• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Gara-Gara Perselisihan, Sosok Ini Tajir Berkat Gudang Garam

Gara-Gara Perselisihan, Sosok Ini Tajir Berkat Gudang Garam

July 20, 2025
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Rp 18.175/US$, BI Buka Suara

October 28, 2026
Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

Dolar AS Tembus Rp18.175, Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Ini Sebabnya

October 28, 2026
Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

Ambisi Masuk 5 Top Bank Syariah Global, Bos BSI Beberkan Strateginya

October 28, 2026
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

Rupiah Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Masa, BI Buka Suara

October 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Gara-Gara Perselisihan, Sosok Ini Tajir Berkat Gudang Garam

1 year ago
in Market
Gara-Gara Perselisihan, Sosok Ini Tajir Berkat Gudang Garam
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Keinginan Sang Ayah untuk mengadu nasib di negeri orang membuat Tjoa Jien Hwie (3 tahun) sampai di Hindia Belanda pertama kalinya. Keluarganya tinggal di Sampang, Madura dan mendirikan toko kelontong untuk bertahan hidup. Namun, di sana ia tidak lama. Ayahnya meninggal dan memaksanya pindah ke Kediri untuk tinggal bersama pamannya.

Dalam catatan Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong and Salim Group (2016), pamannya adalah produsen kretek bermerek Cap 93. Tjoa kemudian bekerja di sana sekitar tahun 1950.

Menurut Lika Liku Bisnis Gudang Garam (2020) terbitan Tempo, sejak Tjoa bekerja di Cap 93, penjualan rokok berkembang pesat. Selama itu pula, Tjoa diketahui mengambil ilmu pamannya itu dalam menghasilkan kretek yang bisa memanjakan lidah penghisap.

Enam tahun kemudian, terjadi pertengkaran antara Tjoa dan Sang Paman. Ada dua versi cerita. Pertama, karena pamannya tidak setuju dengan usul Tjoa untuk melakukan ekspansi. Kedua, pertengkaran terjadi akibat Tjoa menuntut pembagian saham perusahaan.

Entah mana yang benar, pastinya pada 1956, Tjoa resmi keluar dan diikuti oleh 50 pegawai Cap 93 yang dikenal setia kepada Tjoa. Setelahnya, dia yang dibantu pengikutnya dari Cap 93 itu mulai memproduksi rokok sendiri dalam skala rumahan. Mereknya adalah Inghwe. Untuk memasarkannya, Tjoa membajak jalur distribusi rokok cap 93.

Lewat langkah cerdik ini bisnisnya semakin besar hingga membuatnya mendirikan Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam. Perusahaan itu berdiri pada 26 Juni 1958, atau 65 tahun lalu.

Lewat Gudang Garam, Tjoa memproduksi rokok pertamanya, yakni “Gudang Garam Kuning”. Dan logo perusahannya adalah gambar gudang, yang dibuat Tjoa bersama seorang karyawan.

Menariknya, inspirasi gambar berasal dari Tjoa yang bermimpi sedang memandangi gudang tempat menimbun garam. Seingat Tjoa, gudang itu berada di depan rel kereta, beratap segitiga dan memiliki pintu yang terbuka. Alhasil, ilustrasi penggambaran itulah yang kemudian jadi logo Gudang Garam.

Siapa sangka logo itu kemudian yang membawa perusahaan Tjoa mendunia. Mengutip buku terbitan Tempo itu, logo Gudang Garam sangat terkenal di Jepang.

Baca:
Menguak Misteri Sosok ‘9 Naga’, Penguasa Bisnis RI
Sejak berdiri, Gudang Garam kenyataannya mampu menyaingi rokok cap 93. Raditya dalam Perkembangan Industri Rokok PT. Gudang Garam (2019) menyebut, saat tampil pertama sebagai pabrik, Gudang Garam telah melakukan pergerakan dengan cepat hingga mampu memproduksi 50 juta batang yang mempekerjakan 500-an buruh di 40 pabrik kecil.

Puncak kejayaan Gudang Garam terjadi pada 1960-an. Joe Studwell dalam Asian Godfathers Menguak Takbir Perselingkuhan Pengusaha dan Penguasa (2017:319) menyebut produk Gudang Garam termasuk rokok kretek terbesar di Indonesia.

Selain kreteknya, rokok filter Gudang Garam juga laris di pasaran. Rokok filter terkenalnya adalah Surya. Nama itu mirip dengan nama Indonesia Tjoa Jien Hwie yakni Surya Wonowidjojo. Sang pendiri tutup usia pada 29 Agustus 1985 dan kemudian bisnisnya dipegang oleh keturunannya, Susilo Wonowidjojo.

Gudang Garam termasuk rokok yang menyumbang cukai rokok bagi kas negara. Bisnis rokok Gudang Garam masih eksis dan setidaknya pernah mempekerjakan ribuan orang di Kediri. Kini Wonowidjojo termasuk dalam barisan keluarga terkaya Indonesia.

(hsy/hsy)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .