• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Strong di Rp 17.865/US$, Bos BI Ungkap Pemicunya

Rupiah Ditutup Strong di Rp 17.865/US$, Bos BI Ungkap Pemicunya

June 12, 2026
Bank Dunia Soroti Isu MSCI di Pasar Modal RI, Ini Penjelasannya

Bank Dunia Soroti Isu MSCI di Pasar Modal RI, Ini Penjelasannya

June 12, 2026
PT Timah Jajaki Kerja Sama dengan ‘Raksasa dari China’

PT Timah Jajaki Kerja Sama dengan ‘Raksasa dari China’

June 12, 2026
Cadangan Menipis, PT Timah Bakal Nambang hingga Kedalaman 80 Meter

Cadangan Menipis, PT Timah Bakal Nambang hingga Kedalaman 80 Meter

June 12, 2026
Phapros (PEHA) Bidik Laba Double Digit 2026, Bos Besar Ungkap Jurusnya

Phapros (PEHA) Bidik Laba Double Digit 2026, Bos Besar Ungkap Jurusnya

June 12, 2026
Meski Pendapatan Turun, Laba Emiten Grup Bakrie (BNBR) Melonjak 49,6%

Meski Pendapatan Turun, Laba Emiten Grup Bakrie (BNBR) Melonjak 49,6%

June 12, 2026
ACES Bagi Dividen Tunai Rp548,2 M, Cek Jadwalnya!

ACES Bagi Dividen Tunai Rp548,2 M, Cek Jadwalnya!

June 12, 2026
Direktur Pengembangan Usaha Diganti, Ini Susunan Terbaru Pengurus TINS

Direktur Pengembangan Usaha Diganti, Ini Susunan Terbaru Pengurus TINS

June 12, 2026
Warga Lansia Bertambah, Prospek Bisnis Senior Living Meningkat

Warga Lansia Bertambah, Prospek Bisnis Senior Living Meningkat

June 12, 2026
Direktur Pengembangan Usaha Diganti, Ini Susunan TerbaruPengurus TINS

Direktur Pengembangan Usaha Diganti, Ini Susunan TerbaruPengurus TINS

June 12, 2026
Tok! PT Timah (TINS) Sepakat Bagi Dividen Rp 656,8 Miliar

Tok! PT Timah (TINS) Sepakat Bagi Dividen Rp 656,8 Miliar

June 12, 2026
BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp19,02 T dalam 2 Hari Terakhir

BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp19,02 T dalam 2 Hari Terakhir

June 12, 2026
IHSG Happy Weekend, Melesat 2,07% Balik ke Level 6.000

IHSG Happy Weekend, Melesat 2,07% Balik ke Level 6.000

June 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, June 12, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Ditutup Strong di Rp 17.865/US$, Bos BI Ungkap Pemicunya

9 hours ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Ditutup Strong di Rp 17.865/US$, Bos BI Ungkap Pemicunya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mengklaim penguatan nilai tukar rupiah pada akhir pekan ini didorong oleh respons positif dari pasar terhadap kebijakan bank sentral, termasuk kenaikan suku bunga acuan, BI Rate.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup terapresiasi 0,61% ke posisi Rp17.865/US$. Posisi ini membuat rupiah semakin menjauh dari level psikologis Rp18.000/US$ dan mulai mendekati area Rp17.800/US$.

Deputi Gubernur BI Destry Damayanti menegaskan perkembangan ini mencerminkan respons positif pasar terhadap bauran kebijakan Bank Indonesia.

Kebijakan tersebut meliputi kenaikan BI-Rate menjadi 5,50%, penguatan struktur suku bunga SRBI, pemberian insentif hedging swap bagi investor asing, pembukaan akses repo untuk mendukung likuiditas perbankan, serta peningkatan intensitas operasi moneter rupiah dan valuta asing.

“Langkah-langkah tersebut juga didukung oleh sinergi yang erat antara Bank Indonesia dan Pemerintah,” kata Destry, dalam pernyataan resminya, Jumat (12/6/2026).

Pasca kenaikan BI Rate, menurut Destry, aliran masuk modal asing mengalami perkembangan positif, didukung oleh daya tarik instrumen keuangan domestik. Tingginya minat investor global tecermin dari peningkatan inflows transaksi SRBI nonresiden dan SBN yang pada tanggal 10 dan 11 Juni 2026 masing-masing tercatat sebesar Rp15,11 triliun dan Rp3,91 triliun.

“Aliran masuk modal asing juga terjadi pada obligasi internasional Danantara yang penjualan perdananya berhasil mencapai Rp26,9 triliun. Perkembangan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap aset-aset domestik,” paparnya.

Selain itu, Destry menegaskan ketahanan eksternal semakin diperkuat melalui kerja sama keuangan antara Bank Indonesia, People’s Bank of China (PBOC) dan Hong Kong Monetary Authority (HKMA).

Terdapat 3 kesepakatan yang dihasilkan, yaitu sinergi memperkuat tidak hanya ketahanan keuangan masing-masing negara melainkan stabilitas keuangan yang regional yang lebih luas, penguatan Bilateral Currency Swap Agrrement (BCSA), serta penguatan komitmen penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral melalui perluasan Local Currency Transaction (LCT).

“Langkah tersebut akan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah,” paparnya.

Destry pun memastikan Bank Indonesia akan terus hadir di pasar, mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan secara konsisten dan terukur, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

“Dengan berbagai perkembangan diatas, diyakini rupiah akan terus menguat terhadap US dolar menuju ke level fundamentalnya,” tegas Destry.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bank Dunia Soroti Isu MSCI di Pasar Modal RI, Ini Penjelasannya

Bank Dunia Soroti Isu MSCI di Pasar Modal RI, Ini Penjelasannya

June 12, 2026
PT Timah Jajaki Kerja Sama dengan ‘Raksasa dari China’

PT Timah Jajaki Kerja Sama dengan ‘Raksasa dari China’

June 12, 2026
Cadangan Menipis, PT Timah Bakal Nambang hingga Kedalaman 80 Meter

Cadangan Menipis, PT Timah Bakal Nambang hingga Kedalaman 80 Meter

June 12, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .