• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%

Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%

October 15, 2026
OJK Sanksi Pihak Terkait DSSA, CUAN dan BREN, Ini Pelanggarannya

OJK Sanksi Pihak Terkait DSSA, CUAN dan BREN, Ini Pelanggarannya

October 16, 2026
BP BUMN Mau Kembangkan 12 Kota Masa Depan, Ini Penjelasan Dony Oskaria

BP BUMN Mau Kembangkan 12 Kota Masa Depan, Ini Penjelasan Dony Oskaria

October 16, 2026
BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

October 16, 2026
BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

October 16, 2026
Tidak Campur Aduk! Ini Pembagian Tugas OJK dan Kemenkeu soal Kripto

Tidak Campur Aduk! Ini Pembagian Tugas OJK dan Kemenkeu soal Kripto

October 16, 2026
Pernyataan Dasco, OJK, Hingga Danantara Tanggapi MSCI

Pernyataan Dasco, OJK, Hingga Danantara Tanggapi MSCI

October 16, 2026
Sebelum RI, MSCI Ancam Turki Turun Kelas

Sebelum RI, MSCI Ancam Turki Turun Kelas

October 16, 2026
Bisnis Mie Instan Hijau di Tengah Tekanan Konsumsi & Daya Beli

Bisnis Mie Instan Hijau di Tengah Tekanan Konsumsi & Daya Beli

October 16, 2026
Dasco Minta BEI Tindaklanjuti Masukan Lembaga Rating, Termasuk MSCI

Dasco Minta BEI Tindaklanjuti Masukan Lembaga Rating, Termasuk MSCI

October 16, 2026
Ada Pidana Pasar Modal, Saham CUAN, BREN dan DSSA Kompak ARB

Ada Pidana Pasar Modal, Saham CUAN, BREN dan DSSA Kompak ARB

October 16, 2026
Dradjad Klaim Daya Beli RI Masih Kuat, Buktinya Ada di Sini!

Dradjad Klaim Daya Beli RI Masih Kuat, Buktinya Ada di Sini!

October 16, 2026
Danantara Siap ‘Serok’ Saham RI yang Rontok Usai Isu MSCI

Danantara Siap ‘Serok’ Saham RI yang Rontok Usai Isu MSCI

October 16, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 16, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%

1 day ago
in Market
Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) menjelaskan alasan di balik rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue tahap II. Seperti diberitakan sebelumnya, rights issue itu akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6,8 miliar saham seri B dengan nilai nominal Rp500 per saham.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan aksi korporasi itu bertujuan untuk memperkuat pembiayaan bank syariah pelat merah itu yang pertumbuhannya tetap tinggi, yakni 16%. Meskipun menurutnya pendanaan BSI tetap tinggi, yakni dana pihak ketiga tumbuh 15%, bank itu tetap membutuhkan struktur pendanaan yang sehat.

“Kalau kita mau maintain loan growth 16% terus, kita butuh funding yang sehat. Sehingga dana ini tentunya nanti kita pakai juga untuk bisa supaya funding sehat,” ujar Anggoro selepas Press Conference BSI International Expo di Kopikalyan, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026).

Selain itu, rights issue II ini bertujuan untuk memenuhi syarat tingkat free float saham minimal 15%. Seperti diketahui, saat ini free float saham BRIS masih sebesar 9,91%.

Bahkan, Anggoro berharap nantinya saham BRIS bisa masuk indeks LQ45.

“Harapannya nanti kita bisa sesuai dengan free float-nya, juga kita masuk ke, sejajar dengan LQ45 nanti,” tuturnya.

Ia kemudian menegaskan, manfaat dari tujuan rights issue ini ada banyak.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), saham baru dalam rights issues itu nantinya memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham Seri B perseroan lainnya yang telah ditempatkan dan disetor, termasuk hak atas dividen.

Dana aksi korporasi ini, setelah dikurangi seluruh biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk penyaluran pembiayaan guna mendukung pertumbuhan usaha perseroan. Perseroan menyatakan rincian penggunaan dana akan diungkapkan dalam prospektus yang diterbitkan pada saat pelaksanaan.

Dari sisi keuangan, PMHMETD II bertujuan memperkuat permodalan dan meningkatkan kapasitas penyaluran pembiayaan. Permodalan untuk mendukung bisnis perseroan diproyeksikan naik dari Rp51,07 triliun pada 2026 menjadi Rp64,41 triliun pada 2027.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Sanksi Pihak Terkait DSSA, CUAN dan BREN, Ini Pelanggarannya

OJK Sanksi Pihak Terkait DSSA, CUAN dan BREN, Ini Pelanggarannya

October 16, 2026
BP BUMN Mau Kembangkan 12 Kota Masa Depan, Ini Penjelasan Dony Oskaria

BP BUMN Mau Kembangkan 12 Kota Masa Depan, Ini Penjelasan Dony Oskaria

October 16, 2026
BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

BRIS Mau Gelar RUPSLB, Bahas Rights Issue

October 16, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .