• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Dibuka Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Dibuka Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 29, 2026
IHSG Ambruk, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Ambruk, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 1, 2026
IHSG Merah, 10 Saham Ini Dilepas Asing

IHSG Merah, 10 Saham Ini Dilepas Asing

October 1, 2026
Pantas Saja Rupiah Susah Menguat, Ini Ternyata Biang Keroknya!

Pantas Saja Rupiah Susah Menguat, Ini Ternyata Biang Keroknya!

September 30, 2026
Siap-Siap! BEI Buka Lagi Short Selling Mulai Hari Ini

Siap-Siap! BEI Buka Lagi Short Selling Mulai Hari Ini

September 30, 2026
Danantara Pastikan Pembangunan LRT City Dimulai Hari Ini

Danantara Pastikan Pembangunan LRT City Dimulai Hari Ini

September 30, 2026
BEI Temukan HSC Pada MSJA, 98,62% Saham Dikuasi Segelingir Pihak

BEI Temukan HSC Pada MSJA, 98,62% Saham Dikuasi Segelingir Pihak

September 30, 2026
OJK Setujui Dua Perusahaan Gadai Perluas Wilayah Usaha ke Nasional

OJK Setujui Dua Perusahaan Gadai Perluas Wilayah Usaha ke Nasional

September 30, 2026
Asuransi Makin Masif Jual Unitlink Mata Uang Asing, Terbaru Ada SGD

Asuransi Makin Masif Jual Unitlink Mata Uang Asing, Terbaru Ada SGD

September 30, 2026
Rosan Ungkap Rencana Danantara Beli Saham BEI, Porsinya 5%-10%

Rosan Ungkap Rencana Danantara Beli Saham BEI, Porsinya 5%-10%

September 30, 2026
Tak Bisa Disehatkan, OJK Cabut Izin Usaha Multifinance Credit Saison

Tak Bisa Disehatkan, OJK Cabut Izin Usaha Multifinance Credit Saison

September 30, 2026
Dorong Pendalaman Pasar, Sucor Sekuritas Perkuat Literasi ke Gen Z

Dorong Pendalaman Pasar, Sucor Sekuritas Perkuat Literasi ke Gen Z

September 30, 2026
Optimis IHSG Balik ke Level 7.000, Analis Jagokan 2 Saham Ini

Optimis IHSG Balik ke Level 7.000, Analis Jagokan 2 Saham Ini

September 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 1, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

IHSG Dibuka Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

2 days ago
in News
IHSG Dibuka Anjlok 1%, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada awal perdagangan Selasa (29/9/2026). Berdasarkan data Stockbit sekitar pukul 09.04 WIB, indeks berada di level 6.086,35, turun 61,51 poin atau 1,00% dari penutupan sebelumnya di 6.147,86. Angka ini lebih dalam dibandingkan posisi beberapa menit sebelumnya, ketika indeks masih bertahan di atas level 6.119.

IHSG dibuka di level 6.118,81 dan sempat menyentuh titik tertinggi 6.126,62, sebelum turun tajam pada menit-menit pertama. Setelah sempat bergerak mendatar di kisaran 6.120, indeks kembali meluncur turun secara bertahap dan mencapai level terendah harian di 6.086,14.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi meningkat pesat menjadi 35,12 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp741,93 miliar. Lonjakan ini menandakan aktivitas pasar yang semakin ramai seiring berjalannya sesi, dan sebagian besar transaksi berlangsung di tengah tekanan turun.

Penyebab pelemahan IHSG hari ini bersal dari sektor teknologi yang turun 0,17%, disusul sektor kesehatan yang melemah 0,12%, dan sektor real estate -11%.

Saham-saham pemberat IHSG pagi ini antara lain, PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT. Fortune Indonesia Tbk. (FORU), PT. Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS), dan PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM).

Sementara saham-saham penopang koreksi IHSG antara lain, PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT. Olympus Strategic Indonesia (kode saham perlu dicek), PT. VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR), dan PT. United Tractors Tbk. (UNTR).

Tekanan terhadap IHSG terjadi bertepatan dengan mulai berlakunya kebijakan baru BEI yang menurunkan harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 per lembar di pasar reguler dan pasar tunai mulai Senin (28/9/2026).

Perubahan tersebut juga disertai penyesuaian batas auto rejection. Untuk saham dengan harga Rp1-Rp10, batas Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) ditetapkan sebesar Rp1, sementara ARB asimetris 15% masih berlaku untuk saham dengan harga di atas Rp10 hingga akhir 2026.

BEI menyebut perubahan harga minimum tersebut ditujukan untuk memperluas rentang perdagangan saham, meningkatkan kualitas price discovery, mendorong likuiditas, serta memberi fleksibilitas lebih besar bagi investor dalam mengelola portofolio.

Di saat bersamaan, tekanan eksternal masih membayangi pasar domestik. Kebijakan moneter global yang lebih ketat, penguatan dolar AS, kenaikan harga energi, serta tingginya suku bunga global masih berpotensi mendorong volatilitas pasar keuangan negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dari pasar mata uang, rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,53% ke posisi Rp17.965/US$, hanya berjarak 35 poin dari level psikologis Rp18.000/US$.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ambruk, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Ambruk, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 1, 2026
IHSG Merah, 10 Saham Ini Dilepas Asing

IHSG Merah, 10 Saham Ini Dilepas Asing

October 1, 2026
Pantas Saja Rupiah Susah Menguat, Ini Ternyata Biang Keroknya!

Pantas Saja Rupiah Susah Menguat, Ini Ternyata Biang Keroknya!

September 30, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .