• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kelompok Bersenjata Culik Menteri RI, Dicurigai Intel Asing

Kelompok Bersenjata Culik Menteri RI, Dicurigai Intel Asing

July 11, 2026
Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

July 11, 2026
The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

July 11, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Soal Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Soal Proyek Mobil Nasional Probowo

July 11, 2026
PT Garam Incar Produksi 140 Ribu Ton Garam di Ladang K-SIGN NTT

PT Garam Incar Produksi 140 Ribu Ton Garam di Ladang K-SIGN NTT

July 11, 2026
Polisi Resmi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Polisi Resmi Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

July 11, 2026
Raja Ritel Indonesia Tumbang Seketika, Diambil Alih Keluarga Riady

Raja Ritel Indonesia Tumbang Seketika, Diambil Alih Keluarga Riady

July 11, 2026
Instrumen Pilihan Investor Kakap Saat Pasar Dibayangi Risiko

Instrumen Pilihan Investor Kakap Saat Pasar Dibayangi Risiko

July 11, 2026
Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

July 11, 2026
Putar Otak Pengusaha Mobil Bekas Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

Putar Otak Pengusaha Mobil Bekas Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

July 11, 2026
Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

July 11, 2026
Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

July 11, 2026
Jurus Pengusaha Ayam Cegah Harga Anjlok Saat Demand Tertekan

Jurus Pengusaha Ayam Cegah Harga Anjlok Saat Demand Tertekan

July 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 11, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Kelompok Bersenjata Culik Menteri RI, Dicurigai Intel Asing

2 hours ago
in News
Kelompok Bersenjata Culik Menteri RI, Dicurigai Intel Asing
Share on FacebookShare on Twitter




Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

Jakarta, CNBC Indonesia – Sejarah Indonesia menyimpan kisah tragis yang menimpa salah satu menteri pada masa awal kemerdekaan. Tokoh tersebut adalah Otto Iskandar Dinata atau Otista, yang diculik kelompok bersenjata setelah dituduh sebagai intel asing. Hingga kini, akhir nasibnya masih menjadi misteri.

Nama Otto Iskandar Dinata dikenal luas sebagai pahlawan nasional. Wajahnya diabadikan pada uang pecahan Rp20 ribu, sementara namanya digunakan sebagai nama jalan utama di berbagai daerah. Namun, di balik pengabdiannya bagi bangsa, perjalanan hidupnya berakhir dengan kisah yang penuh tanda tanya.

Peristiwa penculikan itu terjadi di tengah situasi Indonesia yang masih bergejolak usai Proklamasi Kemerdekaan. Berbagai kelompok bersenjata bermunculan dengan kepentingannya masing-masing. Dalam kondisi tersebut, Otto justru menjadi sasaran tuduhan sebagai mata-mata asing hingga akhirnya diculik.

Otto merupakan tokoh penting dalam pergerakan nasional. Dalam buku Si Jalak Harupat, Biografi Otto Iskandardinata (2003), disebutkan, pada dekade 1920-an dia aktif di organisasi Boedi Oetomo. Menjelang kemerdekaan, Otto juga terlibat dalam proses politik sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Presiden Soekarno menunjuk Otto sebagai Menteri Negara. Saat itu, kondisi keamanan Indonesia masih kacau dan pemerintah belum memiliki angkatan bersenjata yang terorganisasi dengan baik.

Otto mendapat tugas membantu membentuk kekuatan militer nasional. Tantangannya besar karena banyak kelompok bersenjata berasal dari latar belakang berbeda. Mulai dari eks anggota PETA dan Heiho bentukan Jepang hingga bekas prajurit KNIL peninggalan Belanda.

Perbedaan latar belakang tersebut memicu ego sektoral. Banyak kelompok menolak dilebur ke dalam satu komando dan memilih bergerak sendiri. Sebagian bahkan menentang pemerintah pusat dengan cara-cara keras demi memperjuangkan kemerdekaan. Situasi inilah yang kemudian menjadi awal petaka bagi Otto.

Pada 19 Desember 1945, Otto Iskandar Dinata diculik kelompok bersenjata bernama Laskar Hitam di Tangerang. Dia kemudian dibawa menuju kawasan pesisir Pantai Mauk. Sejak saat itu, Otto menghilang tanpa jejak.

Menurut Iip D. Yahya dalam buku Oto Iskandar di Nata: The Untold Stories (2017), penculikan tersebut dipicu desas-desus yang disebarkan agen-agen Netherlands Indies Civil Administration (NICA). Otto dituduh sebagai mata-mata Belanda. Isu itu diduga sengaja dihembuskan untuk menyingkirkan tokoh-tokoh yang dianggap menghambat persatuan Indonesia.

Di kalangan Laskar Hitam juga beredar kabar bahwa Otto menguasai uang sebesar satu juta gulden Belanda. Tuduhan tersebut dipakai untuk memperkuat narasi Otto berpihak kepada Belanda. Padahal, menurut Iip, uang itu berasal dari rampasan perang Jepang yang memang berbentuk gulden Belanda.

Sejak penculikan tersebut, keberadaan Otto tak pernah diketahui. Dia diduga telah dibunuh dan jasadnya dibuang ke laut. Karena tidak pernah ada kepastian mengenai nasibnya, pemerintah akhirnya menetapkan 20 Desember 1945 sebagai tanggal wafat Otto Iskandar Dinata.

Tujuh tahun kemudian, pemerintah menggelar pemakaman simbolis di Bandung. Peti jenazah yang dimakamkan tidak berisi jasad Otto, melainkan hanya pasir dan air laut. Makam simbolis itu berada di Monumen Pasir Pahlawan.

(fab/fab)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

July 11, 2026
The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

The Fed Sebut Perang-AI Bikin Inflasi Tinggi, Sinyal Suku Bunga Naik?

July 11, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Soal Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Soal Proyek Mobil Nasional Probowo

July 11, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .