• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560

September 14, 2026
Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

September 15, 2026
IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US4,8 M di Juli

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

September 15, 2026
Jangan Terlewat! Hari Ini Cum Date Dividen BMRI

Jangan Terlewat! Hari Ini Cum Date Dividen BMRI

September 15, 2026
Kredit Macet Pindar Didominasi Pria Gen Z, Bos OJK Buka Suara

Kredit Macet Pindar Didominasi Pria Gen Z, Bos OJK Buka Suara

September 15, 2026
Habis Diakuisisi, Emiten RI Ini Mau Rights Issue 2 Miliar Saham

Habis Diakuisisi, Emiten RI Ini Mau Rights Issue 2 Miliar Saham

September 15, 2026
Presiden Direktur Kena OTT KPK, Saham Summarecon (SMRA) Anjlok 7%

Presiden Direktur Kena OTT KPK, Saham Summarecon (SMRA) Anjlok 7%

September 15, 2026
Edwin Soeryadjaya Borong 1,02 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.815

Edwin Soeryadjaya Borong 1,02 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.815

September 15, 2026
Meresahkan Masyarakat, OJK Tutup 27 Gadai Ilegal

Meresahkan Masyarakat, OJK Tutup 27 Gadai Ilegal

September 15, 2026
Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

Emiten Happy Hapsoro (SINI) Lepas Bisnis di IKN, Kantongi Duit Segini

September 15, 2026
Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

Pengendali IMPC Borong 3,4 Juta Saham, Ada Apa?

September 15, 2026
MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

MKNT Punya Pengendali Baru, Auto Diguyur Rp1,02 Triliun

September 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pekan ini.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah terapresiasi 0,14% dan membuka perdagangan Senin (14/9/2026) di posisi Rp17.560/US$.

Penguatan tersebut membalikkan pelemahan pada Jumat (11/9/2026), ketika rupiah terdepresiasi 0,31% dan mengakhiri perdagangan di level Rp17.585/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,05% ke posisi 99,176.


Pergerakan rupiah sepanjang hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya perkembangan perang di Timur Tengah dan harga minyak yang turut menggerakkan indeks dolar AS.

Kekhawatiran pasar kembali meningkat setelah terjadi serangan baru terhadap Arab Saudi dan kapal-kapal di kawasan Teluk pada Minggu. Konflik yang semakin meluas meningkatkan risiko gangguan terhadap pasokan dan jalur pengiriman energi dunia.

Harga minyak mentah AS atau West Texas Intermediate (WTI) naik 2,8% pada perdagangan Asia pagi ini. Kenaikan terjadi setelah harga minyak terkoreksi 2,37% pada Jumat akibat aksi ambil untung, usai melonjak sekitar 14% sepanjang pekan lalu.

Lonjakan harga minyak dapat meningkatkan tekanan inflasi dan memperkuat peluang kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Kondisi tersebut turut mendorong permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman.

Pelaku pasar juga masih mencerna data inflasi konsumen AS yang dirilis pada Jumat lalu. Inflasi AS meningkat 0,4% secara bulanan dan 3,4% secara tahunan pada Agustus, sesuai dengan perkiraan pasar. Namun, inflasi inti mencatat kenaikan terbesar sejak April.

Setelah rilis data tersebut, pasar memperbesar peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pekan ini menjadi 87%, dari 72% pada Kamis. Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dapat mengangkat dolar dan menambah tekanan terhadap rupiah.

Selain meningkatkan tekanan inflasi global, kenaikan harga minyak juga dapat membebani rupiah karena Indonesia membutuhkan lebih banyak valuta asing untuk membiayai impor energi.

Adapun, Indonesia terus mendorong perluasan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dan investasi antarnegara BRICS. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam transaksi lintas negara.

Dorongan itu disampaikan dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral BRICS di Mumbai, India, pada 9-10 September 2026.

“Indonesia melihat peluang strategis bagi BRICS untuk mengubah berbagai tantangan menjadi resiliensi bersama melalui penguatan kerja sama konkret. Termasuk transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara, dengan tetap memperhatikan tahapan pembangunan dan prioritas nasional masing-masing negara,” ujar Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

Strategi Bisnis Kapal Offshore Incar Proyek Migas Laut Dalam

September 15, 2026
IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US4,8 M di Juli

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

September 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .