• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
2 Pasar Saham Dijatuhkan MSCI, Tapi Kini Sukses Bangkit

2 Pasar Saham Dijatuhkan MSCI, Tapi Kini Sukses Bangkit

October 21, 2026
Raih PNM Rp 1,3 Triliun, Geo Dipa Energi Kebut 2 Proyek PLTP

Raih PNM Rp 1,3 Triliun, Geo Dipa Energi Kebut 2 Proyek PLTP

October 21, 2026
Era Graharealty Resmi Hengkang dari BEI

Era Graharealty Resmi Hengkang dari BEI

October 21, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%

October 21, 2026
Serangan Houthi Memanas,Harga Minyak Brent Tembus USD 110/barel

Serangan Houthi Memanas,Harga Minyak Brent Tembus USD 110/barel

October 21, 2026
Video: Danantara Serbu Saham BUMN – IHSG Kembali Melemah 1% ke 5.200

Video: Danantara Serbu Saham BUMN – IHSG Kembali Melemah 1% ke 5.200

October 21, 2026
Petinggi Dharma Polimetal Borong 10 Juta Saham Senilai Rp 8 Miliar

Petinggi Dharma Polimetal Borong 10 Juta Saham Senilai Rp 8 Miliar

October 21, 2026
Hashim Djojohadikusumo Jual 1,42 Miliar Saham WIFI, Raup Duit Rp4,06 T

Hashim Djojohadikusumo Jual 1,42 Miliar Saham WIFI, Raup Duit Rp4,06 T

October 21, 2026
BEI Gembok Perdagangan 2 Emiten Ini, Ada Saham HSC

BEI Gembok Perdagangan 2 Emiten Ini, Ada Saham HSC

October 21, 2026
Bursa RI Terancam Turun ke Standalone Market, Ini Saran DEN ke Prabowo

Bursa RI Terancam Turun ke Standalone Market, Ini Saran DEN ke Prabowo

October 21, 2026
Usai Dicecar Bursa Soal Karhutla, Pabrik Sawit PSGO di Kaltim Terbakar

Usai Dicecar Bursa Soal Karhutla, Pabrik Sawit PSGO di Kaltim Terbakar

October 21, 2026
IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

October 21, 2026
Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Saham LUCY & VKTR

Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Saham LUCY & VKTR

October 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 21, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

2 Pasar Saham Dijatuhkan MSCI, Tapi Kini Sukses Bangkit

4 hours ago
in ENTREPRENEUR
2 Pasar Saham Dijatuhkan MSCI, Tapi Kini Sukses Bangkit
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah pasar saham berhasil bangkit usai “dijatuhkan” Morgan Stanley Capital International (MSCI). Setidaknya ini terjadi di Yunani dan Bulgaria.

Lalu bagaimana ceritanya?

1.Yunani

Yunani sebelumnya diturunkan dari kategori pasar maju (developed market) menjadi pasar berkembang (advanced emerging market) oleh MSCI pada 2013. Hal itu terjadi di tengah krisis utang yang mengguncang perekonomian negara tersebut.

Namun kini di 2026, pasar saham Yunani mencatat tonggak penting dalam pemulihan ekonominya. Bursa sahamnya kini kembali masuk menjadi pasar maju.

Ya, mengutip Euronews, perubahan klasifikasi diberikan FTSE Russell dan mulai berlaku pada September lalu. Ini memindahkan pasar saham Yunani dari kategori advanced emerging market menjadi developed market.

Langkah tersebut menjadi pengakuan atas kemajuan pasar modal Yunani setelah bertahun-tahun melakukan reformasi untuk memulihkan perekonomian dan kepercayaan investor. Ini menjadi perkembangan terbaru ini menandai kemajuan Yunani.

Perubahan klasifikasi FTSE Russell memindahkan 62 saham Yunani dari indeks advanced emerging market menjadi developed market. Perubahan tersebut berpotensi memperluas akses saham Yunani terhadap modal internasional, khususnya dari investor institusi dan pengelola dana yang mengikuti indeks pasar maju.

CEO Athens Exchange Group Yianos Kontopoulos menyebut kenaikan status tersebut sebagai pencapaian penting. Menurutnya, perubahan ini dapat memperluas basis investor internasional, menarik dana yang mengikuti indeks pasar maju, serta membuka peluang pembiayaan baru bagi perusahaan tercatat.

Selain FTSE Russell, penyedia indeks STOXX juga mengklasifikasikan Yunani sebagai pasar maju. Perubahan ini memungkinkan sembilan perusahaan Yunani masuk ke indeks pan-Eropa STOXX Europe 600, yakni National Bank of Greece, Eurobank, Piraeus Bank, Alpha Bank, GEK Terna, Jumbo, Motor Oil, PPC, dan Metlen.

Penyesuaian indeks juga mendorong lonjakan transaksi di Bursa Athena. Dana yang mengikuti indeks pasar berkembang perlu menjual saham Yunani, sedangkan dana yang mengikuti indeks pasar maju perlu membeli saham-saham tersebut untuk menyesuaikan portofolio mereka.

Menurut situs keuangan Yunani Euro2day, nilai transaksi saham di Athena mencapai rekor 4,26 miliar euro pada lelang penutupan perdagangan saat berita baik ini diumumkan. Angka tersebut mencakup transaksi beli dan jual, melampaui rekor sebelumnya sekitar 3,03 miliar euro pada Mei 2008.

Meski demikian, lonjakan transaksi akibat penyesuaian indeks belum tentu langsung menghasilkan arus investasi asing yang berkelanjutan. Tantangan berikutnya adalah menjaga likuiditas dan minat investor setelah penyesuaian portofolio selesai.

Kenaikan status pasar saham Yunani berlangsung bersamaan dengan membaiknya penilaian lembaga pemeringkat terhadap kondisi keuangan negara tersebut. September, Moody’s mengubah prospek peringkat utang pemerintah Yunani, Baa3, dari stabil menjadi positif.

Perubahan ini membuka peluang kenaikan peringkat apabila perbaikan ekonomi dan fiskal terus berlanjut. Sementara itu, Scope Ratings menaikkan peringkat Yunani dari BBB menjadi BBB+, dengan prospek stabil.

Kedua lembaga tersebut menyoroti penurunan beban utang, surplus anggaran, peningkatan penerimaan pajak, serta reformasi yang memperkuat perekonomian dan institusi negara. Menteri Keuangan Yunani Kyriakos Pierrakakis mengatakan keputusan lembaga pemeringkat dan kenaikan status pasar saham menunjukkan bahwa negaranya menjadi lebih tangguh dan kredibel.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah harus terus menjaga disiplin fiskal, mendorong investasi, serta menjalankan reformasi untuk meningkatkan produktivitas dan upah. Perjalanan Yunani memperlihatkan bahwa pemulihan kepercayaan investor membutuhkan reformasi berkelanjutan.

Kenaikan klasifikasi indeks dapat memperluas akses ke modal global. Tetapi keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada kondisi ekonomi, kualitas pasar modal, dan konsistensi kebijakan pemerintah.

2.Bulgaria

Bursa saham Bulgaria (BSE) berhasil memperbaiki statusnya di mata penyedia indeks global MSCI. Setelah sebelumnya diturunkan dari kategori frontier market menjadi standalone market, Bulgaria kini kembali naik kelas menjadi Frontier Market.

Bagaimana ceritanya?

Penurunan itu sebenarnya sejak Agustus 2016 lalu. MSCI mengambil keputusan tersebut karena ukuran dan likuiditas pasar saham Bulgaria terus menurun.

Reklasifikasi tersebut sebenarnya terjadi di Juni lalu. Namun, implementasinya dijadwalkan pada tinjauan indeks Mei 2027.

“Ini adalah momen bersejarah bagi pasar modal Bulgaria,” kata CEO Bursa Efek Bulgaria Manyu Moravenov kala itu merujuk rilis MSCI, dimuat Bulgarian News Agency.

“Keputusan MSCI mengirimkan sinyal jelas kepada komunitas investasi internasional bahwa Bulgaria menjadi tujuan investasi yang semakin menarik dan reformasi serta upaya yang ditujukan untuk mengembangkan pasar membuahkan hasil,” ujarnya.

“Reklasifikasi berpotensi meningkatkan visibilitas internasional perusahaan-perusahaan tercatat di Bulgaria, menarik investor baru, dan menciptakan peluang tambahan bagi dunia usaha untuk meningkatkan modal,” tambahnya.

Peningkatan status ini menjadi contoh bagaimana sebuah pasar saham dapat kembali masuk ke dalam kelompok pasar yang lebih terintegrasi dengan investor internasional. Tentunya setelah memperbaiki likuiditas dan aksesibilitasnya.

MSCI sendiri menjelaskan bahwa proposal untuk menaikkan status Bulgaria pertama kali dikonsultasikan pada 2024. Saat itu, sejumlah saham Bulgaria telah memenuhi persyaratan ukuran dan likuiditas untuk masuk kategori Frontier Market.

Namun, keputusan tersebut sempat ditunda setelah investor institusi internasional menyampaikan kekhawatiran mengenai terbatasnya likuiditas pasar serta waktu yang dibutuhkan untuk mengadopsi mata uang euro. Sejak saat itu, kondisi pasar saham Bulgaria dinilai mengalami perbaikan signifikan.

MSCI mencatat, pelaku pasar sepakat bahwa likuiditas di BSE meningkat secara berarti. Perbaikan tersebut didukung oleh bertambahnya jumlah saham yang memenuhi persyaratan ukuran dan likuiditas Frontier Market, serta meningkatnya nilai transaksi di bursa.

Selain itu, transisi Bulgaria menuju penggunaan euro juga berjalan tanpa kendala operasional signifikan. Bulgaria resmi mengadopsi euro pada 1 Januari 2026.

Seiring perubahan tersebut, infrastruktur perdagangan dan penyelesaian transaksi BSE sepenuhnya beralih ke denominasi euro. Sebelumnya, pada September 2023, Bulgaria juga telah bermigrasi ke platform penyelesaian transaksi European Central Bank, yakni TARGET2-Securities (T2S).

Namun memang, proses ini tidak instan. Hal tersebut terjadi melalui konsultasi, penundaan keputusan, perbaikan kondisi pasar, hingga akhirnya MSCI memutuskan menaikkan klasifikasinya.

Dalam penjelasannya, MSCI menegaskan bahwa klasifikasi suatu pasar ditentukan berdasarkan tingkat aksesibilitas dan kelayakan investasi yang benar-benar dirasakan investor institusi internasional. Indeks dan klasifikasi pasar, menurut MSCI, bukanlah penilaian yang bersifat permanen.

Ketika akses pasar dan pengalaman investor memburuk, MSCI dapat mengambil tindakan. Sebaliknya, pasar dapat naik kelas apabila aksesibilitas dan kelayakan investasinya meningkat secara berarti dan berkelanjutan.

“Penentuan status harus terus dievaluasi berdasarkan perubahan kondisi pasar dan pengalaman investor internasional,” kata Kepala Klasifikasi Pasar dan Taksonomi MSCI di rilis terkait BSE.

“Ketika akses pasar atau pengalaman investor memburuk, MSCI perlu mengambil tindakan. Sebaliknya, pasar dapat mengalami peningkatan klasifikasi apabila aksesibilitas dan kelayakan investasinya membaik secara signifikan dan berkelanjutan,” ujarnya.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Raih PNM Rp 1,3 Triliun, Geo Dipa Energi Kebut 2 Proyek PLTP

Raih PNM Rp 1,3 Triliun, Geo Dipa Energi Kebut 2 Proyek PLTP

October 21, 2026
Era Graharealty Resmi Hengkang dari BEI

Era Graharealty Resmi Hengkang dari BEI

October 21, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,84%

October 21, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .