• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Sentuh US,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu

Harga Minyak Sentuh US$84,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu

August 10, 2026
Asing Net Sell Rp774 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp774 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

August 11, 2026
OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance

OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance

August 11, 2026
Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

August 11, 2026
Nantikan Pidato Prabowo, Investor Cermati Defisit APBN 2027

Nantikan Pidato Prabowo, Investor Cermati Defisit APBN 2027

August 11, 2026
Harapan Damai Hormuz Memudar, Harga Minyak Batu Bara Melambung

Harapan Damai Hormuz Memudar, Harga Minyak Batu Bara Melambung

August 11, 2026
Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Komentar Bos OJK

Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Komentar Bos OJK

August 11, 2026
Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI

Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI

August 11, 2026
Video:Calon Gubernur BI Dipantau hingga IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

Video:Calon Gubernur BI Dipantau hingga IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

August 11, 2026
Makin Banyak KUR Cair Modal Agunan HAKI, Kini Tembus Rp 5,85 T

Makin Banyak KUR Cair Modal Agunan HAKI, Kini Tembus Rp 5,85 T

August 11, 2026
Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Emiten Hapsoro

Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Emiten Hapsoro

August 11, 2026
Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Ini Efeknya ke Rupiah-SBN

Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Ini Efeknya ke Rupiah-SBN

August 11, 2026
Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Apa Efeknya ke Rupiah-SBN

Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Apa Efeknya ke Rupiah-SBN

August 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 11, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Harga Minyak Sentuh US$84,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu

1 day ago
in News
Harga Minyak Sentuh US,32, Selat Hormuz Masih Jadi Isu
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah kembali menguat pada perdagangan Senin (10/8/2026), setelah pasar kembali dibayangi ketidakpastian mengenai pembukaan Selat Hormuz.

Berdasarkan data Refinitiv pada pukul 09.45 WIB, harga Brent tercatat US$84,32 per barel. Harga ini naik 0,92% dibandingkan penutupan Jumat (7/8) sebesar US$83,55 per barel.

Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di US$78,68 per barel, naik 0,64% dari US$78,18 per barel pada perdagangan sebelumnya.



Kenaikan tersebut terjadi setelah harga minyak mengalami tekanan cukup dalam sepanjang pekan lalu. Brent turun dari US$90,12 per barel pada 31 Juli menjadi US$83,55 pada 7 Agustus, atau merosot 7,29%.

Perubahan arah harga minyak terjadi ketika pasar kembali menghadapi ketidakpastian terkait pembukaan Selat Hormuz.

Iran pada Minggu menyatakan pembicaraan dengan Oman mengenai kesepakatan yang mengatur jalur pelayaran di Selat Hormuz telah memasuki tahap akhir. Namun, Teheran masih menyebut terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi Amerika Serikat sebelum jalur tersebut dibuka kembali.

Kondisi ini membuat pasar belum memiliki kepastian kapan lalu lintas kapal tanker dapat kembali normal.

Sebelumnya, ekspektasi terhadap tercapainya kesepakatan sempat menekan harga minyak. Pada awal Agustus, harga Brent turun di bawah US$80 per barel untuk pertama kalinya sejak 13 Juli.

Namun, pasar kembali berhati-hati setelah muncul rincian mengenai aturan pelayaran yang sedang dibahas Iran dan Oman.

Iran tengah mengkaji rancangan aturan yang dapat melarang kapal Amerika Serikat, Israel dan kapal lain yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dikenakan denda hingga 20% dari nilai kargo.

Iran juga menginginkan pungutan sekitar 5%-7% dari harga kargo bagi kapal yang melewati selat tersebut. Oman membahas pungutan sekitar 3%, sementara Amerika Serikat menginginkan tidak ada pungutan.

Rancangan kesepakatan tersebut menghadapi persoalan lain. Sejumlah sumber industri menyebut sanksi Amerika Serikat serta ketentuan asuransi membuat mekanisme pembayaran dan pelayaran melalui selat tersebut sulit diterapkan.

Risiko pasokan juga kembali mendapat perhatian setelah fasilitas minyak Arab Saudi diserang pada akhir pekan. Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyatakan telah menyerang kilang Jazan milik Saudi Aramco pada Minggu.

Serangan tersebut terjadi dua hari setelah Arab Saudi menandatangani pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Di kawasan Teluk, perusahaan energi Uni Emirat Arab, ADNOC, sebelumnya menyebut 15 kapalnya telah diserang ketika melintasi Selat Hormuz sejak konflik dimulai.

Pasar kini menghadapi dua perkembangan yang bergerak berlawanan. Harapan tercapainya kesepakatan dapat membuka ruang bagi pemulihan arus perdagangan dan menekan harga minyak. Sebaliknya, aturan pelayaran yang belum jelas serta serangan terhadap infrastruktur dan kapal energi mempertahankan risiko gangguan pasokan.

Tim Waterer, Chief Market Analyst KCM Trade, mengatakan pelaku pasar masih menunggu bukti konkret sebelum mengurangi premi risiko, seperti pergerakan kapal tanker yang telah terverifikasi atau kesepakatan formal.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Net Sell Rp774 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp774 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

August 11, 2026
OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance

OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance

August 11, 2026
Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

August 11, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .