• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun

Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun

September 26, 2026
KAI Mau Impor 23 KRL Bekas Jepang, Begini Respons INKA

KAI Mau Impor 23 KRL Bekas Jepang, Begini Respons INKA

September 26, 2026
Mahasiswa Ini Tipu 5 Perusahaan Asuransi Rp23 M, Begini Nasibnya

Mahasiswa Ini Tipu 5 Perusahaan Asuransi Rp23 M, Begini Nasibnya

September 26, 2026
Video: Pakai AI, Asuransi Incar Nasabah Muda

Video: Pakai AI, Asuransi Incar Nasabah Muda

September 26, 2026
Bank Amar Pakai AI Sebagai Tools Bukan Pengganti SDM Bank

Bank Amar Pakai AI Sebagai Tools Bukan Pengganti SDM Bank

September 26, 2026
Gegara Nguping, Suami-Istri Ini Untung dari Saham Rp29 Miliar

Gegara Nguping, Suami-Istri Ini Untung dari Saham Rp29 Miliar

September 26, 2026
Danantara Mau Pegang Saham BEI, Ini Update Terbarunya

Danantara Mau Pegang Saham BEI, Ini Update Terbarunya

September 26, 2026
Petani RI Temukan Emas 16 Kg di Sawah

Petani RI Temukan Emas 16 Kg di Sawah

September 26, 2026
15 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

15 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

September 26, 2026
Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

Komisaris Medco Energi Internasional (MEDC) Ini Lepas 4,5 Miliar Saham

September 25, 2026
Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

Potensi Besar! Valbury Ungkap Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS

September 25, 2026
Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

Bareskrim Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Ini Penampakannya

September 25, 2026
Dikabarkan Mau Dicaplok Haji Isam, BCA Buka Suara

Dikabarkan Mau Dicaplok Haji Isam, BCA Buka Suara

September 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, September 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun

2 hours ago
in News
Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Meninggal dunia pada 24 Agustus 2026, konglomerat logistik asal Jerman Klaus-Michael Kühne meninggalkan kekayaan yang diperkirakan mencapai US$49 miliar atau sekitar Rp867 triliun. Harta tersebut menjadi perhatian karena Kühne tidak memiliki anak yang dapat menjadi penerus langsung kekayaannya.

Kühne wafat pada usia 89 tahun di kediamannya di Schindellegi, Swiss. Kekayaannya tidak hanya berasal dari bisnis logistik, tetapi juga dari kepemilikan dan investasi di sejumlah perusahaan besar yang bergerak di sektor transportasi, penerbangan hingga industri lainnya.

Karena tidak memiliki anak, pengelolaan kekayaan Kühne telah lama disiapkan untuk diteruskan melalui Kühne Foundation, yayasan yang didirikannya bersama orang tuanya pada 1976. Yayasan tersebut nantinya menjadi penerima aset yang ditinggalkan sang konglomerat.

Kühne Foundation sendiri mengonfirmasi bahwa pendirinya meninggal dunia setelah mengalami sakit berkepanjangan. Yayasan itu menyebut Kühne bukan hanya seorang pengusaha dan filantropis, tetapi juga sosok yang membentuk perkembangan organisasi tersebut selama lima dekade.

Kekayaan yang telah disiapkan sejak puluhan tahun lalu

Berbeda dari warisan biasa yang diberikan kepada anggota keluarga, struktur kepemilikan Kühne telah disusun sedemikian rupa sehingga aset bisnisnya dapat terus berada di bawah kendali institusi yang memiliki tujuan filantropis.

Kühne Foundation menyatakan bahwa seluruh aset sang pendiri pada akhirnya akan dialihkan kepada yayasan. Dengan demikian, yang berpindah bukan sekadar uang tunai, melainkan kepemilikan atas kerajaan bisnis yang dibangun Kühne selama puluhan tahun.

Melalui Kühne Holding AG, portofolio tersebut mencakup kepemilikan besar di berbagai perusahaan, termasuk Kühne+Nagel, Hapag-Lloyd, Lufthansa, Brenntag, Flix dan Aenova, selain aset properti serta bisnis hotel. Kühne Holding sendiri mengonfirmasi bahwa portofolionya mencakup sejumlah perusahaan besar tersebut.

Dengan struktur tersebut, yayasan berpotensi menjadi salah satu organisasi filantropi dengan basis aset terbesar di Eropa.

Dari perusahaan keluarga menjadi raksasa logistik dunia

Sebagian besar kekayaan Kühne berasal dari kepemilikannya di Kühne+Nagel, perusahaan logistik yang didirikan oleh kakeknya, August Kühne, bersama Friedrich Nagel.

Kühne bergabung dengan perusahaan keluarga pada 1958. Ia kemudian menjadi pemimpin perusahaan dan memainkan peran penting dalam ekspansi internasionalnya, menjadikan Kühne+Nagel salah satu perusahaan logistik terbesar dunia, terutama dalam pengiriman barang melalui udara dan laut.

Perusahaan tersebut kini mempekerjakan sekitar 88.000 orang dan memiliki lebih dari 1.300 lokasi di sekitar 100 negara.

Namun Kühne tidak berhenti pada perusahaan keluarga.

Ia membangun portofolio investasi yang membuat namanya memiliki pengaruh besar di sektor transportasi Eropa. Salah satu investasi terpentingnya adalah Hapag-Lloyd, perusahaan pelayaran kontainer global. Ia juga menjadi pemegang saham besar Lufthansa, maskapai penerbangan nasional Jerman.

Selain itu, Kühne pernah memegang sekitar seperlima saham VTG, perusahaan penyewaan gerbong kereta terbesar di Eropa. Ia membeli saham tersebut dengan nilai sekitar €160 juta pada 2016 dan menjualnya dua tahun kemudian dengan harga sekitar €300 juta.

(pgr/pgr)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
KAI Mau Impor 23 KRL Bekas Jepang, Begini Respons INKA

KAI Mau Impor 23 KRL Bekas Jepang, Begini Respons INKA

September 26, 2026
Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun

Konglomerat Meninggal Tanpa Ahli Waris, Kekayaannya Rp867 Triliun

September 26, 2026
Mahasiswa Ini Tipu 5 Perusahaan Asuransi Rp23 M, Begini Nasibnya

Mahasiswa Ini Tipu 5 Perusahaan Asuransi Rp23 M, Begini Nasibnya

September 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .