• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Loyo, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp 17.210

Rupiah Ditutup Loyo, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp 17.210

April 28, 2026
Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

July 7, 2026
Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

July 7, 2026
IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

July 7, 2026
Penyebab IHSG Ditutup Naik 1,19% Hari Ini

Penyebab IHSG Ditutup Naik 1,19% Hari Ini

July 7, 2026
Kasus Debt Collector Toyota Astra Finance, Ini Teguran dari OJK

Kasus Debt Collector Toyota Astra Finance, Ini Teguran dari OJK

July 7, 2026
Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%

Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%

July 7, 2026
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

July 7, 2026
Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

July 7, 2026
26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

July 7, 2026
OJK Minta Toyota Astra Financial Evaluasi Total Penagihan

OJK Minta Toyota Astra Financial Evaluasi Total Penagihan

July 7, 2026
IHSG Anjlok 34,74%, Investor Pasar Modal Malah Tembus 28,96 Juta

IHSG Anjlok 34,74%, Investor Pasar Modal Malah Tembus 28,96 Juta

July 7, 2026
Jadi Fondasi Masa Depan, Kebijakan Hilirisasi Untungkan Bisnis Antam

Jadi Fondasi Masa Depan, Kebijakan Hilirisasi Untungkan Bisnis Antam

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Ditutup Loyo, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp 17.210

2 months ago
in Lifestyle
Rupiah Ditutup Loyo, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp 17.210
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (28/4/2026). Di tengah penguatan dolar AS di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di zona merah dengan depresiasi 0,15% ke level Rp 17.210/US$. Pelemahan ini sekaligus mematahkan penguatan rupiah dalam dua hari perdagangan sebelumnya.

Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak di rentang Rp 17.185-Rp 17.245/US$.

Di sisi lain, indeks dolar AS atau DXY, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,20% ke posisi 98,689.


Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini tidak lepas dari faktor eksternal. Pelaku pasar kembali memburu dolar AS sebagai aset aman atau safe haven di tengah ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Dolar AS menguat setelah pejabat AS mengatakan Presiden Donald Trump skeptis terhadap proposal terbaru Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang. Trump menilai Iran belum menunjukkan itikad baik dalam perundingan, terutama terkait tuntutan utama AS agar Teheran menghentikan pengayaan nuklir dan berkomitmen tidak membuat senjata nuklir.

Ketidakpastian tersebut ikut mendorong kenaikan harga energi dunia. Harga minyak Brent kembali bergerak di atas level US$108 per barel, seiring kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah.

Dalam kondisi seperti ini, ruang penguatan rupiah menjadi lebih terbatas. Ketika dolar AS kembali diburu sebagai aset aman, mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, cenderung menghadapi tekanan lebih besar.

Selain itu, kenaikan harga minyak juga menjadi perhatian bagi pasar domestik. Indonesia masih merupakan negara net importir minyak, sehingga lonjakan harga energi global berpotensi menambah tekanan terhadap neraca perdagangan, inflasi, dan stabilitas nilai tukar.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

July 7, 2026
Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

July 7, 2026
IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

July 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .