• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ada Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini Kisahnya

Ada Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini Kisahnya

August 22, 2026
RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!

RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!

August 22, 2026
Video: Perluas Pasar EBT, DEN Dorong Kolaborasi Kementerian

Video: Perluas Pasar EBT, DEN Dorong Kolaborasi Kementerian

August 22, 2026
Video: Tutup 13 GW PLTD

Video: Tutup 13 GW PLTD

August 22, 2026
Miliarder AS Kaya Raya Gegara Pegang Prinsip Nabi

Miliarder AS Kaya Raya Gegara Pegang Prinsip Nabi

August 22, 2026
Gempa M5,1 Kembali Guncang Flores

Gempa M5,1 Kembali Guncang Flores

August 22, 2026
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Agustus 2026

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Agustus 2026

August 22, 2026
Asing Borong BBRI Rp628 Miliar, Saham Bank Jadi Primadona

Asing Borong BBRI Rp628 Miliar, Saham Bank Jadi Primadona

August 22, 2026
Muncul Isu Merger Mitratel dan Tower Bersama, Telkom Buka Suara

Muncul Isu Merger Mitratel dan Tower Bersama, Telkom Buka Suara

August 21, 2026
Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi

Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi

August 21, 2026
BSI Bukukan Laba Rp4,15 T, Ditopang Bisnis Emas yang Gemilang

BSI Bukukan Laba Rp4,15 T, Ditopang Bisnis Emas yang Gemilang

August 21, 2026
Oona Insurance (ABDA) Catat Pertumbuhan Premi 40%

Oona Insurance (ABDA) Catat Pertumbuhan Premi 40%

August 21, 2026
Kontribusi Terhadap UMKM Naik Terus, OJK Dorong Pertumbuhan Pindar

Kontribusi Terhadap UMKM Naik Terus, OJK Dorong Pertumbuhan Pindar

August 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, August 22, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ada Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini Kisahnya

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Ada Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini Kisahnya
Share on FacebookShare on Twitter




 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini. Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.

 

Jakarta, CNBC Indonesia — Di tengah maraknya sorotan terhadap gaya hidup mewah sebagian kalangan elite, kisah berbeda justru datang dari sosok Soesalit. Meski berstatus sebagai anak dari seorang petinggi berpengaruh di Indonesia, ia secara sadar memilih jalan hidup yang jauh dari gemerlap kekuasaan maupun kemudahan instan.

Soesalit mendadak menjadi perhatian publik berkat keteguhan prinsipnya. Ia enggan mengumbar atau memanfaatkan nama besar orang tuanya demi memuluskan jalan hidup atau meraih keistimewaan.

Sebaliknya, ia dengan sukarela merangkul kesederhanaan dan tetap bertahan di tengah keterbatasan ekonomi yang melingkupinya.

Nama Soesalit memang tidak begitu dikenal dibanding ibu kandungnya, yaitu R.A Kartini. Namun, keredupan nama Soesalit disebabkan oleh keputusannya sendiri yang tidak ingin menaiki tangga kesuksesan bermodalkan nama besar ibunya Kartini.

Pada masanya, Soesalit jadi anak cukup beruntung. Dia lahir dari keluarga pejabat sebab ayahnya Raden Mas Adipati Ario Djojadiningrat bertugas sebagai Bupati Rembang. Kelak, sejarah juga mencatat sang ibu, Kartini, menjadi orang besar karena punya pemikiran visioner melampaui zaman.

Meski begitu, Soesalit tak mau mengandalkan nama besar kedua orang tua untuk meniti kehidupan. Wardiman Djojonegoro dalam Kartini (2024) menceritakan, Soesalit sebenarnya berhak menggantikan ayahnya sebagai bupati. Namun, dia mantap menolaknya. Banyak saudara yang berulang kali meminta Soesalit menjadi, tapi jawabannya berujung penolakan.

Sebagai gantinya, dia memilih masuk tentara pada 1943. Dia dilatih oleh tentara Jepang dan kemudian bergabung sebagai tentara Pembela Tanah Air (PETA). Ketika Indonesia merdeka, Soesalit praktis menjadi bagian Tentara Keamanan Rakyat Republik Indonesia. Dari sini, kariernya perlahan moncer.

Menurut Sitisoemandari Soeroto dalam Kartini: Sebuah Biografi (1979), Soesalit selalu terlibat dalam beberapa pertempuran melawan Belanda yang lantas membuatnya cepat naik pangkat. Begitu juga namanya yang makin terkenal.

Puncak kesuksesan sebagai tentara terjadi pada 1946. Dirinya diangkat menjadi Panglima Divisi II Diponegoro yang memimpin pasukan terpenting karena bertugas menjaga ibukota negara di Yogyakarta.

Bahkan, dia juga pernah beberapa kali memegang jabatan sipil. Salah satunya sebagai penasehat Menteri Pertahanan di Kabinet Ali Sastro pada 1953.

Saat ini terjadi, jarang orang mengetahui kalau Soesalit adalah anak dari tokoh besar RI bernama R.A Kartini. Dia memang sengaja tak menjual nama besar ibunya.

Padahal, sepanjang dia hidup, kisah-kisah Kartini berulang kali menjadi inspirasi dan terus diceritakan banyak generasi terkait perempuan penuntut kesetaraan lewat surat-suratnya. Bahkan, kala itu sudah populer lagu mengenai ibunya berjudul “Ibu Kita Kartini” buatan W.R Soepratman yang terus dinyanyikan banyak orang.

Atasan Soesalit, Jenderal Nasution, menjadi saksi bagaimana dia memang tak mengumbar nama orang tua. Nasution melihat ketika tak lagi bertugas, Soesalit lebih memilih hidup melarat sebagai veteran. Dia tak meminta hak-haknya sebagai veteran.

Kata Nasution, dikutip dari Kartini: Sebuah Biografi (1979), dia bisa-bisa saja hidup tak melarat dengan berkata bahwa dia adalah satu-satunya putra Kartini. Dengan begitu, banyak orang akan menaruh simpati sehingga bisa mengubah hidup jenderal bintang dua tersebut.

Namun, Soesalit tetap memegang prinsip yang ditanamkan dari awal: tidak mau mengutarakan bahwa dirinya keturunan Kartini. Akibat prinsip ini, pria kelahiran Rembang ini tetap melarat sampai tutup usia pada 17 Maret 1962.

(Lynda Hasibuan/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!

RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!

August 22, 2026
Video: Perluas Pasar EBT, DEN Dorong Kolaborasi Kementerian

Video: Perluas Pasar EBT, DEN Dorong Kolaborasi Kementerian

August 22, 2026
Video: Tutup 13 GW PLTD

Video: Tutup 13 GW PLTD

August 22, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .