• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Yen Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Beragam

Yen Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Beragam

July 1, 2026
Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

July 3, 2026
Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

July 3, 2026
Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

July 3, 2026
Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

July 3, 2026
Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

July 3, 2026
Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

July 3, 2026
Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

July 3, 2026
BEI Lelang 11 Saham Bursa Bulan Depan, Ini Syarat Pesertanya

BEI Lelang 11 Saham Bursa Bulan Depan, Ini Syarat Pesertanya

July 3, 2026
UBS Pangkas Proyeksi Harga Emas di 2026 Jadi USD 5.500 per Troy Ons

UBS Pangkas Proyeksi Harga Emas di 2026 Jadi USD 5.500 per Troy Ons

July 3, 2026
Happy Weekend! Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp17.945

Happy Weekend! Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp17.945

July 3, 2026
Dirut BRI Ungkap Alasan Buyback Saham Rp 500 Miliar

Dirut BRI Ungkap Alasan Buyback Saham Rp 500 Miliar

July 3, 2026
Terungkap! PT Pos Diduga Rekayasa Keuangan

Terungkap! PT Pos Diduga Rekayasa Keuangan

July 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Yen Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Beragam

2 days ago
in ENTREPRENEUR
Yen Jepang Anjlok, Bursa Asia Dibuka Beragam
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Asia-Pasifik dibuka bervariasi pada perdagangan Rabu (2/7/2026) di tengah pelemahan yen Jepang ke level terendah dalam 40 tahun terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelaku pasar juga mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral AS serta sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis hari ini.

Data LSEG menunjukkan yen Jepang melemah hingga menyentuh level 162,28 per dolar AS, memperpanjang pelemahan dari sesi sebelumnya. Kondisi ini membuat investor kembali waspada terhadap potensi intervensi otoritas Jepang untuk menahan pelemahan mata uangnya.

Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang menguat 1,79% pada awal perdagangan. Sementara itu, indeks yang lebih luas, Topix, naik 1,07%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 1,52%. Namun, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq justru terkoreksi 0,42%.

Sementara itu, pasar saham Australia bergerak relatif datar. Indeks S&P/ASX 200 tercatat turun tipis 0,05% pada perdagangan pagi hari.

Sentimen pasar juga dipengaruhi pergerakan bursa AS. Kontrak berjangka (futures) indeks Dow Jones melemah pada perdagangan Selasa malam waktu setempat setelah indeks Dow Jones mencatatkan kinerja paruh pertama tahun terbaiknya dalam lima tahun terakhir.

Memasuki paruh kedua tahun ini, Co-Founder Bespoke Investment Group Paul Hickey menilai sektor semikonduktor masih menarik dalam jangka panjang. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa reli yang terjadi belakangan ini membuat valuasi sektor tersebut mulai terlihat terlalu panas.

Menurut Hickey, pasar bullish saat ini didorong oleh tema kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Namun, ia menilai saham-saham teknologi dan semikonduktor tidak harus terus mencatatkan kinerja luar biasa secara konsisten untuk mempertahankan tren kenaikan pasar.

Ia menambahkan bahwa sebagian saham semikonduktor telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan dan mulai berada di area yang terlalu tinggi. Karena itu, investor dinilai perlu mengambil jeda sejenak sebelum kembali menambah eksposur pada sektor tersebut.

Dari sisi kebijakan moneter, investor menantikan pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam Forum Bank Sentral Eropa (ECB) mengenai perbankan sentral yang digelar di Sintra, Portugal. Sejak menjabat, Warsh telah memperkenalkan sejumlah gugus tugas untuk meninjau kembali strategi The Fed dalam merumuskan kebijakan moneter modern.

Pelaku pasar juga terus memperkirakan langkah The Fed dalam menghadapi tekanan inflasi yang masih berlangsung. Sejumlah investor menilai bank sentral AS masih memiliki peluang untuk kembali menaikkan suku bunga apabila inflasi belum menunjukkan penurunan yang sesuai target.

Selain itu, pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi penting yang dirilis pada Rabu. Data tersebut meliputi survei ketenagakerjaan ADP periode Juni, indeks aktivitas manufaktur ISM Juni, serta pembacaan final indeks PMI manufaktur global yang dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi ekonomi dan arah kebijakan moneter AS ke depan.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

July 3, 2026
Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

July 3, 2026
Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

July 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .