• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Perusahaan Genset Grup Djarum (BACH) Tetapkan Harga IPO Rp442

Perusahaan Genset Grup Djarum (BACH) Tetapkan Harga IPO Rp442

July 1, 2026
Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

July 3, 2026
OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

July 3, 2026
Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

July 3, 2026
Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

July 3, 2026
Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

July 3, 2026
Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

July 3, 2026
Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

July 3, 2026
Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

July 3, 2026
Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

July 3, 2026
Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

July 3, 2026
Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

July 3, 2026
BEI Lelang 11 Saham Bursa Bulan Depan, Ini Syarat Pesertanya

BEI Lelang 11 Saham Bursa Bulan Depan, Ini Syarat Pesertanya

July 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Perusahaan Genset Grup Djarum (BACH) Tetapkan Harga IPO Rp442

2 days ago
in News
Perusahaan Genset Grup Djarum (BACH) Tetapkan Harga IPO Rp442
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten infrastruktur telekomunikasi PT Bach Multi Global Tbk (BACH) telah menetapkan harga penawaran sebesar Rp442 per saham untuk melatai di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Angka ini berada di tengah-tengah antara harga penawaran awal (bookbuilding) yang dilaksanakan pada tanggal 22–24 Juni 2026. Pada saat itu, perseroan menetapkan harga pada kisaran harga Rp400 hingga Rp500 per saham.

Berdasarkan prospektus awal yang diterbitkan perseroan, BACH menawarkan sebanyak 615 juta saham baru atau setara 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dengan demikian, perseroan berpotensi meraup dana segar sebesar Rp271,83 miliar dari penawaran umum perdana saham (IPO) tersebut.

Adapun pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 7 Juli 2026. Penjamin pelaksana emisi efek dalam IPO ini adalah PT Erdikha Elit Sekuritas.

Perseroan mengungkapkan, dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan modal kerja. Sekitar Rp91,02 miliar akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman kepada PT Bank Permata Tbk, sementara sisanya sekitar Rp213,48 miliar dialokasikan sebagai modal kerja untuk mendukung operasional dan pembayaran kepada pemasok.

BACH saat ini menjalankan dua lini bisnis utama, yakni penjualan dan penyewaan genset serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi. Perseroan menilai kedua sektor tersebut masih memiliki prospek pertumbuhan yang positif seiring meningkatnya kebutuhan pasokan listrik cadangan dan ekspansi infrastruktur digital di Indonesia.

Yang menarik, IPO ini juga berlangsung di tengah perubahan struktur kepemilikan perusahaan. Sebelum IPO, PT Bach Multi Sukses Investama (BMSI) tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 61,55%, sementara PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) menggenggam 30% saham perseroan.

Setelah IPO, porsi kepemilikan BMSI akan terdilusi menjadi sekitar 52,32% dan GTP menjadi 25,49%, sedangkan masyarakat akan menguasai 15,06% saham perseroan. Namun, struktur tersebut belum menjadi komposisi final lantaran GTP telah menyatakan akan mengeksekusi hak opsi untuk membeli 1,04 miliar saham milik BMSI.

Setelah transaksi tersebut rampung, GTP akan menguasai 51% saham BACH dan menjadi pemegang saham pengendali, sementara kepemilikan BMSI turun menjadi sekitar 26,81%.

Sebagai informasi, GTP adalah perusahaan milik PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang dikendalikan oleh kelompok usaha Djarum.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

July 3, 2026
OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

July 3, 2026
Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

July 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .