• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Sisa 3 Bulan, BI Rate Naik Ikuti The Fed? Ini Bocoran dari Thamrin

Sisa 3 Bulan, BI Rate Naik Ikuti The Fed? Ini Bocoran dari Thamrin

September 30, 2026
OJK Setujui Dua Perusahaan Gadai Perluas Wilayah Usaha ke Nasional

OJK Setujui Dua Perusahaan Gadai Perluas Wilayah Usaha ke Nasional

September 30, 2026
Asuransi Makin Masif Jual Unitlink Mata Uang Asing, Terbaru Ada SGD

Asuransi Makin Masif Jual Unitlink Mata Uang Asing, Terbaru Ada SGD

September 30, 2026
Rosan Ungkap Rencana Danantara Beli Saham BEI, Porsinya 5%-10%

Rosan Ungkap Rencana Danantara Beli Saham BEI, Porsinya 5%-10%

September 30, 2026
Tak Bisa Disehatkan, OJK Cabut Izin Usaha Multifinance Credit Saison

Tak Bisa Disehatkan, OJK Cabut Izin Usaha Multifinance Credit Saison

September 30, 2026
Dorong Pendalaman Pasar, Sucor Sekuritas Perkuat Literasi ke Gen Z

Dorong Pendalaman Pasar, Sucor Sekuritas Perkuat Literasi ke Gen Z

September 30, 2026
Optimis IHSG Balik ke Level 7.000, Analis Jagokan 2 Saham Ini

Optimis IHSG Balik ke Level 7.000, Analis Jagokan 2 Saham Ini

September 30, 2026
Rencana Akuisisi Emiten Dua Konglomerat, CUAN Caplok SINI Masuki Babak

Rencana Akuisisi Emiten Dua Konglomerat, CUAN Caplok SINI Masuki Babak

September 30, 2026
Henan Asset Management Ungkap Strategi Pengelolaan Investasi

Henan Asset Management Ungkap Strategi Pengelolaan Investasi

September 30, 2026
BI Borong Surat Utang Pemerintah Hampir Rp300 T, Buat Apa?

BI Borong Surat Utang Pemerintah Hampir Rp300 T, Buat Apa?

September 30, 2026
Pelaku Pasar Masih Optimis IHSG Bisa Rebound, Ini Alasannya

Pelaku Pasar Masih Optimis IHSG Bisa Rebound, Ini Alasannya

September 30, 2026
Marak Modus Penipuan, BRI Ajak Nasabah Kenali Kanal Komunikasi Resmi

Marak Modus Penipuan, BRI Ajak Nasabah Kenali Kanal Komunikasi Resmi

September 30, 2026
RI Kebanjiran Modal Asing, BI Catat Inflow Rp131 Triliun

RI Kebanjiran Modal Asing, BI Catat Inflow Rp131 Triliun

September 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 30, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Sisa 3 Bulan, BI Rate Naik Ikuti The Fed? Ini Bocoran dari Thamrin

3 hours ago
in News
Sisa 3 Bulan, BI Rate Naik Ikuti The Fed? Ini Bocoran dari Thamrin
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Dunia tengah menghadapi era suku bunga tinggi, setelah berbagai bank sentral negara maju menaikkan suku bunga acuannya pada September, salah satunya bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve atau The Fed.

Pasar keuangan dunia pun memperkirakan, The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuannya satu kali lagi pada tahun ini, tepatnya pada Oktober 2026. Pasar saat ini memperhitungkan peluang sekitar 65% bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan akhir Oktober, berdasarkan CME FedWatch.

Lantas, apakah Bank Indonesia (BI) akan ikut mengerek satu kali lagi suku bunganya setelah beruntun pada Mei-Juni 2026?

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea menjelaskan, keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia sangat tergantung pada perkembangan data-data ekonomi (data dependent) karenanya, ia tak bisa mengungkapkan arah kebijakan moneter sebelum rapat dewan gubernur digelar.

“Jadi suku bunga kebijakan itu data dependent. Enggak ada yang bisa bilang sekarang apa yang akan dilakukan oleh BI dalam RDG bulan depan, RDG November atau RDG Desember,” kata Erwin Gunawan Hutapea di Kantor Pusat BI, Jl Thamrin, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Meskipun demikian, Erwin memastikan di balik setiap keputusan suku bunga dilakukan assesmen dan memandang outlook ekonomi Indonesia.

“Apapun keputusan yang diambil oleh BI semuanya sifatnya data dependent dan mudah-mudahan kita menjadi bagian dari respons terbaik yang bisa diberikan Indonesia untuk tetap menjaga stabilitas dengan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Bank Indonesia sendiri mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 5,75% pada September 2026. Keputusan ini menjadikan tren suku bunga acuan BI Rate ditahan selama empat bulan beruntun sejak rapat dewan gubernur pada Juni 2026.

Bank Indonesia menahan suku bunga di tengah tren suku bunga tinggi untuk waktu yang lama (higher for longer) setelah suku bunga bank sentral di berbagai negara naik. Terutama bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang naik 25 basis poin pada September dan diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunganya sekali di tiga bulan terakhir 2026.

Di sisi lain, ancaman kenaikan harga-harga makanan karena fenomena super El Nino juga mengintai dan perlu direspon secara akurat oleh Bank Indonesia ke depan.

Dalam kondisi tersebut, para ekonom memproyeksikan BI menaikkan kembali suku bunga acuannya atau BI Rate.

Chief Economist Bank Permata Josua Pardede mengatakan BI berpeluang menaikkan kembali suku bunga acuannya di sisa 2026. Bahkan, ia pun merevisi posisi BI Rate pada akhir 2026 bisa mencapai 6%.

“Peluang BI menaikkan kembali BI Rate pada kuartal IV-2026 memang meningkat. Kami merevisi perkiraan dengan memasukkan kenaikan tambahan 25 basis poin menjadi 6,00%, terutama karena setelah kenaikan suku bunga The Fed pada September,” kata Josua kepada CNBC Indonesia, dikutip Selasa (29/9/2026).

Sementara itu, Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M. Rizal Taufikurahman mengatakan peluang kenaikan BI Rate lebih lanjut bisa terjadi jika depresiasi rupiah berlangsung lebih cepat.

“Peluang kenaikan BI-Rate pada Oktober-November meningkat apabila depresiasi berlangsung cepat, arus modal keluar membesar, dan ekspektasi inflasi mulai terganggu,” kata Rizal.

(arj/arj)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Setujui Dua Perusahaan Gadai Perluas Wilayah Usaha ke Nasional

OJK Setujui Dua Perusahaan Gadai Perluas Wilayah Usaha ke Nasional

September 30, 2026
Asuransi Makin Masif Jual Unitlink Mata Uang Asing, Terbaru Ada SGD

Asuransi Makin Masif Jual Unitlink Mata Uang Asing, Terbaru Ada SGD

September 30, 2026
Rosan Ungkap Rencana Danantara Beli Saham BEI, Porsinya 5%-10%

Rosan Ungkap Rencana Danantara Beli Saham BEI, Porsinya 5%-10%

September 30, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .