• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp18.050

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp18.050

June 5, 2026
Buron Asuransi RI Diburu Interpol, Ketahuan Hidup Mewah di Amerika

Buron Asuransi RI Diburu Interpol, Ketahuan Hidup Mewah di Amerika

July 11, 2026
Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

July 11, 2026
The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

July 11, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Soal Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Soal Proyek Mobil Nasional Probowo

July 11, 2026
PT Garam Incar Produksi 140 Ribu Ton Garam di Ladang K-SIGN NTT

PT Garam Incar Produksi 140 Ribu Ton Garam di Ladang K-SIGN NTT

July 11, 2026
Polisi Resmi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Polisi Resmi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

July 11, 2026
Raja Ritel Indonesia Tumbang Seketika, Diambil Alih Keluarga Riady

Raja Ritel Indonesia Tumbang Seketika, Diambil Alih Keluarga Riady

July 11, 2026
Kelompok Bersenjata Culik Menteri RI, Dicurigai Intel Asing

Kelompok Bersenjata Culik Menteri RI, Dicurigai Intel Asing

July 11, 2026
Instrumen Pilihan Investor Kakap Saat Pasar Dibayangi Risiko

Instrumen Pilihan Investor Kakap Saat Pasar Dibayangi Risiko

July 11, 2026
Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

July 11, 2026
Putar Otak Pengusaha Mobil Bekas Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

Putar Otak Pengusaha Mobil Bekas Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

July 11, 2026
Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

July 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 11, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp18.050

1 month ago
in ENTREPRENEUR
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp18.050
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (5/6/2026.

Melansir data Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp18.050/US$.

Pelemahan ini melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (4/6/2026), mata uang Garuda ditutup melemah 0,45% ke level Rp18.020/US$. Posisi tersebut sekaligus menjadi level terlemah sepanjang sejarah rupiah terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB terpantau bergerak stabil di level 99,438. Pada perdagangan sebelumnya, DXY ditutup melemah 0,12%.


Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan dapat dipengaruhi oleh arah dolar AS di pasar global sebagai respons pasar terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah.

Upaya Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan perang di Timur Tengah dan mendorong kesepakatan damai dengan Teheran kembali menghadapi hambatan baru. Milisi Hizbullah yang didukung Iran menolak gencatan senjata baru di Lebanon pada Kamis kemarin, sementara Israel menyatakan tidak akan menarik pasukannya dari negara tersebut.

Ketegangan yang kembali meningkat pekan ini, termasuk kontak senjata antara pasukan Iran dan AS, telah mendorong harga minyak Brent bertahan di atas US$90 per barel. Kenaikan harga minyak ini ikut menopang dolar AS melalui arus permintaan terhadap aset aman atau safe haven.

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pergerakan rupiah di level Rp18.000/US$ masih berada dalam kendali Bank Indonesia (BI).

“Semuanya masih di bawah kendali mereka. Saya serahkan rupiah ke mereka,” kata Purbaya di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Purbaya juga memastikan pemerintah belum berencana menggelar rapat dadakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di luar jadwal berkala untuk merespons tekanan rupiah.

“Nanti Anda melihat saya panik. Jadi enggak (rapat dadakan KSSK), pada dasarnya BI masih menjalankan kebijakan dengan baik,” tegas Purbaya.

Sebelumnya, BI juga telah menjelaskan bahwa pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik.

“Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali tereskalasi dan menghambat prospek damai, sehingga mendorong harga minyak tetap tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global serta arus dana keluar dari negara emerging,” kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangan tertulis.

“Selain itu kebutuhan domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran ULN,” tambahnya.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Buron Asuransi RI Diburu Interpol, Ketahuan Hidup Mewah di Amerika

Buron Asuransi RI Diburu Interpol, Ketahuan Hidup Mewah di Amerika

July 11, 2026
Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

July 11, 2026
The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

July 11, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .