• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Meski Hormuz Masih Membara, Harga Minyak Turun Lagi

Meski Hormuz Masih Membara, Harga Minyak Turun Lagi

May 20, 2026
Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Sekarang Tembus US,72 per Barel

Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Sekarang Tembus US$85,72 per Barel

July 15, 2026
RI Ngebut, Mau Bangun ‘Dubai’ Baru di Bali

RI Ngebut, Mau Bangun ‘Dubai’ Baru di Bali

July 15, 2026
Rupiah Menguat 0,17% Pagi Ini, Dolar AS Turun Jadi Rp18.050

Rupiah Menguat 0,17% Pagi Ini, Dolar AS Turun Jadi Rp18.050

July 15, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,47% ke Level 6.068

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,47% ke Level 6.068

July 15, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

July 15, 2026
Bursa Asia Perkasa Hari Ini, Kospi Korea Terbang 6,3%

Bursa Asia Perkasa Hari Ini, Kospi Korea Terbang 6,3%

July 15, 2026
Momentum Penting Sistem Keuangan RI

Momentum Penting Sistem Keuangan RI

July 15, 2026
Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Tak Bergerak

Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Tak Bergerak

July 15, 2026
Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini KalaIHSG Tak Bergerak

Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini KalaIHSG Tak Bergerak

July 15, 2026
BTN Ungkap Paylater Bakal Meluncur Tahun Ini, Sedang Tahap Pengajuan

BTN Ungkap Paylater Bakal Meluncur Tahun Ini, Sedang Tahap Pengajuan

July 15, 2026
Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Stagnan

Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Stagnan

July 15, 2026
Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

Rekening Judol Nambah Terus, Bos OJK Mau Keluarin ‘Jurus’ Ini

July 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Meski Hormuz Masih Membara, Harga Minyak Turun Lagi

2 months ago
in News
Meski Hormuz Masih Membara, Harga Minyak Turun Lagi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali bergerak turun pada perdagangan Rabu pagi (20/5/2026), setelah reli tajam sepanjang pekan lalu mulai kehilangan tenaga.

Pasar perlahan mengurangi premi risiko geopolitik di Timur Tengah, meski jalur energi paling vital dunia, Selat Hormuz, masih berada dalam situasi yang jauh dari normal.

Menurut Refinitiv pada pukul 09.30 WIB, harga minyak Brent kontrak Juli (LCOc1) berada di US$110,86 per barel, turun dibanding penutupan Selasa di US$111,28 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI/CLc1) berada di US$103,66 per barel, melemah cukup dalam dari posisi sebelumnya US$107,77 per barel.

Penurunan ini terjadi setelah lonjakan harga minyak mulai tertahan sejak awal pekan. Dalam dua pekan terakhir, Brent sempat melesat dari US$100,06 per barel pada 7 Mei menjadi puncak US$112,10 per barel pada 18 Mei. Kenaikan hampir 12% itu lahir dari ketegangan perang Iran-Israel yang membuat pasar global cemas terhadap pasokan minyak dunia.



Namun memasuki pertengahan pekan ini, pasar mulai melihat minyak dari Teluk Persia ternyata masih terus bergerak keluar. Reuters melaporkan dua kapal tanker raksasa asal China yang membawa total 4 juta barel minyak mentah akhirnya berhasil keluar dari Selat Hormuz setelah tertahan lebih dari dua bulan di kawasan Teluk.

Kedua VLCC tersebut membawa minyak Irak Basrah dan minyak Qatar al-Shaheen menuju pelabuhan di China. Salah satu kapal, Yuan Gui Yang, mengangkut 2 juta barel minyak Basrah untuk Unipec, unit perdagangan Sinopec. Kapal lainnya, Ocean Lily, membawa kombinasi minyak Irak dan Qatar menuju Fujian.

Informasi ini memberi napas lega bagi pasar. Sebab sejak konflik Iran pecah, kekhawatiran terbesar berada pada kemungkinan terganggunya arus tanker di Selat Hormuz. Jalur sempit tersebut menjadi pintu keluar hampir seperlima perdagangan minyak dunia. Ketika tanker mulai kembali bergerak, pasar mulai menghitung ulang skenario krisis pasokan ekstrem.

Meski demikian, situasi masih sangat rapuh. Reuters menyebut kapal-kapal tanker kini harus melewati rute transit tertentu yang diperintahkan Iran. Artinya, lalu lintas energi global memang belum lumpuh, tetapi bergerak di bawah tekanan politik dan militer yang berat.

Pergerakan harga minyak beberapa hari terakhir memperlihatkan bagaimana pasar sedang berada di antara dua kutub. Di satu sisi, pasokan fisik minyak masih keluar dari Timur Tengah. Di sisi lain, risiko eskalasi tetap besar. Satu serangan terhadap fasilitas minyak, tanker, atau penutupan jalur laut dapat langsung mengerek harga kembali menembus level tertinggi tahun ini.

Volatilitas pun masih sangat tinggi. Dalam rentang kurang dari dua pekan, Brent bergerak dari US$100 ke atas US$112 sebelum akhirnya kembali terkoreksi ke kisaran US$110. WTI mengalami pola serupa, naik dari US$94,81 per barel pada 7 Mei menjadi US$108,66 pada 18 Mei, lalu jatuh ke US$103,66 pagi ini.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Sekarang Tembus US,72 per Barel

Harga Minyak Dunia Terus Meroket, Sekarang Tembus US$85,72 per Barel

July 15, 2026
RI Ngebut, Mau Bangun ‘Dubai’ Baru di Bali

RI Ngebut, Mau Bangun ‘Dubai’ Baru di Bali

July 15, 2026
Rupiah Menguat 0,17% Pagi Ini, Dolar AS Turun Jadi Rp18.050

Rupiah Menguat 0,17% Pagi Ini, Dolar AS Turun Jadi Rp18.050

July 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .