• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ketika Cabai Lebih Mahal dari Daging, Bos BI Buka Suara

Ketika Cabai Lebih Mahal dari Daging, Bos BI Buka Suara

June 24, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.940

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.940

July 3, 2026
Breaking News, IHSG Dibuka Lompat 2% Lebih

Breaking News, IHSG Dibuka Lompat 2% Lebih

July 3, 2026
Investor Cabut dari Saham Teknologi, Bursa Asia Dibuka Beragam

Investor Cabut dari Saham Teknologi, Bursa Asia Dibuka Beragam

July 3, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

July 3, 2026
IHSG Lanjut Menguat, Asing Kompak Buang 10 Saham Ini

IHSG Lanjut Menguat, Asing Kompak Buang 10 Saham Ini

July 3, 2026
Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing

Ramai Isu Tarik Dana dari RI, Ini Penjelasan Bank-Bank Asing

July 3, 2026
Asing Koleksi 10 Saham Ini Saat IHSG Hijau & Transaksi Bursa Sepi

Asing Koleksi 10 Saham Ini Saat IHSG Hijau & Transaksi Bursa Sepi

July 3, 2026
Harga Emas Bertengger di Atas US.000, Bagaimana Prospek Saham Antam?

Harga Emas Bertengger di Atas US$4.000, Bagaimana Prospek Saham Antam?

July 3, 2026
Diungkap Purbaya Begini Konsep Besar PFII

Diungkap Purbaya Begini Konsep Besar PFII

July 3, 2026
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ketika Cabai Lebih Mahal dari Daging, Bos BI Buka Suara

1 week ago
in Lifestyle
Ketika Cabai Lebih Mahal dari Daging, Bos BI Buka Suara
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan adanya faktor inflasi pangan membuat harga cabai kerap lebih mahal dari harga daging. Fenomena ini sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan munculnya fenomena harga cabai lebih mahal dari harga daging di momen tertentu terjadi karena adanya volatile food inflation atau inflasi makanan yang berfluktuasi.

“Inflasi kan harus dilihat dari sumbernya. Ada sumber inflasi yang penyebabnya dari pangan, namanya volatile food inflation. Terkait pangan berkaitan dengan ada satu masa namanya harga cabai bisa di atas harga daging gitu ya. Secara common sense, kok bisa harga cabai di atas daging, memang stoknya enggak ada? Atau bagaimana,” kata Destry dalam Economic Update 2026 CNBC Indonesia dikutip Rabu (24/6/2026).

Pihaknya pun tidak menampik fenomena tersebut. Namun, untuk mengantisipasi agar fenomena tersebut tidak berlangsung lama, BI juga berperan aktif agar beberapa daerah, terutama daerah yang memiliki kantor perwakilan BI bisa meminimalisir dampak dari inflasi makanan yang berfluktuasi.

“Jadi, Bank Indonesia punya program yang bekerja sama antara 46 kantor perwakilan Bank di seluruh Indonesia dengan pemerintah daerah dan lembaga setempat, untuk bisa mengadress beberapa isu nasional, salah satunya penanganan inflasi, terkhusus inflasi pangan,” lanjutnya.

Dalam kerja sama tersebut, BI akan menjadi advisor memberikan masukan kepada pemerintah daerah terkait sumber inflasi, agar tingkat inflasi daerah setempat bisa diminimalisir.

“Kita sebagai advisor memberikan masukan kepada pemerintah daerah, kemudian kita juga lihat sumber inflasinya apa di daerah ini. Kalau misalnya pangan, oke, Bank Indonesia bersama-sama dengan yang lain, kita bantu misalnya apakah petani mau kita bantu dengan smart farming atau banyak hal lah misalnya UMKM disana, kita berdayakan juga,” terangnya.

Hal ini, menurutnya, BI hadir karena menjaga stabilitas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, terutama di daerah-daerah.

“Jadi artinya kita jaga stabilitas tapi kan gak berarti kita mengabaikan pertumbuhan. Oleh karena itu, pertumbuhan selain dari kebijakan yang makroprudensial kita jalankan, juga kita jalankan kebijakan ekonomi regional, dimana kita mengoptimalkan keberadaan 46 kantor perwakilan kami di daerah dan 5 kantor cabang di luar negeri,” katanya.

Selain itu, BI berupaya memberdayakan di masyarakat lokal. BI selalu mencari tahu cara membawa produk pertanian Indonesia untuk go internasional.

“Kita juga cari kalau ada yang potensi untuk kita bawa go global, kita akan bekerjasama dengan kantor perwakilan kami di luar, untuk bisa mencari kira-kira ada gak buyer di global yang cocok gitu,” pungkasnya.

(chd/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.940

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.940

July 3, 2026
Breaking News, IHSG Dibuka Lompat 2% Lebih

Breaking News, IHSG Dibuka Lompat 2% Lebih

July 3, 2026
Investor Cabut dari Saham Teknologi, Bursa Asia Dibuka Beragam

Investor Cabut dari Saham Teknologi, Bursa Asia Dibuka Beragam

July 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .