• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Lari Kencang Sejak Pagi, Teryata Ini Penyebabnya

IHSG Lari Kencang Sejak Pagi, Teryata Ini Penyebabnya

July 28, 2025
PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

October 29, 2026
Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

October 29, 2026
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

October 29, 2026
Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

October 29, 2026
The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

October 29, 2026
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

October 29, 2026
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

October 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

IHSG Lari Kencang Sejak Pagi, Teryata Ini Penyebabnya

1 year ago
in News
IHSG Lari Kencang Sejak Pagi, Teryata Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang pagi ini, Senin (28/7/2025). Indeks dibuka naik 1,25% ke level 7.638,16.

Penguatan ini didukung oleh kenaikan 323 saham. Tercatat hanya 158 saham yang turun dan sisanya atau 472 tidak bergerak. 

Nilai transaksi dalam 10 menit perdagangan mencapai Rp 1,4 triliun yang melibatkan 2,46 miliar saham dalam 171.900 kali transaksi. 

Mengutip Refinitiv, IHSG pagi ini ditopang oleh sektor finansial yang naik 2,06%. Kemudian energi naik 1,14% dan properti 1,02%. 

Bila dirinci, saham asuransi Sinar Mas, SMMA menjadi penggerak terbesar IHSG dengan sumbangsih 36,1 indeks poin. Sejak dibuka saham ini langsung menembus batas auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 20% ke level 27.225. 

Saham sektor finansial lain yang menopang IHSG adalah bank jumbo. BBRI pagi ini naik 1,55% ke level 3.940 dan menyumbang 9,89 indeks poin. Lalu BBCA naik 1,78%, dan BMRI 1,28%. 

Terpantau saham-saham konglomerat yang sebelumnya menopang IHSG tidak berbuat banyak dalam pergerakan IHSG pagi ini. Hanya satu emiten Prajogo Pangestu yang masuk dalam daftar 10 penggerak utama, yakni BREN. 

BREN tercatat naik 1,63% dengan kontribusi minim dibandingkan dengan movers lain, yakni 1,9 indeks poin. 

Menyambut pekan ini, pelaku pasar bersiap menghadapi pekan yang sarat agenda global dari keputusan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed), negosiasi dagang Amerika Serikat (AS)-China, hingga rilis data manufaktur China dan Indonesia.

Sementara itu, euforia pasar domestik tetap perlu dibarengi dengan kewaspadaan. Sebagaimana diketahui, IHSG mencatat kinerja impresif sepanjang pekan perdagangan 21-25 Juli 2025. IHSG ditutup menguat 3,17% secara mingguan ke level 7.543,50 pada Jumat (25/7/2025), mencetak penguatan tiga pekan beruntun sejak awal Juli.

Kenaikan ini mempertegas kekuatan tren bullish di pasar saham domestik. Secara teknikal, IHSG berhasil menembus dua level resistance penting: pertama, di level 7.350 yang terbentuk pada 23 Januari 2025, dan kedua, di rentang 7.464,75-7.530,55 yang sebelumnya tercatat pada 11 Desember 2024.

Breakout di kedua zona ini menjadi sinyal kuat bahwa tren penguatan IHSG saat ini tetap terjaga, meskipun masih ditopang oleh segelintir emiten, terutama saham-saham konglomerat dan euforia atas saham IPO, serta didukung oleh momentum teknikal yang solid.

Akan tetapi sejak awal Juli, IHSG meninggalkan enam area gap teknikal pada grafik harian, hal yang umum terjadi ketika harga naik tajam dalam waktu singkat. Berikut daftar gap yang tercipta:

Gap 1: 6.943,92 – 6.955,45
Gap 2: 7.013,63 – 7.026,48
Gap 3: 7.055,79 – 7.071,34
Gap 4: 7.216,81 – 7.226,11
Gap 5: 7.291,56 – 7.311,91
Gap 6: 7.469,23 – 7.478,36

Dalam analisis teknikal, gap cenderung memiliki kemungkinan untuk ditutup kembali, meskipun waktunya bisa bervariasi dari jangka pendek hingga panjang.

Menariknya, dua zona resistance yang berhasil ditembus kini berpotensi menjadi area support teknikal baru, sesuai prinsip resistance becomes support. Selain menjadi level psikologis penting, kedua area ini juga beririsan dengan beberapa gap yang belum tertutup.

Oleh karena itu, jika terjadi koreksi, IHSG berpeluang menguji kembali level-level tersebut sebagai support dinamis, sekaligus menjadi ujian kekuatan tren naik IHSG ke depan.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Asing Terciduk Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Melemah




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

October 29, 2026
Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

October 29, 2026
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .