• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865

June 12, 2026
IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

July 8, 2026
Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

July 8, 2026
Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

July 8, 2026
Penampakan Kota China Tenggelam, Warga Dievakuasi Pakai Perahu

Penampakan Kota China Tenggelam, Warga Dievakuasi Pakai Perahu

July 7, 2026
Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

July 7, 2026
Sipasti Jadi Acuan Pemda Susun Perhitungan Biaya

Sipasti Jadi Acuan Pemda Susun Perhitungan Biaya

July 7, 2026
KPK dan PU Luncurkan Sipasti,Untuk Pencegahan Korupsi Proyek

KPK dan PU Luncurkan Sipasti,Untuk Pencegahan Korupsi Proyek

July 7, 2026
Purbaya Respons Soal Risiko Praktik ‘Capital Round Tripping’ di PFII

Purbaya Respons Soal Risiko Praktik ‘Capital Round Tripping’ di PFII

July 7, 2026
Prabowo Dorong Sabang – Andaman Jadi Penghubung Strategis RI

Prabowo Dorong Sabang – Andaman Jadi Penghubung Strategis RI

July 7, 2026
Prabowo Ingin QRIS Bisa Dipakai di India

Prabowo Ingin QRIS Bisa Dipakai di India

July 7, 2026
Modi Sepakat Resmikan 16 Kerja Sama Strategis RI-India

Modi Sepakat Resmikan 16 Kerja Sama Strategis RI-India

July 7, 2026
Momen Pidato Perdana Modi di DPR Dibuka dengan Ucap ‘Selamat Siang’

Momen Pidato Perdana Modi di DPR Dibuka dengan Ucap ‘Selamat Siang’

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 8, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865

4 weeks ago
in News
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil mengakhiri perdagangan akhir pekan di zona hijau. Mata uang Garuda menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (12/6/2026), di tengah berlangsungnya aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup terapresiasi 0,61% ke posisi Rp17.865/US$. Posisi ini membuat rupiah semakin menjauh dari level psikologis Rp18.000/US$ dan mulai mendekati area Rp17.800/US$.

Penguatan rupiah sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Rupiah dibuka menguat 0,42% ke level Rp17.900/US$. Meski demikian, pergerakan rupiah tidak sepenuhnya mulus karena sempat melemah ke Rp17.965/US$ sebelum akhirnya kembali menguat hingga penutupan perdagangan.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau bergerak stabil di level 99,875. Pada perdagangan sebelumnya, DXY melemah 0,09%.


Penguatan rupiah terjadi seiring melemahnya dolar AS di pasar global. Koreksi greenback membuka ruang penguatan bagi sejumlah mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Dolar AS sebelumnya melemah terhadap sejumlah mata uang utama setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer baru ke Iran pada menit-menit terakhir. Trump menyebut negosiasi dengan Teheran mulai mengarah pada kemungkinan tercapainya kesepakatan.

Secara umum, dolar AS cenderung menguat ketika ketidakpastian geopolitik meningkat karena investor memburu aset aman, termasuk obligasi pemerintah AS. Sebaliknya, dolar biasanya melemah ketika harapan damai meningkat dan aliran dana kembali masuk ke aset berisiko.

Di dalam negeri, penguatan rupiah juga terjadi di tengah berlangsungnya aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta. Meski demikian, tekanan dari faktor domestik tersebut belum mampu menahan penguatan rupiah pada perdagangan hari ini.

Ekonom senior Raden Pardede mengatakan kuat atau lemahnya rupiah dapat dilihat dari kondisi cadangan devisa dan neraca pembayaran atau balance of payment/BOP.

“Jadi, kalau kita lihat rupiah itu faktor apa yang menentukan naik atau turunnya, sebetulnya, bisa dilihat dari cadangan devisanya cukup atau tidak. Kemudian yang berikutnya adalah bagaimana kondisi balance of payment,” kata Raden dalam acara KONEKSI CNBC Indonesia, dikutip pada Jumat (12/6/2026).

Raden menjelaskan, jika neraca pembayaran masih menunjukkan kondisi positif, maka cadangan devisa nasional juga masih kuat. Dengan begitu, pemerintah dan otoritas moneter masih memiliki amunisi untuk menjaga stabilitas rupiah.

Dengan penguatan hari ini, rupiah menutup pekan dengan hasil positif. Pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh arah dolar AS, perkembangan geopolitik global, serta keyakinan pasar terhadap daya tahan dalam negeri. 

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

July 8, 2026
Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

July 8, 2026
Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

July 8, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .