• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
RKAB Nikel Direlaksasi, Smelter Dipastikan Takkan Kekurangan Pasokan

RKAB Nikel Direlaksasi, Smelter Dipastikan Takkan Kekurangan Pasokan

July 10, 2026
Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

July 10, 2026
Iran Serang Negara Arab sampai Rusia Kena

Iran Serang Negara Arab sampai Rusia Kena

July 10, 2026
TASPEN Salurkan Manfaat JKK & JKM Rp1,08 M ke Keluarga ASN di Riau

TASPEN Salurkan Manfaat JKK & JKM Rp1,08 M ke Keluarga ASN di Riau

July 10, 2026
Wow, China Sukses Uji Coba Sistem Tangkap Roket di Laut

Wow, China Sukses Uji Coba Sistem Tangkap Roket di Laut

July 10, 2026
JICA Optimis Proyek Patimban Selesai 2029

JICA Optimis Proyek Patimban Selesai 2029

July 10, 2026
Rupiah Menguat Lagi, Bisa Balik ke Kisaran Rp17.000?

Rupiah Menguat Lagi, Bisa Balik ke Kisaran Rp17.000?

July 10, 2026
KPK Sita Emas Hingga Dolar Dalam OTT Bupati Sukoharjo

KPK Sita Emas Hingga Dolar Dalam OTT Bupati Sukoharjo

July 10, 2026
Percepat Pemulihan Sumatera, Anggaran Belanja Tambahan K/L 2026 Cair

Percepat Pemulihan Sumatera, Anggaran Belanja Tambahan K/L 2026 Cair

July 10, 2026
BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun

BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun

July 10, 2026
Cari Dana Rp10 T, Purbaya Lelang 8 Seri Utang Syariah Pekan Depan

Cari Dana Rp10 T, Purbaya Lelang 8 Seri Utang Syariah Pekan Depan

July 10, 2026
Saham JELI dan BACH Kompak Dibuang Investor, Ada Apa?

Saham JELI dan BACH Kompak Dibuang Investor, Ada Apa?

July 10, 2026
Prabowo Resmikan Dua Bendungan Garapan Hutama Karya, Simak Lengkapnya!

Prabowo Resmikan Dua Bendungan Garapan Hutama Karya, Simak Lengkapnya!

July 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 10, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

RKAB Nikel Direlaksasi, Smelter Dipastikan Takkan Kekurangan Pasokan

5 hours ago
in Lifestyle
RKAB Nikel Direlaksasi, Smelter Dipastikan Takkan Kekurangan Pasokan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka ruang penambahan target produksi bijih nikel yang akan ditetapkan dalam revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Hal itu menyusul kekhawatiran pelaku usaha fasilitas pemrosesan dan pemurnian (smelter) nikel akan kekurangan pasokan bijih nikel akibat pemangkasan target produksi pada RKAB tahun ini.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno memastikan, meski pemerintah membuka potensi penambahan RKAB nikel tahun ini, penambahan itu tidak akan dilakukan secara signifikan. Seperti diketahui, RKAB nikel untuk 2026 dipatok berada di rentang 260-270 juta ton per tahun.

“Ini saya mau jelaskan, nikel tidak ada kenaikan (produksi) kecuali hanya mengejar yang untuk smelter yang yang masih kekurangan supply. Itu aja,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Tri menegaskan, harus ada keseimbangan antara kapasitas produksi tambang dengan kebutuhan riil pabrik pemurnian. Ia menegaskan bahwa pemberian kuota produksi dalam revisi RKAB dilakukan secara selektif demi menutup celah kekurangan bahan baku pada smelter yang masih membutuhkan suplai.

“Kita masih ini yang maksudnya yang smelter itu kebutuhan totalnya berapa terus habis itu kemarin yang sudah disetujui RKAB-nya berapa terus habis itu nanti ya paling nambah-nambah dikit,” tegasnya.

Penyesuaian kuota tersebut mencakup jenis bijih nikel limonit maupun saprolit, tergantung pada spesifikasi smelter masing-masing perusahaan. Tri menekankan bahwa pemerintah tidak akan memberikan penambahan volume yang terlalu signifikan untuk mencegah jatuhnya harga akibat pasokan yang berlebih.

“Angkanya enggak ini tapi belum clear apa maksudnya hanya untuk mengejar yang itu tapi jangan sampai kita tahan pokoknya jangan sampai ada oversupply. Itu aja,” tambahnya.

Pihaknya mencatat bahwa para pelaku usaha masih memiliki kesempatan untuk mengajukan revisi atau penambahan kuota produksi hingga 31 Juli 2026. Seluruh permohonan tersebut akan dievaluasi untuk memastikan tujuan hilirisasi tetap tercapai secara optimal.

“Kalau mengajukan ya Juli paling lambat tanggal 31 Juli tetapi tentang berapa dan lain sebagainya apakah disetujui ya tergantung lah itu nanti,” tandasnya.

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 17 Tahun 2025, badan usaha memang dapat mengajukan perubahan RKAB setelah menyampaikan laporan berkala hingga triwulan kedua atau paling lambat 31 Juli pada tahun berjalan. Namun, pengajuan perubahan RKAB tidak serta-merta disetujui.

Pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan sektor hulu dan hilir. Penambang perlu mendapatkan ruang untuk tetap beroperasi dan menjalankan investasinya, sementara industri pengolahan dan pemurnian membutuhkan pasokan bahan baku yang memadai agar aktivitas hilirisasi tetap berjalan.

Di saat yang sama, pemerintah juga perlu memastikan produksi tidak tumbuh berlebihan. Produksi yang terlalu tinggi berisiko menekan harga komoditas, mempercepat pengurasan cadangan, dan mengurangi efektivitas tata kelola pertambangan nasional.

(wia)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

July 10, 2026
Iran Serang Negara Arab sampai Rusia Kena

Iran Serang Negara Arab sampai Rusia Kena

July 10, 2026
TASPEN Salurkan Manfaat JKK & JKM Rp1,08 M ke Keluarga ASN di Riau

TASPEN Salurkan Manfaat JKK & JKM Rp1,08 M ke Keluarga ASN di Riau

July 10, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .