• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Usai Bagi Dividen Jumbo, Analis Ungkap Prospek Bisnis Antam

Usai Bagi Dividen Jumbo, Analis Ungkap Prospek Bisnis Antam

June 12, 2026
IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

July 8, 2026
Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

July 8, 2026
Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

July 8, 2026
Penampakan Kota China Tenggelam, Warga Dievakuasi Pakai Perahu

Penampakan Kota China Tenggelam, Warga Dievakuasi Pakai Perahu

July 7, 2026
Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

July 7, 2026
Sipasti Jadi Acuan Pemda Susun Perhitungan Biaya

Sipasti Jadi Acuan Pemda Susun Perhitungan Biaya

July 7, 2026
KPK dan PU Luncurkan Sipasti,Untuk Pencegahan Korupsi Proyek

KPK dan PU Luncurkan Sipasti,Untuk Pencegahan Korupsi Proyek

July 7, 2026
Purbaya Respons Soal Risiko Praktik ‘Capital Round Tripping’ di PFII

Purbaya Respons Soal Risiko Praktik ‘Capital Round Tripping’ di PFII

July 7, 2026
Prabowo Dorong Sabang – Andaman Jadi Penghubung Strategis RI

Prabowo Dorong Sabang – Andaman Jadi Penghubung Strategis RI

July 7, 2026
Prabowo Ingin QRIS Bisa Dipakai di India

Prabowo Ingin QRIS Bisa Dipakai di India

July 7, 2026
Modi Sepakat Resmikan 16 Kerja Sama Strategis RI-India

Modi Sepakat Resmikan 16 Kerja Sama Strategis RI-India

July 7, 2026
Momen Pidato Perdana Modi di DPR Dibuka dengan Ucap ‘Selamat Siang’

Momen Pidato Perdana Modi di DPR Dibuka dengan Ucap ‘Selamat Siang’

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 8, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Usai Bagi Dividen Jumbo, Analis Ungkap Prospek Bisnis Antam

4 weeks ago
in News
Usai Bagi Dividen Jumbo, Analis Ungkap Prospek Bisnis Antam
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam telah memutuskan untuk membagikan dividen jumbo senilai Rp 5,04 triliun atau setara Rp 210 per saham dari laba tahun buku 2025. Hal ini telah disetujui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026).

Senior Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menuturkan, secara fundamental, Antam masih memiliki posisi keuangan yang solid. Hal ini didukung oleh struktur neraca yang sehat dan likuiditas yang kuat.

Di samping itu, konsistensi Antam dalam membagikan dividen mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham. Aksi korporasi ini pun menunjukkan sisi arus kas (cash flow) operasional perusahaan berada dalam kondisi yang tangguh.

“Ke depannya, profitabilitas Antam akan tetap terjaga berkat efisiensi biaya operasional yang terus dilakukan serta optimalisasi volume produksi pada komoditas inti mereka,” ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Jumat (12/6/2026).

Selanjutnya, dia menilai bahwa prospek Antam masih cerah pada masa mendatang. Hal ini dipengaruhi oleh sentimen ketidakpastian geopolitik dan makroekonomi yang memicu kenaikan harga emas dunia.

Tak hanya itu, kebijakan suku bunga acuan dari The Fed nanti diharapkan mampu menjaga daya tarik emas sebagai aset safe haven. Kondisi ini membuat margin laba dari divisi pemurnian logam mulia Antam diprediksi akan sangat kuat pada tahun 2026.

Di sisi lain, regulasi terkait pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik juga bakal mempengaruhi kinerja Antam. Pasalnya, Antam juga berfokus pada bisnis nikel maupun feronikel yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Selain itu, melalui Indonesia Battery Corporation (IBC), Antam turut bekerja sama dengan CATL dan LG Energy Solution untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Bahkan lanjutnya, kebijakan pemerintah yang semakin ketat terhadap ekspor bahan mentah justru menguntungkan Antam, karena mereka sudah memiliki infrastruktur pengolahan (smelter feronikel) yang mapan.

Bukan hanya itu, Nafan juga melihat fenomena peningkatan minat masyarakat terhadap program cicil emas bakal memberikan dampak positif yang nyata bagi Antam. Sebagai produsen emas batangan Logam Mulia terbesar di Indonesia yang memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA), Antam jelas punya modal kuat baik dari sisi hulu maupun hilir.

“Banyak institusi perbankan, pegadaian, maupun platform digital yang menyediakan layanan cicil emas menyerap pasokan emas batangan mereka langsung dari Antam untuk menjaga standar kualitas dan kepercayaan nasabah. Ini tentu memperluas basis pasar ritel domestik Antam,” kata Nafan.

Senada, Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia, Muhammad Wafi menyebutkan, Antam masih memiliki fundamental solid mengingat diversifikasi emas, nikel, dan alumina menjadi keunggulan struktural bagi perusahaan. Keputusan pembagian dividen tunai yang mencapai Rp 5,04 triliun mencerminkan arus kas perusahaan yang sehat.

“Prospek masih positif. Katalisnya berasal dari harga emas yang masih di atas US$ 4.000, proyek SGAR beroperasi, dan pelemahan rupiah menguntungkan emiten dengan pendapatan dolar AS,” ungkap Wafi.

Wafi juga menilai, program Cicil Emas akan berdampak langsung terhadap Antam. Sebab, Antam berpotensi memperoleh margin lebih tinggi dari volume penjualan lewat program tersebut. Ditambah lagi, kontribusi segmen emas mencapai lebih dari 60% terhadap total pendapatan Antam.

Tak hanya itu, Antam juga masih berstatus sebagai proxy saham emas di pasar Indonesia. Emiten ini memiliki keunggulan sebagai BUMN dengan porsi pangsa pasar emas terbesar di Indonesia, baik sebagai produsen di sektor hulu maupun penjual emas batangan di sektor hilir.

“Ya, (Antam) proxy emas terbaik di BEI. Lebih dari 60% pendapatan dari emas. Segmen nikel dan alumina juga menjadi buffer tambahan saat emas koreksi,” imbuh dia.

Untuk ke depannya, Wafi bilang Antam perlu memastikan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dapat disetujui, produksi berjalan sesuai rencana, melakukan lindung nilai (hedging) sebagian pendapatan saat harga tinggi, serta mengefisiensikan All In Sustaining Cost (AISC). Bagi investor pemegang saham Antam, mereka juga perlu memantau perkembangan harga emas dunia dan kurs rupiah.

(dpu/dpu)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

July 8, 2026
Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

July 8, 2026
Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

July 8, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .