• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Mendekati US0 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu

Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu

August 20, 2026
Bos MI Soal Pasar RI Mulai Pulih Tapi Asing Belum Masuk Lagi

Bos MI Soal Pasar RI Mulai Pulih Tapi Asing Belum Masuk Lagi

August 22, 2026
BRI Borong Penghargaan! Kukuhkan Kepemimpinan di Transaction Banking

BRI Borong Penghargaan! Kukuhkan Kepemimpinan di Transaction Banking

August 22, 2026
RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!

RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!

August 22, 2026
Video: Perluas Pasar EBT, DEN Dorong Kolaborasi Kementerian

Video: Perluas Pasar EBT, DEN Dorong Kolaborasi Kementerian

August 22, 2026
Video: Tutup 13 GW PLTD

Video: Tutup 13 GW PLTD

August 22, 2026
Ada Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini Kisahnya

Ada Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini Kisahnya

August 22, 2026
Miliarder AS Kaya Raya Gegara Pegang Prinsip Nabi

Miliarder AS Kaya Raya Gegara Pegang Prinsip Nabi

August 22, 2026
Gempa M5,1 Kembali Guncang Flores

Gempa M5,1 Kembali Guncang Flores

August 22, 2026
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Agustus 2026

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Agustus 2026

August 22, 2026
Asing Borong BBRI Rp628 Miliar, Saham Bank Jadi Primadona

Asing Borong BBRI Rp628 Miliar, Saham Bank Jadi Primadona

August 22, 2026
Muncul Isu Merger Mitratel dan Tower Bersama, Telkom Buka Suara

Muncul Isu Merger Mitratel dan Tower Bersama, Telkom Buka Suara

August 21, 2026
Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi

Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi

August 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, August 22, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Harga Minyak Mendekati US$100 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu

2 days ago
in News
Harga Minyak Mendekati US0 Lagi, Perang AS-Iran Kembali Jadi Pemicu
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (20/8/2026), didorong ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang masih membayangi pasar. Investor terus mencermati perkembangan perang Amerika Serikat (AS) dan Iran serta nasib jalur pelayaran Selat Hormuz yang hingga kini belum sepenuhnya mendapatkan kepastian untuk kembali beroperasi normal.

Merujuk data Refinitiv pada pukul 09.20 WIB, harga minyak Brent berada di US$92,04 per barel, naik 0,46% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$91,62 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat menjadi US$86,12 per barel, bertambah 0,34% dari posisi sehari sebelumnya di US$85,83 per barel. Kenaikan tersebut memperpanjang tren positif minyak setelah dalam sepekan terakhir Brent telah naik lebih dari 3,4%, sedangkan WTI menguat sekitar 4%.



Pergerakan harga masih ditopang oleh premi risiko geopolitik. Pasar menilai konflik AS-Iran belum memasuki fase yang benar-benar mereda sehingga ancaman terhadap pasokan energi global tetap diperhitungkan. Di sisi lain, hubungan Iran dengan sejumlah negara Teluk kembali menjadi perhatian setelah Uni Emirat Arab menghentikan seluruh transaksi keuangan dan ekonomi dengan Iran hingga waktu yang belum ditentukan.

Fokus pelaku pasar juga tertuju pada Selat Hormuz, jalur yang menjadi lintasan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia. Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak ada pembicaraan dengan Iran dan menyebut Selat Hormuz telah terbuka. Namun, Iran menyampaikan pernyataan berbeda dengan menegaskan jalur tersebut masih ditutup. Perbedaan sikap tersebut membuat operator kapal tetap berhati-hati. Data pelayaran memperlihatkan arus kapal yang melintasi Hormuz masih melambat karena pemilik kapal menunggu kepastian mengenai keamanan jalur tersebut.

Meski faktor geopolitik menopang harga, ruang kenaikan minyak masih dibatasi oleh belum adanya eskalasi baru dalam konflik. Pelaku pasar masih menunggu perkembangan negosiasi maupun perubahan situasi di kawasan Timur Tengah yang dapat mengubah prospek pasokan minyak global dalam waktu dekat.

Dari sisi fundamental, laporan Energy Information Administration (EIA) memberikan sinyal yang beragam. Persediaan minyak mentah AS bertambah 4,4 juta barel pada pekan yang berakhir 14 Agustus. Angka tersebut berlawanan dengan ekspektasi pasar yang sebelumnya memperkirakan penurunan sekitar 600 ribu barel. Stok bensin turut meningkat, sementara persediaan produk distilat mengalami penurunan.

Kenaikan stok minyak mentah AS mengindikasikan pasokan domestik masih relatif memadai sehingga berpotensi menahan laju kenaikan harga. Namun selama ketidakpastian di Timur Tengah belum mereda dan aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz masih terganggu, pasar diperkirakan tetap mempertahankan premi risiko yang menjaga harga minyak berada di level tinggi.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos MI Soal Pasar RI Mulai Pulih Tapi Asing Belum Masuk Lagi

Bos MI Soal Pasar RI Mulai Pulih Tapi Asing Belum Masuk Lagi

August 22, 2026
BRI Borong Penghargaan! Kukuhkan Kepemimpinan di Transaction Banking

BRI Borong Penghargaan! Kukuhkan Kepemimpinan di Transaction Banking

August 22, 2026
RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!

RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!

August 22, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .