• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO

Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO

July 19, 2025
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

October 28, 2026
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa

October 28, 2026
Direktur Nippon Indosari (ROTI) Pamit Undur Diri, Ada Apa?

Direktur Nippon Indosari (ROTI) Pamit Undur Diri, Ada Apa?

October 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas keuangan Korea Selatan (Korsel) telah merujuk Founder dan Chairman Hybe Co., Ltd. Bang Si-hyuk ke jaksa penuntut. Tindakan ini sebagai buntut dari dugaan pelanggaran Undang-Undang Pasar Modal, khususnya larangan praktik perdagangan tidak adil yang dijatuhkan pada Bang Si-hyuk.

Kantor beerita Yonhap News Agency melaporkan, Komisi Sekuritas dan Berjangka (SFC) di bawah Komisi Jasa Keuangan (FSC) memutuskan meneruskan pengaduan terhadap produser grup musik Kpop, BTS, itu bersama 3 mantan pejabat Hybe.

Bang diduga telah menyesatkan investor pada tahun 2019 silam, dengan menyebut IPO Hybe akan ditunda. Lalu meminta mereka menjual sahamnya ke perusahaan dengan tujuan khusus (SPC) yang didirikan dengan dana ekuitas swasta oleh eksekutif Hybe.

The Korea Herarld menyebut tindakan atas Bang tersebut adalah langkah disipliner tegas yang pertama terhadap konglomerat Korea Selatan, di bawah pemerintahan Presiden Lee Jae Myung.

Disebutkan, penuntutan adalah tindakan terberat yang dapat diambil otoritas keuangan di Korea Selatan terhadap sesorang yang dituduh melanggar hukum, selain sanksi administratif. Berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal, seseorang yang memperoleh atau menghindari kerugian lebih dari 5 miliar won melalui perdagangan tidak adil akan dikenai hukuman penjara lima tahun hingga seumur hidup.

Hybe Buka Suara, Bursa Efek Korea Berlakukan Syarat Tambahan

Pihak Hybe sendiri menegaskan akan aktif melakukan klarifikasi atas kecurigaan tersebut dan memulihkan kepercayaan pasar.

“Sangat disayangkan regulator keuangan tidak menerima penjelasan pemegang saham utama selama investigasi Badan Pengawas Keuangan, di mana Ia menjelaskan tidak mengejar keuntungan pribadi berdasarkan IPO perusahaan,” demikian pernyataan HYBE, dikutip dari The Korea Herarld, Sabtu (19/7/2025).

“Meski demikian kami menghorati keputusan tersebut dan akan melakukan yang terbaik dalam investigasi mendatang untuk secara aktif menangani tuduhan tersebut dan memulihkan kepercayaan pasar serta pemangku kepentingan kami,” tambah Hybe.

Akibat kasus ini, Bursa Efek Korea dikabarkan merevisi daftar periksa uji tuntas IPO akhir pekan lalu. Dengan menambahkan persyaratan bagi penjamin emisi agar memeriksa kontrak antara pemegang saham dan menilai risiko terhadap perlindungan investor.

Sebelumnya diberitakan, pada bulan Mei 2025 lalu, Polisi telah mengajukan kembali permintaan surat perintah penggeledahan dan penyitaan dalam penyelidikan mereka terhadap Chairman Hybe Bang Si-hyuk atas tuduhan transaksi saham curang yang melibatkan 400 miliar Won (US$295 juta). Atau setara Rp4.734.328.000.000 dengan asumsi kurs 1 Won adalah Rp11,84.

Pihak berwenang yakin Bang melanjutkan IPO dan mendapat untung sekitar 400 miliar Won dalam prosesnya. Polisi telah menyelidiki kasus tersebut sejak Desember tahun lalu. Permintaan awal mereka untuk surat perintah penggeledahan ditolak oleh jaksa pada akhir April.

(dce/dce)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Prabowo Terima Belasan Pengusaha Korsel di Istana, Ini Daftarnya




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .