNG mencatatkan kenaikan tertinggi, diikuti oleh CBRE dan BUVA.

Berikut adalah tabel kinerja 16 saham yang mencatatkan kenaikan ribuan persen tersebut:

Metode Perhitungan Simulasi

Simulasi ini menggunakan asumsi modal total sebesar Rp 16.000.000. Dana tersebut dialokasikan secara merata ke seluruh 160 saham yang ada di daftar harga bawah, sehingga setiap emiten mendapatkan porsi investasi sebesar Rp 100.000. Pendekatan ini mengabaikan analisis fundamental dan murni menggunakan probabilitas statistik.

Untuk menguji ketahanan portofolio, simulasi menerapkan skenario risiko maksimal. Diasumsikan bahwa 144 saham (atau 90% dari total portofolio) yang tidak masuk dalam daftar kenaikan di atas mengalami kegagalan total. Nilai investasi pada 144 saham ini dianggap menjadi nol atau hangus, yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp 14.400.000.

Hasil Akhir dan Tingkat Pengembalian

Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kerugian dari 144 saham tersebut dapat tertutupi oleh keuntungan dari 16 saham yang mengalami kenaikan harga signifikan. Nilai investasi awal Rp 100.000 pada saham seperti UDNG berkembang menjadi sekitar Rp 10,8 juta, dan pada CBRE menjadi Rp 5,3 juta.

Jika dikalkulasikan secara total, nilai aset dari 16 saham yang berhasil naik tersebut mencapai angka Rp 42.397.000. Dengan demikian, setelah dikurangi modal awal sebesar Rp 16.000.000, portofolio ini masih menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 26.397.000.

Secara persentase, strategi ini menghasilkan tingkat Return on Investment sebesar 165%. Angka ini menunjukkan bahwa dalam kondisi pasar tertentu, keuntungan eksponensial dari sebagian kecil saham dapat mengompensasi kerugian total dari mayoritas saham lainnya.

Catatan Risiko Likuiditas

Penting untuk dicatat bahwa simulasi di atas adalah perhitungan matematis di atas kertas. Dalam praktik di pasar modal yang sebenarnya, investor menghadapi risiko likuiditas.

Pembelian saham di harga rendah seringkali sulit dilakukan karena ketiadaan penawaran jual (offer), dan sebaliknya, penjualan saham untuk merealisasikan keuntungan bisa terhambat jika saham terkena suspensi atau tidak ada pembeli (bid).

Selain itu, faktor psikologis memegang peranan penting. Investor seringkali cenderung menjual saham yang sudah naik 100% atau 200% untuk mengamankan keuntungan jangka pendek.

Padahal, dalam strategi portofolio ini, keuntungan maksimal hanya bisa dicapai jika investor menahan kepemilikan saham hingga mencapai kenaikan ribuan persen untuk menutup kerugian dari saham-saham yang gagal.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share198Tweet124
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BEI Pantau Ketat Saham Emiten Ini Usai Harga Naik Turun Signifikan

BEI Pantau Ketat Saham Emiten Ini Usai Harga Naik Turun Signifikan

August 26, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

August 26, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Investor Pantau Ketegangan AS-Kanada

Bursa Asia Bergerak Beragam, Investor Pantau Ketegangan AS-Kanada

August 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .