• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Sesi I Dana Asing Kabur Rp205 M Kala IHSG Hijau, 5 Saham Ini Diborong

Sesi I Dana Asing Kabur Rp205 M Kala IHSG Hijau, 5 Saham Ini Diborong

October 5, 2026
Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US0 Juta

Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US$250 Juta

October 6, 2026
97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

October 6, 2026
Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

October 6, 2026
IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

IHSG Ditutup Menguat 1,21% ke Level 6.192

October 6, 2026
Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

Euro Anjlok ke Level Terendah 17 Bulan, Obligasi Prancis Diobral

October 6, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

October 6, 2026
BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

BUVA Rights Issue Rp1,54 Triliun, Hapsoro Jadi Pembeli Siaga

October 6, 2026
Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

October 6, 2026
7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

7 Calon Emiten Antre IPO, 2 Perusahaan Beraset Jumbo

October 6, 2026
Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

Dana Asing Cabut Rp273,81 M di Sesi I, 5 Saham Ini Justru Diborong

October 6, 2026
Ada yang Jual Saham LUCY di Harga Rp259-268

Ada yang Jual Saham LUCY di Harga Rp259-268

October 6, 2026
OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

OJK Sebut Transaksi Bursa Mineral Bakal Pakai Rupiah dan Dolar AS

October 6, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 6, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Sesi I Dana Asing Kabur Rp205 M Kala IHSG Hijau, 5 Saham Ini Diborong

1 day ago
in Lifestyle
Sesi I Dana Asing Kabur Rp205 M Kala IHSG Hijau, 5 Saham Ini Diborong
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada akhir sesi I perdagangan Senin, 5 Oktober 2026. Hingga tengah hari, indeks acuan Bursa Efek Indonesia tersebut berada di level 6.038,99, naik 2,10 poin atau 0,03%.

Sepanjang perdagangan sesi I hingga siang ini, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) di pasar saham Indonesia mencapai Rp205 miliar. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, nilai beli asing di seluruh pasar tercatat Rp1,41 triliun, sedangkan nilai jual mencapai Rp1,61 triliun.

Pada perdagangan hingga tengah hari ini investor asing melakukan akumulasi pada sejumlah saham. Antara lain, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi saham yang paling banyak diborong asing dengan net buy Rp27,90 miliar atau 6,85 juta saham. Posisi berikutnya ditempati PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dengan net buy Rp18,02 miliar dan volume 611,43 juta saham, lalu PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) Rp13,17 miliar, PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) Rp11,63 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp9,54 miliar.

Sementara tekanan jual asing paling besar menimpa saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan net sell Rp74,18 miliar atau sekitar 24,14 juta saham. Di posisi kedua, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) dilepas asing senilai Rp29,45 miliar dengan volume 167,34 juta saham, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Rp28,99 miliar dan PT Timah Tbk. (TINS) Rp23,55 miliar. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dengan net sell Rp17,60 miliar.

Pasar keuangan Indonesia diharapkan lebih tenang sepanjang pekan ini, 5-9 Oktober 2026 setelah labil pada pekan lalu. Rupiah dan IHSG mampu bangkit dari tekanan akhir pekan lalu.

Kemampuan IHSG dan rupiah untuk melanjutkan penguatan akan diuji pada pekan ini.

Sepanjang pekan ini, pasar keuangan memang masih akan dibayangi perkembangan ketegangan Amerika Serikat dan Iran, situasi di Selat Hormuz, serta arah harga minyak setelah pertemuan OPEC dan negara produsen non-OPEC.

Pergerakan energi juga menjadi perhatian karena dapat memengaruhi inflasi dan ekspektasi suku bunga global. Pasar obligasi juga masih disorot setelah kenaikan imbal hasil di sejumlah negara meningkatkan tekanan terhadap aset berisiko.

Dari kalender ekonomi, perhatian investor akan tertuju pada aktivitas sektor jasa AS dan notulen FOMC untuk mencari petunjuk mengenai peluang kenaikan suku bunga berikutnya.

Inflasi produsen Zona Euro akan memberikan gambaran mengenai tekanan biaya perusahaan, sementara keyakinan konsumen Jepang menjadi indikator ketahanan permintaan domestik.

Di Indonesia, cadangan devisa, keyakinan konsumen, dan penjualan ritel akan menjadi penggerak sentimen. Kalender China relatif sepi karena libur Golden Week berlangsung hingga pertengahan pekan. Rangkaian agenda tersebut berpotensi mempengaruhi dolar AS, rupiah, imbal hasil obligasi, dan IHSG.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US0 Juta

Perluas Portofolio Energi, Danantara Investasi di Migas AS US$250 Juta

October 6, 2026
97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

97% Dividen Hanya Dari 15 Perusahaan

October 6, 2026
Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

Nama Franky Widjaja Muncul di KETR Usai Diakuisisi Sinar Mas

October 6, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .