• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663

IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663

April 20, 2026
Laba Bank Mandiri Meroket 20,7% Tembus Rp 45,5 Triliun di Kuartal III

Laba Bank Mandiri Meroket 20,7% Tembus Rp 45,5 Triliun di Kuartal III

October 23, 2026
Kredit Bank Mandiri Kuartal III Tumbuh 16% Jadi Rp 1.605 Triliun

Kredit Bank Mandiri Kuartal III Tumbuh 16% Jadi Rp 1.605 Triliun

October 23, 2026
Rupiah Berbalik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.040

Rupiah Berbalik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.040

October 23, 2026
Kredit Ngebut, DPK Tertinggal! BI Turunkan Setoran Wajib Bank

Kredit Ngebut, DPK Tertinggal! BI Turunkan Setoran Wajib Bank

October 23, 2026
Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML

Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML

October 23, 2026
IHSG Menguat Tapi Asing Terus Keluar, Efek Danantara?

IHSG Menguat Tapi Asing Terus Keluar, Efek Danantara?

October 23, 2026
BEI Ubah Kriteria Evaluasi IHSG, Ini Perbandingan yang Baru dan Lama

BEI Ubah Kriteria Evaluasi IHSG, Ini Perbandingan yang Baru dan Lama

October 23, 2026
OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,23 T

OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,23 T

October 23, 2026
MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

October 23, 2026
Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

October 23, 2026
Trimegah Sekuritas Borong Saham Grup Bakrie (ENRG), Ada Apa?

Trimegah Sekuritas Borong Saham Grup Bakrie (ENRG), Ada Apa?

October 23, 2026
Ini Alasan Dolar AS Begitu Perkasa Sampai Tembus Rp18.000

Ini Alasan Dolar AS Begitu Perkasa Sampai Tembus Rp18.000

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 23, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663

6 months ago
in Market
IHSG Dibuka Menguat 0,39% ke Level 7.663
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas pagi ini, Senin (20/4/2026). Indeks dibuka naik 29,39 poin atau 0,39% ke level 7.663,39.

Sebanyak 281 saham naik, 89 turun, dan 319 tidak bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 189,84 miliar, melibatkan 330,24 juta saham dalam 50.434 kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 13.703 triliun.

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih volatile sepanjang pekan ini setelah Iran kembali memblokade Selat Hormuz setelah sempat menyampaikan gencatan senjata.

Di luar dinamika perang, pelaku pasar akan menyoroti keputusan suku bunga Bank Indonesia yang diumumkan pada Rabu pekan ini.

Pengiriman melalui Selat Hormuz terhenti total pada Minggu setelah Iran kembali menegaskan kendali atas jalur perairan strategis yang menjadi kunci pasokan energi global, hanya beberapa hari sebelum gencatan senjata rapuh dengan Amerika Serikat dijadwalkan berakhir.

Negosiator utama Iran mengatakan pembicaraan terbaru dengan AS menunjukkan kemajuan, sementara Presiden Donald Trump menyebut ada “percakapan yang sangat baik” dengan Teheran.

Namun, kedua pihak tidak memberikan rincian spesifik. Kepala negosiator Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, mengatakan kedua negara masih memiliki perbedaan besar terkait isu nuklir dan Selat Hormuz, dua hambatan utama dalam negosiasi.

Amerika Serikat menyatakan telah menyita kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade, sementara Iran mengancam akan membalas. Situasi ini memicu kekhawatiran gencatan senjata kedua negara bisa runtuh sebelum berakhir pekan ini.

Iran juga menolak putaran baru perundingan damai yang direncanakan AS di Islamabad, sehingga prospek perdamaian makin tidak pasti.

Ketegangan ini membuat harga minyak melonjak. Minyak Brent crude naik sekitar 7% ke US$96,85 per barel, sementara futures S&P 500 turun 0,9% di awal perdagangan Asia.

Perang yang kini memasuki pekan kedelapan disebut telah memicu guncangan pasokan energi global paling parah dalam sejarah, terutama akibat gangguan di Selat Hormuz, jalur penting bagi sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Pada Sabtu, Iran yang sebelumnya mengumumkan akan mengizinkan kapal melintas di Hormuz, berbalik arah dengan menuduh Washington melanggar perjanjian gencatan senjata karena tetap mempertahankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dari dalam negeri, agenda yang paling ditunggu oleh para pelaku pasar adalah pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada Selasa dan Rabu pekan ini (21-22/4/2026). Pada pertemuan bulan sebelumnya, BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75%.

Langkah tersebut sejalan dengan fokus utama bank sentral untuk memitigasi dampak rambatan global dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Posisi Rupiah sebelumnya sempat mengalami tekanan hingga menyentuh Rp16.985 per dolar AS pada pertengahan Maret, yang dipicu oleh sentimen penghindaran risiko di pasar global.

BI juga akan mempertimbangkan dinamika laju inflasi domestik yang meningkat menjadi 4,76% secara tahunan pada Februari lalu. Mengingat realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal keempat 2025 yang solid di level 5,39%, Bank Indonesia dinilai masih memiliki ruang kebijakan yang memadai untuk mengelola stabilitas moneter.

Sementara itu, pasar saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada perdagangan Senin, (20/4/2026) di tengah sikap hati-hati investor mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah. Ketegangan kembali meningkat antara Iran dan Amerika Serikat setelah insiden militer terbaru di kawasan tersebut.

Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,27% sementara Kosdaq turun 0,52%. Di Jepang, Nikkei 225 menguat 0,62% dan Topix naik 0,68%, sedangkan S&P/ASX 200 Australia melemah 0,39%.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng di Hong Kong berada di level 26.502, lebih tinggi dibanding penutupan terakhir di 26.160,33. Pergerakan ini mencerminkan optimisme terbatas di tengah ketidakpastian global.

Di Wall Street, kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 425 poin atau 0,9%. Sementara itu, futures S&P 500 melemah 0,8% dan Nasdaq-100 turun 0,65%.

Pada perdagangan reguler Jumat, S&P 500 melonjak 1,2% ke 7.126,06 dan menembus level 7.100 untuk pertama kalinya. Nasdaq Composite naik 1,52% ke 24.468,48, mencatat kenaikan selama 13 hari berturut-turut dan menjadi reli terpanjang sejak 1992.

(fsd/fsd)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Bank Mandiri Meroket 20,7% Tembus Rp 45,5 Triliun di Kuartal III

Laba Bank Mandiri Meroket 20,7% Tembus Rp 45,5 Triliun di Kuartal III

October 23, 2026
Kredit Bank Mandiri Kuartal III Tumbuh 16% Jadi Rp 1.605 Triliun

Kredit Bank Mandiri Kuartal III Tumbuh 16% Jadi Rp 1.605 Triliun

October 23, 2026
Rupiah Berbalik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.040

Rupiah Berbalik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.040

October 23, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .