• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Masih Jadi Arena Pembantaian, Sesi 1 Turun 3,48%!

IHSG Masih Jadi Arena Pembantaian, Sesi 1 Turun 3,48%!

June 4, 2026
5 Alasan ASN Bolos Kerja: Tempat Kerja Jauh-Masalah Ekonomi

5 Alasan ASN Bolos Kerja: Tempat Kerja Jauh-Masalah Ekonomi

July 11, 2026
Saham JELI & BACH Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat

Saham JELI & BACH Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat

July 11, 2026
Teknologi Canggih, PHR Kontrol Aktivitas Migas Lewat 1 Ruangan

Teknologi Canggih, PHR Kontrol Aktivitas Migas Lewat 1 Ruangan

July 11, 2026
Ada Diskon 50%+20%, Harga Kasur Cuma Segini di Transmart

Ada Diskon 50%+20%, Harga Kasur Cuma Segini di Transmart

July 11, 2026
Buron Asuransi RI Diburu Interpol, Ketahuan Hidup Mewah di Amerika

Buron Asuransi RI Diburu Interpol, Ketahuan Hidup Mewah di Amerika

July 11, 2026
Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

July 11, 2026
The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

July 11, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Soal Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Soal Proyek Mobil Nasional Probowo

July 11, 2026
PT Garam Incar Produksi 140 Ribu Ton Garam di Ladang K-SIGN NTT

PT Garam Incar Produksi 140 Ribu Ton Garam di Ladang K-SIGN NTT

July 11, 2026
Polisi Resmi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Polisi Resmi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

July 11, 2026
Raja Ritel Indonesia Tumbang Seketika, Diambil Alih Keluarga Riady

Raja Ritel Indonesia Tumbang Seketika, Diambil Alih Keluarga Riady

July 11, 2026
Kelompok Bersenjata Culik Menteri RI, Dicurigai Intel Asing

Kelompok Bersenjata Culik Menteri RI, Dicurigai Intel Asing

July 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 11, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Masih Jadi Arena Pembantaian, Sesi 1 Turun 3,48%!

1 month ago
in Market
IHSG Masih Jadi Arena Pembantaian, Sesi 1 Turun 3,48%!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum berakhir. Perdagangan sesi 1 ditutup turun 206,81 poin atau -3,48% ke level 5.734,26. 

Sebagaimana diketahui, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup anjlok 4,11% dengan mayoritas emiten berada di zona merah. 

Sejak pagi, IHSG langsung membuka perdagangan di zona merah. Tidak butuh waktu lama untuk IHSG terjun bebas meninggalkan level 5.800 atau turun lebih dari 2% dari harga penutupan kemarin. 

Mayoritas emiten masih mengalami tekanan jual. Sebanyak 716 berada di zona merah dan hanya 68 yang berhasil bergerak naik. Sementara itu sebanyak 175 emiten stagnan. 

Nilai transaksi siang ini terbilang ramai, yakni Rp 12,72 triliun dengan volume mencapai Rp 20,87 miliar dalam 1,36 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat menguap Rp 364 triliun sepanjang sesi 1. 

Mengutip Refinitiv, sektor properti dan bahan baku mengalami koreksi paling dalam, yakni -6,44% dan 5,7%. Koreksi paling kecil dialami oleh teknologi yang tercatat turun 1,96%. 

Seluruh saham bank jumbo menjadi pemberat utama IHSG siang ini. Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menduduki peringkat teratas top laggards dengan kontribusi -18,74 poin dan -17,25 poin. 

Di urutan kelima ditempati oleh Bank Mandiri (BMRI) dengan bobot -7,82 poin. Di antara saham bank jumbo, terselip emiten Prajogo Pangestu, yakni Barito Pacific (BRPT) dengan sumbangsih -10,13 poin dan Astra (ASII) -7,98 poin. 

Adapun penurunan indeks secara berkelanjutan ini mengonfirmasi bahwa IHSG telah terperosok kembali dan menyentuh level terendah sejak 1 Desember 2020, merefleksikan valuasi agregat pasar yang setara dengan kondisi ketidakpastian pada era pandemi Covid-19.

Koreksi lanjutan pada indeks acuan ini masih dipicu oleh akumulasi sentimen makroekonomi dan institusional yang belum mereda. Efek dari penurunan prospek (outlook) Danantara Investment Management pada hari sebelumnya terus memberikan tekanan pada preferensi risiko investor institusional.

Tekanan di pasar ekuitas ini berjalan beriringan dengan depresiasi nilai tukar Rupiah yang kini telah menembus level psikologis baru, yakni di angka Rp18.000 per Dolar Amerika Serikat.

Pelemahan mata uang yang signifikan ini menimbulkan kekhawatiran rasional dari para pelaku pasar terhadap potensi lonjakan beban operasional emiten yang memiliki kewajiban valuta asing dalam porsi besar.

Tingkat kerentanan bursa saham saat ini berada pada fase yang krusial, mengingat publikasi pemeringkatan dari S&P Global Ratings-yang rumornya telah memicu aksi jual-belum dirilis secara resmi. Di samping itu, volatilitas pasar juga didorong oleh sikap antisipatif investor menjelang dua agenda penting dari MSCI.

Lembaga penyedia indeks global tersebut dijadwalkan akan mempublikasikan Market Accessibility Review pada tanggal 19 Juni, yang kemudian akan disusul oleh pengumuman Classification Review pada tanggal 24 Juni.

Risiko yang mengiringi potensi penyesuaian evaluasi dan klasifikasi dari MSCI tersebut secara logis mendorong investor, khususnya pemodal asing, untuk mempercepat langkah mitigasi dengan mengurangi eksposur aset berisiko di pasar modal Indonesia sebelum pengumuman dilakukan.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
5 Alasan ASN Bolos Kerja: Tempat Kerja Jauh-Masalah Ekonomi

5 Alasan ASN Bolos Kerja: Tempat Kerja Jauh-Masalah Ekonomi

July 11, 2026
Saham JELI & BACH Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat

Saham JELI & BACH Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat

July 11, 2026
Teknologi Canggih, PHR Kontrol Aktivitas Migas Lewat 1 Ruangan

Teknologi Canggih, PHR Kontrol Aktivitas Migas Lewat 1 Ruangan

July 11, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .