• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Melesat 34%, Diversifikasi Portofolio Perkuat Kinerja Antam

Laba Melesat 34%, Diversifikasi Portofolio Perkuat Kinerja Antam

September 3, 2026
38 Bank di RI Sudah Ditutup Dalam 3 Tahun, Ini Namanya

38 Bank di RI Sudah Ditutup Dalam 3 Tahun, Ini Namanya

September 5, 2026
Bos BI Bawa Kabar dari Pertemuan G20: Dunia Tak Baik-Baik Saja

Bos BI Bawa Kabar dari Pertemuan G20: Dunia Tak Baik-Baik Saja

September 5, 2026
Jangan Panik! Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam

Jangan Panik! Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam

September 5, 2026
Anggota DPR Ini Bongkar Cara Investasi Rp 300 Ribu Bisa Jadi Kaya

Anggota DPR Ini Bongkar Cara Investasi Rp 300 Ribu Bisa Jadi Kaya

September 5, 2026
Siap-Siap! BI Bilang QRIS Mau Masuk ke HK, Saudi, Timor Leste & India

Siap-Siap! BI Bilang QRIS Mau Masuk ke HK, Saudi, Timor Leste & India

September 5, 2026
Warga Negara Asing Makin Doyan Pakai QRIS, Transaksi Tembus Rp5,9 T

Warga Negara Asing Makin Doyan Pakai QRIS, Transaksi Tembus Rp5,9 T

September 5, 2026
Nagita Bongkar Rahasia yang Bikin Raffi Terjun ke Saham, Ini Ceritanya

Nagita Bongkar Rahasia yang Bikin Raffi Terjun ke Saham, Ini Ceritanya

September 5, 2026
RI Siap Lawan Arus Saat Ekonomi Dunia Memburuk-Tak Bisa Diprediksi

RI Siap Lawan Arus Saat Ekonomi Dunia Memburuk-Tak Bisa Diprediksi

September 5, 2026
Cerita Nagita Slavina Cuan dari Saham Saat Covid-19

Cerita Nagita Slavina Cuan dari Saham Saat Covid-19

September 5, 2026
Video: Cuan Label IDX Green Equity Designation Bagi Emiten

Video: Cuan Label IDX Green Equity Designation Bagi Emiten

September 5, 2026
Cerita Seru Raffi Ahmad Belajar Investasi Saham dari Nagita Slavina

Cerita Seru Raffi Ahmad Belajar Investasi Saham dari Nagita Slavina

September 5, 2026
Nabung Rp 300Ribu/Bulan Bisa Kaya? Ini Caranya

Nabung Rp 300Ribu/Bulan Bisa Kaya? Ini Caranya

September 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, September 5, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Laba Melesat 34%, Diversifikasi Portofolio Perkuat Kinerja Antam

2 days ago
in News
Laba Melesat 34%, Diversifikasi Portofolio Perkuat Kinerja Antam
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) atau ANTAM mencatat kinerja positif pada Semester I-2026 (1H26), dengan capaian laba periode berjalan sebesar Rp6,91 triliun, tumbuh 34% dibandingkan semester I-2025. Di tengah dinamika industri dan pasar, ANTAM terus memperkuat kualitas fundamental melalui perbaikan cash generation, disiplin pengelolaan modal kerja, serta posisi likuiditas yang tetap terjaga.

ANTAM berhasil mencatatkan pertumbuhan profitabilitas 1H26 dengan capaian laba periode berjalan yang meningkat sebesar 34% atau mencapai sebesar Rp6,91 triliun, dibandingkan capaian laba pada Semester I-2025 (1H25) sebesar Rp5,14 triliun. Sejalan dengan peningkatan capaian laba periode berjalan, ANTAM mencatatkan pertumbuhan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada 1H26 sebesar Rp9,62 triliun, meningkat 35% dibandingkan EBITDA 1H25 sebesar Rp7,11 triliun.

Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto menyampaikan pada 1H26 Perusahaan mampu mempertahankan kinerja keuangan yang positif, didukung oleh penguatan kinerja operasional serta penerapan disiplin pengelolaan modal kerja, arus kas, dan likuiditas secara konsisten.

“Pencapaian tersebut menjadi landasan bagi ANTAM untuk terus meningkatkan kinerja melalui penguatan beyond operational excellence, sehingga Perusahaan dapat semakin unggul, adaptif, dan mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ungkap Untung dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).

Pada 1H26, ANTAM mencatatkan laba kotor sebesar Rp10,85 triliun, meningkat 32% dibandingkan 1H25 sebesar Rp8,24 triliun. Sejalan dengan itu, laba usaha pada 1H26 mencapai Rp8,44 triliun, tumbuh 38% dibandingkan capaian pada 1H25 sebesar Rp6,14 triliun.

Kinerja profitabilitas ANTAM pada 1H26 juga didukung oleh kenaikan penghasilan lain-lain sebesar 41% menjadi Rp559,37 miliar, dari Rp395,42 miliar pada 1H25. Kinerja ini utamanya didukung oleh kenaikan laba selisih kurs dan bagian keuntungan entitas asosiasi.

Capaian tersebut mendorong capaian nilai laba bersih per saham dasar pada 1H26 sebesar Rp265,85 per saham dasar atau meningkat 36% dari laba bersih per saham dasar 1H25 sebesar Rp195,43 per saham dasar.

Sejalan dengan upaya memperkuat kualitas kinerja keuangan, ANTAM mengintensifkan disiplin pengelolaan keuangan dengan fokus pada peningkatan cash conversion, optimalisasi modal kerja dan persediaan, serta pengelolaan likuiditas secara prudent. Perbaikan arus kas bersih dari aktivitas operasi dibandingkan posisi 1Q26 menunjukkan perkembangan positif dalam cash generation Perusahaan.

Pada laporan posisi keuangan, ANTAM membukukan kenaikan aset pada 1H26 sebesar 27% atau mencapai sebesar Rp61,27 triliun, dari capaian 1H25 sebesar Rp48,38 triliun. Nilai ekuitas ANTAM pada 1H26 juga meningkat 14% menjadi Rp38,53 triliun, dari Rp33,71 triliun pada 1H25.

ANTAM menjaga posisi likuiditas dengan kas dan setara kas sebesar Rp9,23 triliun pada 1H26. Posisi tersebut memberikan financial flexibility bagi ANTAM untuk menjaga kebutuhan operasional, likuiditas, serta mendukung pelaksanaan proyek strategis Perusahaan.

Dalam mencapai kinerja operasional yang positif, ANTAM terus berkomitmen mengimplementasikan beyond operational excellence dan optimalisasi kapasitas produksi di seluruh aktivitas operasional guna mewujudkan bisnis yang berkelanjutan. Pada 1H26, kinerja produksi dan penjualan ANTAM tetap terjaga di tengah dinamika industri pertambangan dan fluktuasi pasar.

ANTAM mencatatkan penjualan bersih pada 1H26 sebesar Rp62,71 triliun, tumbuh 6% dibandingkan penjualan bersih pada 1H25 sebesar Rp59,02 triliun. Penjualan domestik 1H26 berkontribusi sebesar Rp60,15 triliun atau setara 96% dari total penjualan bersih ANTAM periode 1H26.

Pertumbuhan penjualan domestik mencerminkan implementasi strategi Perusahaan untuk memperkuat basis pelanggan di dalam negeri pada produk-produk emas, bijih nikel dan bijih bauksit.

“Capaian kinerja operasional ANTAM pada 1H26 merefleksikan optimalisasi portofolio komoditas dan konsistensi Perusahaan dalam menjaga keunggulan operasional untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan”, tambah Untung.

Produk emas menjadi kontributor terbesar penjualan ANTAM dengan proporsi 80% terhadap total penjualan ANTAM pada 1H26. Penjualan emas tumbuh 1% menjadi Rp50,39 triliun, dari Rp49,68 triliun pada 1H25.

Melalui penguatan strategi pemasaran domestik, volume penjualan emas pada 1H26 mencapai sebesar 18.080 kg (581.286 troy oz.). Sementara produksi emas dari tambang Perusahaan pada 1H26 sebesar 433 kg (13.921 troy oz.).

ANTAM terus memperkuat pengelolaan persediaan emas secara disiplin dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar, strategi pengadaan dan pricing, serta efisiensi penggunaan modal kerja. Pendekatan tersebut diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan produk, perputaran persediaan, dan likuiditas Perusahaan.

ANTAM terus menghadirkan produk Logam Mulia yang berkualitas, terpercaya, dan mudah diakses masyarakat melalui kerja sama dengan mitra strategis domestik. Kerja sama tersebut juga mendukung penguatan ekosistem industri emas nasional serta peningkatan pemanfaatan sumber bahan baku emas domestik.

Segmen nikel (feronikel dan bijih nikel) berkontribusi sebesar 17% atau Rp10,41 triliun terhadap total penjualan pada 1H26, meningkat 32% dari Rp7,87 triliun pada 1H25.

ANTAM memproduksi 7,78 juta wet metric ton (wmt) sepanjang 1H26, yang ditopang optimalisasi kegiatan penambangan, dengan penjualan bijih nikel sepanjang 1H26 mencapai sebesar 6,77 juta wmt. Sementara itu, ANTAM memproduksi 7.788 ton nikel dalam feronikel (TNi) pada 1H26, didukung keberlangsungan operasi dan ketersediaan bahan baku.

Secara kumulatif, penjualan feronikel pada 1H26 tumbuh 32% menjadi 7.605 TNi dibandingkan 5.763 TNi pada 1H25. Perkembangan penjualan feronikel tersebut, menunjukkan efektivitas pemasaran dan pemenuhan permintaan pelanggan.

Segmen bauksit dan alumina berkontribusi sebesar 3% terhadap total penjualan dengan nilai Rp1,88 triliun, meningkat 28% dibandingkan Rp1,46 triliun pada 1H25. Produksi bauksit pada 1H26 mencapai 1,28 juta wmt, sejalan dengan optimalisasi kapasitas, produktivitas tambang, dan permintaan domestik. Sepanjang 1H26, penjualan bauksit tumbuh 24% menjadi 1,26 juta wmt dibandingkan 1,01 juta wmt pada 1H25.

Sejalan dengan optimalisasi operasi pabrik CGA, produksi alumina (chemical grade alumina) pada 1H26 mencapai sebesar 100.257 ton alumina, meningkat 12% dibandingkan capaian produksi alumina pada 1H25 sebesar 89.385 ton alumina. Dari sisi penjualan, tercatat sebesar 100.437 ton alumina, meningkat 10% dibandingkan penjualan alumina pada 1H25 sebesar 91.109 ton alumina.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ANTAM, Arini Kasmira menyampaikan, dengan kinerja profitabilitas yang tetap solid secara year-on-year, fokus perusahaan adalah memastikan kinerja tersebut dapat dikonversikan menjadi arus kas yang sehat dan berkelanjutan.

“Untuk itu, ANTAM terus memperkuat disiplin pengelolaan modal kerja dan persediaan, cash conversion, serta alokasi modal secara prudent. Didukung posisi likuiditas yang tetap terjaga dan portofolio komoditas yang terdiversifikasi, ANTAM memasuki paruh kedua 2026 dengan fundamental yang kokoh serta fleksibilitas keuangan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan operasional, mendukung agenda pertumbuhan, dan menciptakan nilai jangka panjang secara berkelanjutan,” ungkap dia.

 

(rah/rah)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
38 Bank di RI Sudah Ditutup Dalam 3 Tahun, Ini Namanya

38 Bank di RI Sudah Ditutup Dalam 3 Tahun, Ini Namanya

September 5, 2026
Bos BI Bawa Kabar dari Pertemuan G20: Dunia Tak Baik-Baik Saja

Bos BI Bawa Kabar dari Pertemuan G20: Dunia Tak Baik-Baik Saja

September 5, 2026
Jangan Panik! Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam

Jangan Panik! Bos BI Beberkan ‘Jurus Jitu’ Agar Tak Jadi Korban Scam

September 5, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .