• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532

IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532

September 14, 2026
Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

September 15, 2026
IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US4,8 M di Juli

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

September 15, 2026
Jangan Terlewat! Hari Ini Cum Date Dividen BMRI

Jangan Terlewat! Hari Ini Cum Date Dividen BMRI

September 15, 2026
Kredit Macet Pindar Didominasi Pria Gen Z, Bos OJK Buka Suara

Kredit Macet Pindar Didominasi Pria Gen Z, Bos OJK Buka Suara

September 15, 2026
Habis Diakuisisi, Emiten RI Ini Mau Rights Issue 2 Miliar Saham

Habis Diakuisisi, Emiten RI Ini Mau Rights Issue 2 Miliar Saham

September 15, 2026
Presiden Direktur Kena OTT KPK, Saham Summarecon (SMRA) Anjlok 7%

Presiden Direktur Kena OTT KPK, Saham Summarecon (SMRA) Anjlok 7%

September 15, 2026
Edwin Soeryadjaya Borong 1,02 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.815

Edwin Soeryadjaya Borong 1,02 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.815

September 15, 2026
Meresahkan Masyarakat, OJK Tutup 27 Gadai Ilegal

Meresahkan Masyarakat, OJK Tutup 27 Gadai Ilegal

September 15, 2026
Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

September 15, 2026
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532

1 day ago
in Market
IHSG Dibuka Melemah, Turun 0,13% ke 6.532
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (14/9/2026). Pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat turun 0,13% atau 8,77 poin ke level 6.532,61.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka di level 6.533,87, lebih rendah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 6.541,38.

Sebanyak 249 saham naik, 143 turun, dan 571 belum bergerak. Nilai transaksi pada awal perdagangan mencapai Rp 248,4 miliar, melibatkan 361,7 juta saham dalam 44.110 kali transaksi. 

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (14/9/2026) berpotensi dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, serta ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS).

Sejumlah sentimen tersebut berkembang setelah pasar keuangan Indonesia ditutup pada Jumat pekan lalu, sehingga investor domestik berpotensi merespons perkembangan terbaru pada perdagangan hari ini.

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan Houthi terhadap Arab Saudi dan gangguan terhadap jalur pelayaran di kawasan Teluk mengancam pasokan energi dunia. Kerusakan pipa minyak Arab Saudi yang menjadi jalur alternatif pengiriman minyak tanpa melalui Selat Hormuz turut meningkatkan kekhawatiran pasar.

Jika gangguan pasokan berlanjut, hingga 4% pasokan minyak dunia berpotensi terdampak, di luar pasokan yang telah terganggu akibat masalah pelayaran di Selat Hormuz.

Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga minyak, yang telah menembus US$100 per barel pada pekan lalu. Lonjakan harga energi dapat meningkatkan tekanan inflasi global dan memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter bank sentral.

Dari AS, data inflasi konsumen Agustus menunjukkan tekanan harga yang masih tinggi. Indeks harga konsumen (CPI) naik 0,4% secara bulanan, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,1% pada Juli. Sementara itu, inflasi inti meningkat 0,3% secara bulanan, melampaui perkiraan pasar sebesar 0,2%.

Perkembangan tersebut memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin dalam pertemuan 15-16 September 2026. Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga menuju kisaran 3,75%-4,00% telah mencapai 87,3%.

Kenaikan suku bunga AS berpotensi mendorong penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS, sehingga memberikan tekanan terhadap rupiah dan aset berisiko di negara berkembang, termasuk saham Indonesia.

Di sisi lain, penguatan Wall Street pada perdagangan Jumat malam berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar saham domestik. Namun, investor masih akan mencermati perkembangan harga minyak dan arah kebijakan The Fed.

Selain sentimen global, pelaku pasar juga akan menantikan sejumlah data ekonomi penting sepanjang pekan ini, termasuk penjualan ritel China, utang luar negeri Indonesia, serta keputusan suku bunga The Fed dan Bank of Japan (BOJ).

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

September 15, 2026
IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US4,8 M di Juli

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

September 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .