• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Terkoreksi Sejak Awal Tahun, Bos BRI Bilang Gini

Saham Terkoreksi Sejak Awal Tahun, Bos BRI Bilang Gini

April 30, 2026
Bangun Sekolah Rakyat di Papua, Waskita Perkuat Akses Pendidikan

Bangun Sekolah Rakyat di Papua, Waskita Perkuat Akses Pendidikan

July 7, 2026
Awasi Persaingan Gak Sehat di Lembaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

Awasi Persaingan Gak Sehat di Lembaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

July 7, 2026
Faik Fahmi Ditunjuk Jadi Direktur Utama Pelita Air

Faik Fahmi Ditunjuk Jadi Direktur Utama Pelita Air

July 7, 2026
Breaking! BI Catat Cadangan Devisa Naik Tipis Jadi US5,6 M di Juni

Breaking! BI Catat Cadangan Devisa Naik Tipis Jadi US$145,6 M di Juni

July 7, 2026
BNI (BBNI) Setop Buyback, Udah Borong 77,85 Juta Saham

BNI (BBNI) Setop Buyback, Udah Borong 77,85 Juta Saham

July 7, 2026
KRAS Jual Seluruh Saham Krakatau Osaka Steel Rp 251,91 M

KRAS Jual Seluruh Saham Krakatau Osaka Steel Rp 251,91 M

July 7, 2026
Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

July 7, 2026
Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

July 7, 2026
Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

July 7, 2026
Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

July 7, 2026
Jurus Cari Cuan Investasi Saat IHSG & Rupiah Hadapi Tekanan

Jurus Cari Cuan Investasi Saat IHSG & Rupiah Hadapi Tekanan

July 7, 2026
IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an

IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Terkoreksi Sejak Awal Tahun, Bos BRI Bilang Gini

2 months ago
in Lifestyle
Saham Terkoreksi Sejak Awal Tahun, Bos BRI Bilang Gini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menyebut koreksi pada harga saham sepanjang tahun ini atau year to date (ytd) lebih disebabkan oleh faktor eksternal. Sebab, meski kinerja fundamental perusahaan tetap solid.

Direktur Finance & Strategy BRI, Achmad Royadi menyebut pergerakan harga saham tidak hanya dipengaruhi oleh fundamental perusahaan. Ada faktor eksternal yakni sentimen global dan persepsi para investor luar terhadap pasar keuangan Indonesia.

“Kita sama-sama tahu bahwa harga saham banyak faktor. Tidak hanya dari fundamental, tapi juga sentimen global dan persepsi investor terhadap Indonesia maupun pasar modal,” ujar Royadi dalam konferensi pers Paparan Kinerja BRI Triwulan I-2026 secara virtual, Kamis (30/4/2026).

Menurut Royadi, fundamental kinerja BBRI sepanjang tiga bulan pertama tahun ini terbilang kuat. Ini ditunjukkan dari kualitas aset yang terjaga, perbaikan biaya dana (cost of fund), permodalan yang solid, dan profitabilitas yang positif.

Koreksi saham BBRI yang mencapai sekitar 18% secara ytd dinilai lebih banyak dipengaruhi dari faktor eksternal ketimbang kinerja perusahaan.

Royadi kemudian mengingatkan keputusan pembagian dividen yang merupakan komitmen BRI memberikan imbal hasil kepada para pemegang saham. Adapun

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui pembagian dividen sebesar 92% dari laba tahun buku 2025, atau setara Rp346 per saham.

“Ini bagian dari upaya kami mengembalikan nilai kepada pemegang saham atas kinerja yang telah dicapai,” tuturnya.

Ke depannya, BRI optimistis terhadap proyeksi kinerja perseroan yang didukung oleh strategi transformasi yang terus berjalan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BRI, Hery Gunardi memberi “petuah” bahwa para investor jangka menengah dan panjang tidak perlu terlalu sering melihat pergerakan harga saham saham. Ia berpendapat bahwa saham-saham blue chips termasuk BBRI tetap menarik untuk investasi jangka panjang, walau secara jangka pendek mengalami fluktuasi.

“Kalau investasi jangka panjang, tidak perlu terlalu melihat naik-turun harga saham. Yang penting fundamentalnya kuat,” kata Hery.

Ia melanjutkan, BBRI menawarkan imbal hasil dividen yang kompetitif, dengan potensi return sekitar 10%-11% per tahun. Angka tersebut, ia bilang lebih tinggi dibandingkan instrumen lain seperti deposito maupun reksa dana pasar uang.

Hery meyakini dengan membaiknya kondisi makroekonomi global dan domestik nanti, saham-saham blue chips akan kembali mencerminkan nilai wajarnya.

“Kalau market membaik, makro ekonomi global dan lokal membaik, saham-saham itu pasti akan ikut naik,” pungkas Hery.

Untuk diketahui, saham BBRI per sesi I perdagangan hari ini sudah terkoreksi 18,03% ke posisi harga 3.000 per saham.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bangun Sekolah Rakyat di Papua, Waskita Perkuat Akses Pendidikan

Bangun Sekolah Rakyat di Papua, Waskita Perkuat Akses Pendidikan

July 7, 2026
Awasi Persaingan Gak Sehat di Lembaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

Awasi Persaingan Gak Sehat di Lembaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

July 7, 2026
Faik Fahmi Ditunjuk Jadi Direktur Utama Pelita Air

Faik Fahmi Ditunjuk Jadi Direktur Utama Pelita Air

July 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .