• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

October 8, 2026
Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

October 8, 2026
Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

October 8, 2026
Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

October 8, 2026
Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

October 8, 2026
OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayaan Investor Global

OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayaan Investor Global

October 8, 2026
OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayan Investor Global

OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayan Investor Global

October 8, 2026
Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.890

Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.890

October 8, 2026
BEI-KSEI Umumkan 99,95% Saham BSWD Dikuasai Segelintir Investor

BEI-KSEI Umumkan 99,95% Saham BSWD Dikuasai Segelintir Investor

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

1 day ago
in Market
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berakhir menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Penguatan ini memperpanjang tren positif rupiah setelah sehari sebelumnya juga terapresiasi.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah ditutup di level Rp17.875/US$, menguat 0,08% dibandingkan penutupan Selasa (6/10/2026) di Rp17.890/US$.

Rupiah sebelumnya membuka perdagangan lebih kuat di level Rp17.820/US$. Namun, mata uang Garuda kemudian kehilangan sebagian penguatannya hingga berakhir di Rp17.875/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada sekitar pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,35% ke posisi 102,186.

Pergerakan rupiah sepanjang hari turut dibayangi sejumlah sentimen domestik dan global.

Dari domestik, Bank Indonesia (BI) mengumumkan cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 sebesar US$146,3 miliar, turun tipis US$200 juta dibandingkan posisi akhir Agustus sebesar US$146,5 miliar.


Perkembangan cadangan devisa tersebut dipengaruhi terutama oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa. Pada saat yang sama, BI juga memenuhi pembayaran utang luar negeri pemerintah yang jatuh tempo dan menjalankan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

“Di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah yang jatuh tempo dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

BI menilai cadangan devisa tersebut tetap memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Dari eksternal, dolar AS kembali menguat menjelang rilis risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) September yang dijadwalkan dirilis Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Pelaku pasar menantikan isi risalah tersebut untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve.

Tekanan eksternal lainnya datang dari harga minyak dunia yang kembali menguat akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan.

Harga minyak Brent naik sekitar 0,8% menjadi US$101,39 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,7% menjadi US$90,05 per barel. Kenaikan tersebut dipicu ancaman badai yang menuju kawasan produksi minyak di Teluk Meksiko serta meningkatnya serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .