• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Menguat 0,42% Meski Pasar Tersengat Kabar Buruk dari AS

IHSG Menguat 0,42% Meski Pasar Tersengat Kabar Buruk dari AS

September 17, 2026
Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar

Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar

September 17, 2026
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

September 17, 2026
INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

September 17, 2026
Asing Net Buy Rp77 Miliar di Sesi I, Kompak Borong 10 Saham Ini

Asing Net Buy Rp77 Miliar di Sesi I, Kompak Borong 10 Saham Ini

September 17, 2026
Eks Direktur LPS Ini Mundur Dari Komisaris Bank Woori (SDRA)

Eks Direktur LPS Ini Mundur Dari Komisaris Bank Woori (SDRA)

September 17, 2026
Bursa Mineral RI Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral RI Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

September 17, 2026
Prabowo Mau Tutup 750 BUMN, Negara Bisa Hemat Rp100 Triliun

Prabowo Mau Tutup 750 BUMN, Negara Bisa Hemat Rp100 Triliun

September 17, 2026
Harga Minyak & Inflasi AS Melonjak, Suku Bunga The Fed Naik

Harga Minyak & Inflasi AS Melonjak, Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

September 17, 2026
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

September 17, 2026
Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Presdir Kena OTT KPK, Summarecon (SMRA) Buka Suara

Presdir Kena OTT KPK, Summarecon (SMRA) Buka Suara

September 17, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 17, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Menguat 0,42% Meski Pasar Tersengat Kabar Buruk dari AS

4 hours ago
in Lifestyle
IHSG Menguat 0,42% Meski Pasar Tersengat Kabar Buruk dari AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Kamis (17/9/2026), di tengah tekanan sentimen global setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan.

Berdasarkan data Refinitiv, pada akhir perdagangan sesi pertama IHSG menguat 0,42% ke level 6.463,61 dan sempat bergerak di rentang terendah 6.418 dan tertinggi di level 6.500.

Sebanyak 374 saham menguat, 234 saham melemah, dan 178 saham tidak bergerak. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 7,88 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 16,90 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,12 juta kali.

Mayoritas sektor perdagangan menguat, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan sektor energi, konsumer dan finansial. Sektor kesehatan, properti dan barang baku melemah hari ini.

Secara spesifik, emiten yang menopang kinerja IHSG hari ini termasuk BMRI, BYAN, DSSA, BBRI dan CUAN.

Penguatan IHSG terjadi setelah indeks ditutup melemah 0,38% pada perdagangan Rabu (16/9/2026). Sebelumnya, IHSG sempat menguat lebih dari 1% pada awal perdagangan, sebelum berbalik ke zona merah hingga penutupan.

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini. Keputusan The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4%, disertai lonjakan dolar AS dan imbal hasil US Treasury, menjadi sentimen utama yang membayangi pergerakan IHSG dan rupiah.

The Fed menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak Juli 2023 dan mengisyaratkan peluang kenaikan lanjutan hingga akhir tahun. Sebanyak 16 dari 18 pejabat The Fed memperkirakan masih ada setidaknya satu kenaikan suku bunga sebesar 25 bps. Sikap tersebut mencerminkan kekhawatiran bank sentral AS terhadap inflasi yang masih tinggi.

Keputusan tersebut langsung mendorong indeks dolar AS ke level 100,252, tertinggi sejak 12 Agustus 2026. Sementara itu, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun menembus 5,004%, level tertinggi sejak Juli 2007.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan tekanan terhadap rupiah dan memicu perpindahan dana investor ke aset berdenominasi dolar AS. Kenaikan imbal hasil US Treasury juga dapat meningkatkan daya tarik obligasi AS dibandingkan aset negara berkembang, termasuk saham dan surat utang Indonesia.

Tekanan pasar turut diperbesar oleh memanasnya konflik di Timur Tengah. Kelompok Houthi disebut berhasil menguasai sejumlah wilayah dan pulau di sekitar Selat Bab el-Mandeb, jalur strategis perdagangan minyak global. Bersama Selat Hormuz, jalur tersebut menjadi salah satu titik penting bagi distribusi energi dunia.

Perkembangan ini meningkatkan risiko gangguan pasokan dan distribusi minyak, yang dapat mempertahankan tekanan harga energi. Kenaikan harga minyak berpotensi memperbesar risiko inflasi global sekaligus menambah beban bagi negara-negara pengimpor energi, termasuk Indonesia.

Di sisi lain, tekanan terhadap The Fed juga datang dari Presiden AS Donald Trump yang kembali mendesak penurunan suku bunga secara agresif hingga 1% atau lebih rendah. Perbedaan pandangan tersebut menambah perhatian pasar terhadap arah kebijakan moneter AS dan independensi bank sentral.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah perkembangan, mulai dari penerapan pemungutan PPh pedagang online melalui marketplace pada 1 Oktober 2026 hingga penindakan OJK terhadap emiten yang melanggar ketentuan pasar modal.

Sementara itu, pasar global akan menantikan rilis klaim pengangguran AS dan inflasi final Zona Euro Agustus 2026, serta keputusan suku bunga Bank of England (BoE). Data dan keputusan tersebut dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai kondisi ekonomi global dan arah kebijakan moneter bank sentral.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar

Ekuitas GMF Kini Positif, Laba Semester I-2026 Tembus Rp193 Miliar

September 17, 2026
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$

September 17, 2026
INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

INET Akuisisi Perusahaan Kabel Laut, Rogoh Kocek Rp280 Miliar

September 17, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .