• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Penjualan Rumah Masih Seret, Harga Cuma Naik Tipis

Penjualan Rumah Masih Seret, Harga Cuma Naik Tipis

August 7, 2026
Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

August 20, 2026
BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

August 20, 2026
CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

August 20, 2026
IHSG Lompat 1,68% Tembus Level Psikologis 6.500, OTW Reli Panjang?

IHSG Lompat 1,68% Tembus Level Psikologis 6.500, OTW Reli Panjang?

August 20, 2026
Purbaya Siapkan Jurus Baru Buat UMKM, PIP hingga LPEI Bakal Dikerahkan

Purbaya Siapkan Jurus Baru Buat UMKM, PIP hingga LPEI Bakal Dikerahkan

August 20, 2026
BEI Cecar Toba Pulp (INRU) Soal Korupsi Pajak Rp2 T, Ini Jawabannya

BEI Cecar Toba Pulp (INRU) Soal Korupsi Pajak Rp2 T, Ini Jawabannya

August 20, 2026
Telkom Rampingkan Anak Usaha, Dari 68 Jadi 18 Entitas

Telkom Rampingkan Anak Usaha, Dari 68 Jadi 18 Entitas

August 20, 2026
Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas

Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas

August 20, 2026
BSI (BRIS) Dorong Simpanan Emas Punya Penjaminan

BSI (BRIS) Dorong Simpanan Emas Punya Penjaminan

August 20, 2026
Rupiah Ditutup Melesat 0,48%, Dolar AS Turun ke Rp17.740

Rupiah Ditutup Melesat 0,48%, Dolar AS Turun ke Rp17.740

August 20, 2026
Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800

Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800

August 20, 2026
PGE Kejar Target 1 GW PLTP & Jadi Perusahaan Panas Bumi No 1 di 2028

PGE Kejar Target 1 GW PLTP & Jadi Perusahaan Panas Bumi No 1 di 2028

August 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 20, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Penjualan Rumah Masih Seret, Harga Cuma Naik Tipis

2 weeks ago
in Market
Penjualan Rumah Masih Seret, Harga Cuma Naik Tipis
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menunjukkan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2026 secara tahunan meningkat terbatas.

Kondisi ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan II 2026 yang tumbuh sebesar 0,69% (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan I 2026 sebesar 0,62% (yoy).

Secara spasial, dari 18 kota yang disurvei, 10 kota mengalami peningkatan pertumbuhan IHPR secara tahunan , 7 kota mengalami penurunan pertumbuhan, dan 1 kota mencatatkan pertumbuhan yang relatif stabil.

Peningkatan pertumbuhan harga rumah salah satunya tercatat di Banjarmasin pada triwulan II 2026 sebesar 1,29% (yoy) dari sebelumnya 0,52% (yoy). Sementara itu, pertumbuhan harga rumah di Pekanbaru tercatat mengalami perbaikan menjadi 3,23% (yoy) dari sebelumnya terkontraksi sebesar 0,03% (yoy).

Di sisi lain , harga rumah di Padang dan Balikpapan melambat masing-masing menjadi 0,63 % (yoy) dan 1,19 % (yoy) pada triwulan II 2026 dari sebelumnya sebesar 1,21 % (yoy) dan 1,44% (yoy).

Dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan secara keseluruhan penjualan properti residensial di pasar primer membaik meski masih mengalami kontraksi sebesar 2,36% (yoy), tidak sedalam kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 25,67% (yoy).

Peningkatan pertumbuhan penjualan rumah tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan penjualan rumah tipe kecil meski masih terkontraksi sebesar 2,88% (yoy) dari sebelumnya terkontraksi lebih dalam sebesar 45,59% (yoy).

Selain itu, peningkatan tersebut juga didorong oleh perbaikan pertumbuhan penjualan rumah tipe besar yang tercatat sebesar 13,08% (yoy) dari sebelumnya terkontraksi sebesar 8,03% (yoy).

Di sisi lain, penjualan rumah tipe menengah turun dari sebelumnya 8,28% (yoy) menjadi terkontraksi sebesar 10,51% (yoy) pada triwulan II 2026.

Berdasarkan hasil survei, tantangan utama pengembangan dan penjualan properti residensial pada pasar primer meliputi kenaikan harga bahan bangunan (27,10%), suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) (15,96%), masalah perizinan/birokrasi (1 4,87 %), proporsi uang muka yang tinggi dalam pengajuan KPR ( 11,53 %), dan perpajakan ( 9,75 %).

Sementara itu, suku bunga KPR tercatat relatif stabil dibandingkan triwulan I 202 6 sebesar 7,44%.

Dari sisi pembiayaan, hasil survei menunjukkan bahwa sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang masih berasal dari dana internal perusahaan, dengan pangsa sebesar 73,28% dari total kebutuhan pembiayaan.

Sementara, mayoritas pembelian rumah di pasar primer oleh konsumen dilakukan melalui skema pembelian Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 70,05% dari total skema pembelian.

(ras/mij)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

August 20, 2026
BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

August 20, 2026
CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

August 20, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .