• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos Bursa Buka Alasan Free Float Saham di RI Tak Sesuai MSCI

Bos Bursa Buka Alasan Free Float Saham di RI Tak Sesuai MSCI

January 28, 2026
Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

September 22, 2026
Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

September 22, 2026
IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

September 22, 2026
Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

September 22, 2026
Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

September 22, 2026
Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

September 22, 2026
Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

September 22, 2026
1.435 Balpres Ilegal Hampir Masuk RI, Ternyata dari Malaysia

1.435 Balpres Ilegal Hampir Masuk RI, Ternyata dari Malaysia

September 22, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

Rupiah Ditutup Melemah 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.850

September 22, 2026
Akhirnya Lunas! Nilai Utang Obligasi BLBI Ternyata Rp218,3 Triliun

Akhirnya Lunas! Nilai Utang Obligasi BLBI Ternyata Rp218,3 Triliun

September 22, 2026
Dorong Pertumbuhan Nasabah Baru, Asuransi Gaet Segmen Mahasiswa

Dorong Pertumbuhan Nasabah Baru, Asuransi Gaet Segmen Mahasiswa

September 22, 2026
Viral! Rupiah dengan Tanda Tangan Purbaya, Ini Penjelasan Lengkap BI

Viral! Rupiah dengan Tanda Tangan Purbaya, Ini Penjelasan Lengkap BI

September 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 22, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Bos Bursa Buka Alasan Free Float Saham di RI Tak Sesuai MSCI

8 months ago
in News
Bos Bursa Buka Alasan Free Float Saham di RI Tak Sesuai MSCI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia angkat bicara merespons sorotan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap penilaian free float saham Indonesia yang memicu tekanan di pasar. Bursa dan regulator menegaskan perbaikan data sudah berjalan, namun belum sepenuhnya sejalan dengan metodologi MSCI karena perbedaan definisi dan kebutuhan waktu.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Irvan Susandy menekankan bahwa keterbukaan informasi emiten tetap menjadi ranah pengawasan bursa dan regulator.

Ia memastikan data yang disampaikan emiten telah melalui proses validasi ketat karena terdapat sanksi tegas dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) apabila ditemukan ketidaksesuaian di kemudian hari. “Keterbukaan informasi itu harus benar. Kalau data tidak benar, OJK akan mengambil tindakan sesuai ketentuan,” ujarnya di Gedung BEI, Rabu (28/1/2027).

Sementara itu, Direktur Utama BEI Iman Rachman menyampaikan bahwa BEI, OJK, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah mencoba memenuhi permintaan MSCI.

Menurutnya, penyempurnaan data free float sudah dilakukan, tetapi proses tersebut membutuhkan waktu, sementara MSCI harus mengambil keputusan indeks pada tenggat tertentu. “Free float yang diminta datanya membutuhkan waktu. Dokumen pengembangan kami memang belum sepenuhnya sesuai metodologi mereka,” jelas Iman.

Isu krusial lainnya terletak pada klasifikasi investor, khususnya kategori “corporate”. Iman menilai, di Indonesia banyak korporasi yang berperan sebagai institusi aktif melakukan perdagangan, bukan semata pemegang saham strategis jangka panjang. “Ini yang perlu kami edukasikan ke MSCI, bahwa korporasi di Indonesia tidak selalu buy and hold,” ujarnya.

Irvan menambahkan, KSEI kini tengah merinci ulang klasifikasi investor korporasi, mulai dari private equity hingga entitas yang aktif harian atau mingguan, dengan membandingkan praktik terbaik bursa global, termasuk India yang dinilai MSCI telah memiliki keterbukaan pemegang saham yang baik. Namun, ia menegaskan data yang disiapkan akan dipublikasikan secara terbuka dan tidak diberikan secara eksklusif kepada penyedia indeks tertentu.

Dengan demikian, otoritas menilai persoalan free float Indonesia lebih disebabkan perbedaan metodologi dan waktu penyesuaian, bukan lemahnya transparansi. Ke depan, regulator berharap harmonisasi definisi dan klasifikasi investor dapat memperbaiki persepsi global terhadap pasar modal Indonesia.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

September 22, 2026
Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

September 22, 2026
IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

September 22, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .